Legenda Cincin Pintak Pinto (CINCIN PERBENDAHARAAN RAJA SULAIMAN)

Legenda Cincin Pintak Pinto (CINCIN PERBENDAHARAAN RAJA SULAIMAN)
Episode 176


__ADS_3

Baru saja mereka berumah tangga belum lagi merasakan manisnya kehidupan suami istri, namun bencana telah menimpanya. Mulan haus akan kasih sayang suaminya namun malunya mengenang wajahnya yang sekarang cacat membuat Mulan tak ingin di lihat oleh manusia manapun termasuk Albara suaminya sendiri.


Sungguh suatu yang sangat menyiksa batin Mulan, di satu sisi dia sangat ingin melihat Albara suaminya setidak tidaknya memastikan dengan mata kepala sendiri kalau Albara baik baik-baik saja. Disisi lain dia malu untuk berjumpa Albara, sekuat apapun keinginan untuk berjumpa Albara selalu di gagalkan oleh rasa malu menampakan wajahnya pada Albara.


Tak terasa air mata Mulan kembali mengalir saat mengenang kenangan manis bersama Albara yang hanya berlangsung beberapa hari saja. Cintanya yang baru saja berlabuh harus kadas oleh keadaannya. Pengalaman selama beberapa hari telah membuat jiwa raganya sepenuhnya hanya untuk Albara, rasanya tak ada lagi kebahagian tanpa adanya Albara di sisinya.


Berjam jam Mulan larut dalam kesedihannya, hingga hari mulai mendekati senja, Mulan tidak dapat lagi menahan keinginan untuk segera melihat Albara.


"Mungkin saja kak Bara sedang ada di desa mencari Mulan" guman Mulan penuh harapan hanya untuk dapat melihat Albara.


Mulan nekat menuju desa saat dia lihat seseorang yang sosoknya serupa betul dengan Albara, berjalan memasuki gerbang desa.


"Kak tunggu" ucap Mulan mengagetkan seorang lelaki yang berjalan di depannya.


Laki laki di depan Mulan membalikkan badannya, Mulan kaget menyadari kalau lelaki tersebut bukan Albara suaminya, tapi laki laki tersebut lebih kaget lagi melihat Mulan yang berdiri hanya satu meter di depannya.


"Aaaaaaaah" pekik lelaki tersebut balik badan dan lari ke rumah penduduk terdekat.


"Tolong tolong" teriak laki tersebut nenggedor pintu rumah warga.


"Tolong ada wanita siluman" teriaknya mengagetkan warga.


Setelah mendengar cerita tentang apa yang di lihat laki laki tersebut, Warga desa ataupun pendatang berhamburan mendatangi tempat di mana Mulan berdiri, namun Mulan sudah kembali ke luar desa hingga warga tidak menemukan apa apa.


Air mata Mulan kembali menetes saat menyaksikan lelaki yang melihatnya lari ketakutan seperti melihat hantu. menyadari keadaan kalau dirinya sangatlah menakutkan, maka seketika hilanglah keinginan Mulan untuk melihat Albara kekasihnya.

__ADS_1


"Aku harus pergi dari kehidupan kak Bara" ucap Mulan pada dirinya sendiri lalu meninggalkan desa Koto Rawang.


Saat Mulan merasa putus asa dan menyerah pada keadaan, dari kejauhan di melihat dua sosok berlarian melopat dari pohon kepohon menuju kearahnya. Tak ingin kedua orang tersebut melihat nya Mulan menyelinap ke balik lebatnya pepohonan, di gunakannya teknik nafas suci hingga keberadaannya tidak di ketahui kedua sosok tersebut.


Kedua sosok tersebut akhirnya berhenti di jalan raya menuju desa Koto Rawang, lalu melakukan perjalanan sebagaimana manusia normal menuju desa koto Rawang. Mata Mulan berbinar binar penuh kegembiraan saat menyadari yang datang adalah Albara dan Devina.


Hampir saja Mulan melompat dari persembunyianya lalu memeluk Albara suaminya. Namun dia kalah cepat saat Albara menggengam tangan Devina lalu kembali melesat berlari cepat menuju gerbang desa Koto Rawang.


"Sepertinya ada keributan di desa, ayo dev kita lihat" ucap Albara terdengar jelas oleh Mulan.


"Kak Bara pelan dikit dong, gak enak di lihat warga" ucap Devina


Melihat Albara berpegangan tangan dengan Devina, perasaan Mulan makin hancur, tak kuasa lagi dia bertahan dunia terasa tidak lagi menerima keberadaannya. Mulan pun melesat pergi menjauhi desa tujuannya hanya satu goa harimau yang di tawarkan pangeran Khuludan yang bersedia menerima dirinya.


****


Keberadaan isi perangkap tim BKSDA yang menjadi tontonan warga tiba tiba menjadi bencana bagi seluruh warga. Hilangnya pak Sulaiman Gubernur terpilih menurut keterangan Andree Lee, karena di culik manusia harimau yang menginginkan wanita cantik dalam perangkap tim BKSDA di lepaskan.


Beberapa pejabat dan orang orang tertentu mendengarkan cerita Andree Lee yang sudah terlihat tenang.


"Makin cepat isi perangkap di lepaskan maka makin cepat pak Sulaiman mereka bebaskan" ucap Andree Lee.


Sebagian mereka menganggap cerita Andree Lee hanyalah bohongan belaka, memang sulit di percaya cerita Andree Lee yang sudah di lusr logika, namun belum sempat mereka yang hadir menanggapi cerita Andree Lee, tiba tiba anggota tim BKSDA masuk melaporkan kalau isi perangkap mereka telah lepas. Semua warga jadi panik apalagi saat dari berbagai sudut desa terdengar pekikan dan teriakkan warga yang ketakutan.


Seorang warga degan luka luka bekas cakaran binatang buas terlihat berlari memasuki rumah pak kepala desa.

__ADS_1


"Tolong... tolong" teriaknya napasnya tersenggal senggal dengan darah mengucur dari seluruh tubuhnya.


"Tenang tenang apa yang terjadi?" tanya seorang anggota kepolisian.


"Saya lihat seorang wanita melepaskan isi perangkap tim BKSDA, saat saya mendekat wanita yang terperangkap lanngsung menerkam saya, sambil bertanya, di mana anak harimau yang kalian tangkap tiga hari yang lalu"


"Saya jawab sudah di jual di beli pak Gubernur, wanita tersebut makin marah lalu mencakari saya sambil nengancam, jika anak harimau tidak segera di lepaskan maka harimau akan membunuh semua anak penduduk desa yang mereka temui" ucap warga tersebut.


Semua orang terlihat terpana dan mulai mengerti kenapa beberapa hari ini harimau membunuhi ternak warga.


"Memang pak Sulaiman ada membeli anak harimau dari penduduk Koto Rawang, saat ini masih di kerangkeng di belakang rumah kades" ucap ajudan pak Sulaiman.


Anggota tim BKSDA menatap ajudan pak Gubernur.


"Lepaskan saja, harimau sangat sensitif jika anggota keluarganya di ganggu mereka akan berusaha mendapatkan anak nya atau membalas dendam pada warga sebagaimana warga memperlakukan nya" ucap anggota tim BKSDA memberi saran.


"Ya lepasin aja, supaya penduduk juga aman" kata yang lain.


"Saya tak berani jika tidak ada izin pak Sulaiman" ucap ajudan pak Sulaiman.


Warga yang berkerumun di halaman pak Kades kembali berhamburan memasuki rumah, saat dua sosok wanita telah berdiri di halaman rumah pak kades.


"Siluman..." teriak warga saat melihat kedua wanita yang entah dari mana telah berdiri di antara Mereka.


Wanita dengan wajah menyeramkan salah satu memiliki wajah persis harimau dengan taring taring yang tajam keluar dari mulutnya, sedangkan yang satu lagi berwajah tengkorak hitam seperti terbakar. Kedua wanita tersebut melesat kebelakang rumah pak kades menuju kerangkeng di mana anak harimau yang di beli Gubernur Sulaiman di kurung.

__ADS_1


Setelah membebaskan anak harimau dari kerangkeng wanita berwajah harimau lalu nelesat meningglkan desa sambil membopong anak harimau. Tak mau ketinggalan Wanita berwajah tengkorak pun ikut melesat kearah wanita berwajah harimau pergi.


__ADS_2