
***
Jangan lupa kasih like dan vote, biar semangat penulisnya.
***
Saat Albara mengakhiri lagunya, seluruh penonton seperti di komando berteriak.
"Tambah ... tambah.... tambah... "
"Hidup Albara, hidup Albara.... "
teriak pengunjung antusias.
"Ok... saya akan coba satu lagu lagi, lagu yang cukup lawas tapi inilah hatiku untuk Mulan" kata Albara.
"Baiklah inilah lagu BIDADARI dari power metal" Kata Albara makin bersemangat
"Langit cerah membias cahaya. Di atas debur ombak menari. Kibasan rambutmu terurai. Kala kutatap indah matamu
Walau hadirku untuk sejenak. Kau berikan tembang-tembang lagu cinta
Meninggalkan satu kenangan. Terukir dalam dinding hatiku. Kaburkan luka lama ini. Dengan sinar emas sang pelangi
Izinkanlah diri bila mengagumi. Kan kunikmati damai alam surgawi
Bidadari. Kau datang mempesona. Bidadari. Berikan mawar cinta
Bila hadirmu kembali. Nyalakan lilin di jiwaku. Ingin kuraih dirimu. Kubawa pergi ke duniaku
Bidadari. Kau datang mempesona Bidadari. Berikan mawar cinta
Bidadari. Kau datang mempesona Bidadari. Berikan mawar cinta"
Kembali tepuk tangan meriah dan teriakan histeris dari para undangan.
"Hidup Albara.. hidup Albara ..."
__ADS_1
"Ayo Mulan ... balas, balas..... balas... " teriak para tamu undangan.
Salah seorang teman Mulan menyeret Mulan di bawa ke atas panggung, kembali para tamu undangan bertepuk tangan kemudian berteriak histeris.
"Mulan .. Mulan Mulan ........."
"Ayo balas .... balas..... balas ..... " teriak para tamu undangan.
Mulan mengambil mikropon dari Albara, kemudian menuju operator organ tunggal, mereka betcakap cakap sepertinya membicarakan lagu yang akan di bawakan Mulan, terlihat operator mengangguk angguk setuju akan keinginan Mulan lalu Mulan menghadap para tamu undangan.
"Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh" mulan memberi salam.
Waalaikum salam warohmatullahi wabarokatuh" balas para tamu undangan.
"Sebelumnya mulan ingin mengucapkan terima kasih banyak pada para tamu undangan yang telah meluangkan waktu menghaduri acara ulang tahun mulan, khususnya pak camat samsul yang sebagai penyelenggara, sangat memuaskan hati Mulan, sekali lagi terima kasih banyak pak Camat Samsul" ucap mulan penuh suka cita.
"Baiklah saya akan coba membawakan sebuah lagu, juga lagu lawas yang menjadi favorit ibu Mulan saat Mulan masih kecil, lagu dengan judul bergetar dari vina panduwinata. Lagu ini sangat berkesan bagi Mulan saat ini karena liriknya sudah menggambarkan suasana hati Mulan" lalu mulan memberi kode pada operator organ tunggal.
Musik dari lagu yang di pesan mulan mulai menggema, di ikuti dengan suara mulan yang merdu membuat penonton terpukau sekalipun lagunya terasa asing bagi mereka.
Dalam mimpimu, di langkahmu serta hidupmu. Genggamlah daku kini juga nanti. Harapan di hatiku bawalah diriku. selamanya
Bergetar hatiku saat kuberkenalan dengannya. Kudengar dia menyebutkan nama dirinya. Sejak kubertemu, ku telah jatuh hati padanya. Di dalam hati telah menjelma cinta dan bawalah daku selalu
Dalam mimpimu, di langkahmu serta hidupmu. Genggamlah daku kini juga nanti. Harapan di hatiku bawalah diriku selamanya
Dalam mimpimu, di langkahmu serta hidupmu. Genggamlah daku kini juga nanti. Harapan di hatiku bawalah diriku selamanya Uu-hu-uu. U-huu
Di dalam hati telah menjelma cinta dan bawalah daku selalu. Dalam mimpimu, di langkahmu serta hidupmu. Genggamlah daku kini juga nanti. Harapan di hatiku bawalah diriku selamanya
Dalam mimpimu, di langkahmu serta hidupmu. Genggamlah daku kini juga nanti. Harapan di hatiku bawalah diriku selamanya. Ha-ha
Daku kini juga nanti. Harapan di hatiku bawalah diriku selamanya"
Kembali tepuk tangan para tamu undangan memecah kesunyian saat mulan mengakhiri lagunya.
Camat Samsul mengakhiri kemesraan Albara dan mulan yang sedang berbalas pantun.
__ADS_1
"Para tamu undangan sekarang tiba saatnya utuk kita mengucapkan selamat ulang tahun pada Mulan sekalian untuk memberi kado hadiah atau pun sekedar menyalami mulan mengucapkan selamat" Pak Camat minta music di hentikan hingga suasana kembali sunyi.
"Saudari Mulan untuk tetap berada di panganggung, dan saudara Albara silahkan kembali ke tempat semula" pak Camat Samsul meminta Mulan tetap di panggung tanpa di dpingi Albara.
Para tamu mulai bergerak menuju panggung di iringi lagu selamat ulang tahun, satu persatu tamu menyalami Mulan dan memberikan kado kemudian kembali ke tempat duduk masing masing. kini tersisa dua orang yang belum naik ke panggung yakni Andree Lee dan Akbara. Pak camat memandang Andree Lee dan Albara yang masih duduk di di tempat semula, kembali pak Camat Samsul minta musik di hentikan kemudian berbicara.
"Yang berikutnya saya persilahkan Andree Lee dan yang terakhir untuk memberi kan kado adalah sahabat dekat Mulan, yakni Albara" kata Camat Samsul tersenyum sinis sambil mempersilahkan Albara ke panggung.
Di dahului Andree lee demikian juga Albara segera melangkah ke panggung kemudian menyerahkan kado sebesar kotak rokok yang di bungkus rapi pada Mulan kemudian menyalami Mulan. Setelah bicara mengucapkan Selamat, Albara bergerak untuk kembali ke tempat duduk semula. Tapi Camat samsul mencegahnya meminta Albara berdiri di samping mulan, kemudian berbicara di tujukan pada semua tamu.
"Karena ini kado dari teman istimewa Mulan, saya sangat penasaran apa gerangan isinya, apa semua undangan setuju untuk membuka kado dari Albara?" kata Camat Samsul sambil menatap penonton minta pendapat nya.
"Setuju....." jawab semua undangan serentak.
"Bagaimana nona Mulan, bisa kami semua melihat apa hadiah dari Albara untuk nona Mulan?" tanya pak Camat.
Mulan melirik Albara minta persetujuan, Albara mengangguk tanda setuju. Pak camat menghitung mundur dari sepuluh, setelah hitungan nol, Mulan mulai membuka kadonya dia mendapatkan sebuah kunci.
"Sebuah kunci" teriak Mulan kegirangan sambil mengacungkamnya pada pera tamu.
Para tamu bertepuk tangan, mulan memencet remot yang ada di kunci terdengar suara "biib... biiib" di luar, spontan semua tamu melirik keluar, Mulan yang penasaran menuju keluar di ikuti para tamu, sekali lagi dia tekan remot lalu terdengar bunyi "biib...biiiib", berbarengan dengan lampu sen lamborghini warna abu abu metalik menyala. Semua mata menatap lamborghini dan Albara bergantian seakan tak percaya.
Mulan masih belum percaya dan mencoba membuka pintu dengan remot, pintu terbuka secara otomatis terlihat interiornya yang sangat mewah semua masih terbungkus plastik. Haru bercampur gembira membuat Mulan secara teflek memeluk Albara sambil berteriak.
"Terima kasih kak bara, terima kasih kak bara" teriak Mulan sambil memeluk Albara.
Para tamu yang lain tersentak dari kekagetan seperti di komando berteriak
"Hidup Albara, hidup Albara, hidup Albara" teriak mereka.
Setelah suasana tenang semua kembali ke ruangan kemudian satu persatu mereka pulang kerumah masing masing, Mulan tidak mau mengemudi lamborghini hadiah dari Albara, meminta Albara yang nyetir, Albara meminta Mulan untuk menyerahkan kunci yaris miliknya pada ajudan ibuk Sekda, kemudian membawa lamborghini kerumah Mulan. Dimobil mereka diam dalam kebahagiaan sepertinya merekalah yang paling bahagia saat ini.
Pak camat Samsul muka nya merah karena malu tak pernah dia sangka kalau Albara mampu untuk memberikan hadiah sebuah mobil mewah seharga 9,4 miliar pada Mulan. Setelah menyelesaikan pembayaran di kasir warung pojok dia pulang kerumah dengan perasaan terpukul dia telah kalah telak dari Albara, yang dia anggap pemuda miskin.
Saat Albara bersiap pulang kerumah dia mendengar suara sangat jelas hingga tiga kali, suara yang tidak menggema di udara, tapi bergema di jiwaya.
"Hati hati ada seseorang yang menginginkan nyawa mu" hinga tiga kali.
__ADS_1