
Andree Lee terus memasuki mulut goa Tiraw, dengan hati hati dia letakkan sesaji yang telah di mantrai oleh ki Jaka Baya. Setelah sesaji di siapkan Andree Lee lalu membaca mantra yang di ajarkan ki Jaka Baya.
"Wahai penghuni goa Ini adalah sesajen sebagai persembahan jiwa Andree Lee, untuk merobek kegelapan dengan cahaya putih, memulihkan keabadian Jiwa yang sempurna. Wahai penghuni goa yang di berkati Tuhan yang lebih sempurna, hu hu hu." Andree Lee menghembuskan napas, meniup sesajen sebanyak tiga kali.
"Sang mahluk gaib hantu pandek, hantu tinggi, yang hitam, yang putih semua tunduk pada keinginan ku, tuh tuh tuh" Andree Lee kemudian meludahi sesajen tiga kali.
Zaman dahulu kala ritual seperti ini lazim di lakukan terutama zaman hindu dan budha. Tapi di zaman islam dipandang dari perspektif agama ritual ini dianggap berkonotasi negatif, yakni sebagai biang kemusyrikan.
Sebagian dari masyarakat masih tetap ada yang melaksanakan ritual seperti ini. seperti yang di lakukan ki Jaka Baya. Dalam Ilmu kejawen, maksud sesaji sebenarnya merupakan suatu upaya harmonisasi melalui jalan spiritual yang kreatif. Hal itu ditujukan untuk menyelaraskan dan menghubungkan antara daya aura magis manusia dengan seluruh ciptaan Tuhan. Khususnya kekuatan alam dan makhluk gaib.
Laku ritual merupakan simbol dari laku spiritual, melalui mantra dan sesaji. Namun sayangnya, banyak kalangan yang tidak memahami asal usul dan makna dari semua itu, akhirnya dengan begitu saja memberikan asumsi bahwa mantra sama halnya dengan doa.
Sementara, sesaji dipersepsikan sama maknanya dengan ritual menyembah Tuhan. Asumsi dan persepsi ini di anggap salah besar oleh para ulama.
Menurut definisi umum, mantra diambil dari kata dalam bahasa Sanskerta, yaitu “mantra” atau “manir”, yang merujuk pada kata-kata dalam kitab suci umat Hindu, Veda. Dalam masyarakat Melayu, mantra atau juga dikenal sebagai jampi, serapah, atau seru. Mantra adalah sejenis pengucapan yang terdengar seperti puisi yang mengandung unsur megis dan ditujukan untuk memenuhi keinginan penuturnya.
Sehingga, pengertian mantra antara lain merupakan jampi yang dibaca untuk membangkitkan kekuatan magis. Yaitu melakukan sesuatu secara kebatinan, seperti menundukkan musuh, melemahkan musuh, atau memikat wanita.
Maka, akibat dari pengertian ini, muncullah dogma yang memaknai mantra sebagai hal yang selalu berhubungan dengan setan/makhluk halus yang dilaknat Tuhan.
Adapun pelaku ritual yang menggunakan lafal komat kamit yang diucapkan dianggap sebagai password atau kata kunci, atau kode isyarat berupa kata-kata untuk memanggil sekutunya yakni sejenis jin, setan, atau makhluk gaib sebagai pesuruh untuk membantu setiap urusannya.
Sementara itu ada juga orang yang menganggap mantra itu ibarat upaya untuk menarik picu senapan yang bernama daya hidup. Daya hidup manusia merupakan pemberian Tuhan Yang Mahakuasa. Pemberian sesaji, laku sesirih (mencegah), dan laku semedi memiliki makna tata cara memberdayakan daya hidup agar dapat menjalankan kehidupan yang benar, baik, dan tepat, yakni menjalankan hidup dengan mengikuti kaidah fitrah yang di tetapkan tuhan pada Alam Semesta berserta isinya.
Daya hidup manusia tersebut biasanya disebut dengan aura magis. Setiap manusia memiliki berbagai macam aura magis sejak dilahirkan. Karena inilah hal semacam ini seperti semacam kebutuhan fitrah bagi seseorang, Dengan demikian di zaman dahulu kala ada semacam bidang ilmu yang mengkaji atau membidangi mantra dan sesaji.
Dalam perkembangan ilmu mantra merupakan sarana untuk mengakses daya hidup (Raga), sama juga dengan sugesti atau afirmasi. Sehingga banyak sekali jenis mantra yang di kenal pada zamannya. Pada zaman sekarang ada juga yang berpendapat penggunaan mantra tidak menyalahi aturan agama yang di anut.
__ADS_1
Bahkan pada penganut Islam sendiri ada oknum yang menciptakan jenis mantra yang di ambil dari ayat ayat suci alquran. Pesatnya perkembangan ilmu mantra pada zaman tersebut, maka di ciptakan juga jenis Ajimat yang di kutip dari mantra dan ayat suci, untuk memberikan sugesti kekuatan magis pemakainya.
Ajimat merupakan mantra dari jenis ayat ayat suci yang di tulis di atas kertas, lalu di bungkus dengan lamaran timah, dan kain berwarna merah atau hitam. Ajimat di pakai seseorang sebagai kalung atau gelang lengan, yang di yakini akan memberikan kesaktian pada pemakainya.
Demikian halnya yang di lakukan Andree Lee setelah membaca mantra timbul sugesti dirinya. Di alam bawah sadarnya sudah terbayang semua mahluk di sekitar goa Tiraw seolah berkerumun siap membantu semua urusannya. Seketika hilanglah semua ketakutan dari jiwanya, dengan sangat optimis dia melakukan ritual sesuai petunjuk ki Jaka Baya.
Tak lama kemudian Andree Lee merasa seperti ada angin yang berhembus dari dalam goa. Sesuatu terlihat sangat samar keluar dari kegelapan goa. Andree Lee tidak berani menatap mahluk yang keluar dari dalam goa, dia hanya menunduk saat mahluk tersebut menyantap sesaji yang dia siapkan.
Andree Lee sangat senang saat mahluk tersebut menyantap sesajen dengan rakus, seperti orang yang sedang kelaparan baru ketemu makanan. Andree Lee merasa kalau persembahan atau sesajian yang di lakukan sudah diterima.
Suasana menjadi hening saat mahluk di depan Andree Lee selesai menyantap sesaji yang dipersembahkan. Andree Lee mengumpulkan semua keberaniannya mendongakkan wajahnya memandangi mahluk di depannya. Setelah lama menatap mahluk di depannya Andree Lee sangat kaget setelah menyadari kalau mahluk di depannya adalah Mulan.
"Heeei, Mulan kenapa kamu ada disini?" tanya Andree Lee.
Mulan tidak bicara mulutnya seperti terkunci, Mulan terlihat shock berat seperti sedang mengalami sesuatu yang luar biasa. Setelah lama memperhatikan Mulan yang diam seribu bahasa, Andree Lee menghujani Mulan dengan berbagai pertanyaan, namun Mulan masih diam membisu.
Mulan hanya menurut seperti kerbau yang di cucuk hidungnya, saat di seret Andree Lee meninggalkan goa Tiraw. Andree Lee yang takut dan sangat mencemaskan kondisi Mulan, melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, seperti Ambulan melaju saat membawa pasien yang sedang kritis.
****
Sekitar Dua puluh menit meninggalkan lokasi wisata puncak goa Tiraw, mobil Andree Lee akhirnya tiba di kediaman ki Jaka Baya. Sambil berteriak memanggil ki Jaka Baya, Andree Lee membawa Mulan menuju kediaman ki Jaka Baya.
"Tolong ki, Mulan sepertinya dalam keadaan tidak baik" kata Andree Lee pada ki Jaka Baya yang sudah menunggunya di depan rumah.
"Tenang tuan Andree!, jangan berteriak!.... bawa non Mulan masuk dulu" kata ki Jaka Baya.
Setelah mereka masuk Andree Lee di persilahkan duduk di ruang tamu, sedangkan Mulan di bawa ki jaka baya ke ruang ritual khusus praktek perdukunannya.
__ADS_1
"Tuan Andree tunggu di sini, aki harus melakukan ritual untuk non Mulan" ki Jaka Baya membawa mulan meninggalkan andree Lee yang cemas.
Seoerti sudah di prediksi oleh ki Jaka Baya yang akan terjadi pada Mulan, maka dari jauh hari ki Jaka Baya sudah menyiapkan pakaian untuk Mulan Di ruang khusus ritual perdukunan miliknya. Sestel kostum yang sangat indah lengkap dari kepala hingga kaos kaki bahkan sepatu khusus di persiapkan untuk Mulan.
Mulan yang terlihat bingung di suruh duduk di sebuah meja persembahan. Lalu ki Jaka Baya mulai mensugesti alam bawah sadar Mulan.
"Pejamkan matamu nak, dan dengarkan bapak" kata ki Jaka Baya sambil menggenggam tangan Mulan.
Mulan menurut dan mulai memejamkan matanya.
"Ingat kamu Adalah Mulan, kamu adalah Mulan, kamu adalah Mulan" kata ki Jaka Baya.
"Sekarang ucapkan dan hayati .. Aku adalah Mulan.. aku adalah Mulan... Aku adalah Mulan" perintah ki Jaka Baya.
"Aku adalah Mulan... Aku adalah Mulan... Aku adalah Mulan" Mulan menirukan ucapan ki Jaka Baya.
"Bagus... sekarang buka mata Mulan pelan pelan" kata ki jaka Baya.
"Siapa kamu?" tanya ki Jaka Baya saat Mulan membuka matanya.
"Saya Mulan ki" kata Mulan lembut.
"Bagus sekarang Mulan mandi kemudian ganti kostum dengan kostum yang telah aki siapkan" ki Jaka Baya menyerahkan kostum yang telah di persiapkan pada Mulan.
"Ingat dan hayati, kalau saat ini seorang pangeran calon suamimu bernama Andree Lee sedang menunggu di ruang tamu, berdandanlah secantik mungkin dan berlakulah sebaik mungkin untuk pangeran mu" kata ki Jaka Baya.
"Baik lah ki!.. Mulan mandi dulu" kata Mulan nurut.
__ADS_1
"Ya.. aki tunggu di ruang tamu" kata ki Jaka Baya.