Legenda Cincin Pintak Pinto (CINCIN PERBENDAHARAAN RAJA SULAIMAN)

Legenda Cincin Pintak Pinto (CINCIN PERBENDAHARAAN RAJA SULAIMAN)
Episode 75


__ADS_3

Setelah memberi sugesti pada Mulan, lalu ki Jaka Baya kembali menemui Andree Lee di ruang tamu. Andree Lee yang resah segera menyongsong ki Jaka Baya lalu menanyakan kondisi Mulan.


"Bagaimana kondisi Mulan! ki?" tanya Andree Lee saat melihat ki Jaka Baya memasuki ruang tamu.


"Tenang tuan Andree Lee, kondisi nona mulan sudah mulai tenang" jawab ki Jaka Baya.


"Aki mau memberi tahu tuan Andree Lee, akan beberapa hal yang harus tuan lakukan dan pantangkan selama bersama nona Mulan" kata ki Jaka Baya.


"Jika pantangan ini di langgar maka nasib buruk akan menimpa tuan Andree Lee" lanjut ki Jaka Baya.


"Siap ki saya akan melaksanakan apa yang aki minta" kata Andree Lee.


"yang pertama Tuan andree lee harus melakukan sesajen seperti kemaren di kamar khusus di rumah tuan Andree Lee"


"kedua saat bersama Mulan jangan pernah menyentuh kaki nona Mulan dari lutut hingga ujung kakinya"


"Ketiga jangan menggelitik bagian tubuh Mulan yang sangat sensitip seperti ketiak dan telapak kakinya".


"Bagaimana apakah tuan bersedia?" tanya ki Jaka Baya.


"Kalau cuman itu doang, Andree Lee bersedia ki" jawab Andree Lee menyanggupi.


"Ingat jika hal ini di langgar maka kutuk/Sial akan menimpa tuan Andree Lee" ki Jaka Baya kembali mengingatkan.


Tak lama kemudian Mulan datang dengan kostum yang berbeda. Mulan melangkah dengan anggun dia terlihat benar benar cantik dengan kostumnya. Mulan terlihat tenang dengan wajahnya sudah memerah dan berseri, Andree Lee dibuat makin terpesona dengan penampilan Mulan di depannya.


Dada Andree Lee berdebar darahnya tersirap di dada, jantungnya berdetak makin kencang seakan mau meloncat dari rongga dadanya, saat memandangi Mulan yang berjalan mendekati mereka. Ki Jaka Baya membimbing Mulan untuk duduk di sebelah Andree Lee.


"Non Mulan... pejamkan mata mu dan hayati kata kata aki" pinta ki Jaka Baya saat Mulan sudah duduk di samping Andre Lee.

__ADS_1


Mulan hanya menurut segera memejamkan mata sesuai instruksi ki Jaka Baya.


"Non Mulan camkan dan hayati kata kata aki, Anggukkan kepala jika non Mulan paham atau gelengkan kepala kalau belum paham" kata ki jaka baya.


Mulan mengangguk tanda mengerti.


"Ingat bahwa orang yang duduk di samping nona Mulan adalah Andree Lee calon suami mu" kata ki jaka baya.


Kembali Mulan mengangguk.


"Calon suamimu Andree Lee memiliki musuh bernama Albara, musuh Andree Lee adalah musuh Mulan juga, maka perlakukan Albara sebagai musuh" ki jaka baya terus mensugesti Mulan.


Kali ini Mulan diam tak bereaksi, hingga setelah cukup lama ki Jaka Baya mengulangi sugestinya.


"Calon suamimu Andree Lee memiliki musuh bernama Albara, musuh Andree lee adalah musuh Mulan juga, maka perlakukan Albara sebagai musuh"


Kembali mulan mengangguk.


Mulan kembali mengangguk


"Mulan... Ayah mu adalah sekda Kota Tapus, sedangkan ibu mu adalah ibu Susanti cawagub Sulaiman"


Mulan mengangguk lagi pertanda paham.


"Sekarang buka mata mu" perintah ki jaka baya.


"Siapa calon suamimu?" tanya ki Jaka Baya.


"Abang Andree Lee bin anu....bin anu bin si anu....... bin si anu" jawab mulan menyebut Andre Lee dan nenek moyangnya.

__ADS_1


"Bagus... Siapa orang tua Mulan?" tanya ki Jaka Baya lagi.


"Ayah Mulan sekda Kota Tapus bin anu.... bin anu....... bin Saudan bin si Tajam Hulu Tembesi"


"Ibu Mulan.. ibu Susanti binti anu.... bin anu bin anu .... Bin Depati Kota Tapus menantu si Tajam Hulu Tembesi" jawab Mulan Lancar.


"Bagus... mengingat hari semakin larut saatnya Mulan harus pulang ke rumah Sekda Kota Tapus. Aki akan menemani kalian kerumah sekda Kota Tapus untuk menjelaskan apa yang terjadi pada Mulan" kata ki Jaka Baya.


****


Kita lihat dulu siapa sebenarnya komplotan berseragam hitam yang memiliki senjata belati terbang dengan lambang bintang. Komplotan yang pernah melakukan perampokan di rumah toke kopi di Kota Tapus.


Pada bab terdahulu senjata belati terbang betacun, pernah penulis ceritakan saat Albara dan Ratu Mas bertarung melawan tokoh sakti ketua perkumpulan agama rahasia. Suparta tokoh sakti ketua perkumpulan Agama rahasia dengan gampang menjatuhkan Albara yang tidak berpengalaman dalam medan pertempuran. Sekalipun Albara di bantu Ratu Mas yang telah mewarisi kesektian kakeknya si Tajam Hulu Tembesi dan mewarisi kesakitan ayahnya Depati Koto Tapus, masih tak mampu menandingi kelihaian Suparta, dalam pertempuran tersebut Albara terkena racun belati bergambar bintang yang di lemparkan Suparta.


Saat Albara dirawat oleh tabib Datuk Wirya kita juga telah mengenal Khoiril yang berjuluk si Pencuri Sakti. Saat itu Khoiril juga bergabung dengan kelompok Agama Rahasia yang memburu Datuk Wirya. Albara seperti tak percaya kalau Khoiril ada pada zaman yang sama, dengan zama dimana dia terdampar pada zaman raja Sulaiman memerintah.


Khoiril si pencuri sakti sebenarnya berbeda dengan Khoiril yang ada pada zaman milinium trendy. Khoiril si Pencuri Sakti adalah pemuda berbakat, yang menjadi murid kesayangan tokoh super sakti mantan ketua Agama Rahasia daratan Hindia. Namanya makin di kenal dunia setelah dia berhasil mencuri kitab kitab pusaka dari berbagai perguruan besar di Dunia.


Saat Raja Sulaiman sakit kelompok Agama Rahasia tunduk di bawah kendali Samiri. Khoiril sebagai salah satu tokoh andalan penganut Agama Rahasia di beri tugas menghalangi Datuk Wirya merawat raja Sulaiman. Namun misinya di gagalkan oleh Gatot Brata beserta anak buahnya.


Saat raja Sulaiman kembali berkuasa Khoiril kembali di tugaskan untuk mencuri cincin pintak pinto yang telah di berikan Raja Sulaiman pada Albara. Karena Albara saat itu ada di Kota Raja Kerajaan Sulaiman misinya selalu di gagalkan pembantu raja Sulaiman.


Berpikir kalau Albara berasal dari Koto Tapus maka Khoiril kembali ke Koto Tapus, dengan keyakinan suatu saat nanti Albara akan kembali ke Koto Tapus. Di Koto Tapus Khoiril si Pencuri Sakti menyamar sebagai tokoh alim pengikut sekte penyembah Tuhan Yang Maha Esa.


Hampir setiap saat Khoiril si Pencuri Sakti berada di Kuil Batu Diri berpura pura menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Khoiril juga menempatkan orang kepercayaannya di Koto Tapus untuk memata matai Albara saat kembali ke koto Tapus. Karena tekunnya bersemedi di Kuil Batu Diri, membuat Si Tajam Hulu Tembesi menjadi simpati pada Khoiril dan berkenan menurunkan beberapa kesakitannya pada Khoiril si pencuri sakti.


Lebih setahun Khoiril menetap di Koto Tapus berlatih berbagai kesaktian dari si Tajam Hulu Tembesi, membuat kesaktian Khoiril si pencuri sakti maju pesat. Bahkan Khoiril menjadi murid pertama yang mewarisi ilmu kesakitan Guntur Petus Merobek Cakrawala, yang baru saja di ciptakan si Tajam Hulu Tembesi.


Seperti biasanya aktifitas sehari hari Khoiril adalah pura pura semedi menyembah Tuhan Yang Maha Esa di kuil Batu Diri. Saat Kha Cang To Jin membawa Albara kembali ke Kuil Batu Diri, Khoiril sedang duduk di depan Batu Diri seolah olah sedang semedi. Tentu saja kedatangan Albara membuat girang Khoiril yang telah lama menunggu kesempatan untuk membunuh Albara.

__ADS_1


Bertepatan dengan perginya Kha Cang To Jin dari samping Albara, Momen ini di manfaatkan Khoiril sebaik mungkin, secepat kilat Khoiril menyergap Albara, tubuhnya berkelebat seperti bayangan menyerang Albara dengan pukulan yang mematikan, hanya dalam hitungan detik Khoiril telah berada di tempat Albara berdiri.


Alangkah kagetnya Khoiril si pencuri sakti saat tidak menemukan Albara. Albara seperti menghilang dari tempatnya sehingga Khoiril si Pencuri Sakti hanya memukul angin. Lebih kaget lagi Khoiril si pencuri sakti saat menyadari lingkungan di sekitarnya sudah berubah berbeda jauh dengan keadaan saat dia pura pura semedi.


__ADS_2