Legenda Cincin Pintak Pinto (CINCIN PERBENDAHARAAN RAJA SULAIMAN)

Legenda Cincin Pintak Pinto (CINCIN PERBENDAHARAAN RAJA SULAIMAN)
Episode 46


__ADS_3

Albara sholat zuhur di rumah kakek Sultan Murod sebelum pergi menjemput Mulan, sehabis berdoa, Albara memandangi cincin pintak pinto di jarinya lalu mencoba mengambil sesuatu dari cincin pintak pinto tapi tidak ada reaksi, dia coba lagi memanggil keping emas atau perak, pedang si tajam, panah api neraka semua tidak ada reaksi. Setelah mencoba dan mencoba tidak ada hasil Albara mulai putus asa. Albara ingat pesan Raja Sulaiman "jangan mengandalkan cincin pintak pinto, tetapi andalkanlah Tuhan Yang Maha Esa dalam semua urusan hidup".


Mungkin dia terlalu berharap dengan cincin pintak pinto hingga melupakan Tuhan Yang Maha Esa. Menyadari hal ini Albara kembali duduk melakukan istigfar minta ampun pada tuhan, kemudian menyerahkan segala urusan dunianya pada Tuhan, sesuai petunjuk raja Sulaiman Albara kemudian memuja tuhan melakukan zhikir dengan menggunakan nama Tuhan yang terangung. Dia bertekad akan melaksanakan amalan wajib dan sunnah semampunya, zikir memuja Tuhan untuk memperoleh cinta Tuhan yang Maha Esa. Sekali pun dia kehilangan dunia atau bahkan kehilangan orang yang di cintainya.


Albara terus istigfar hingga masuk waktu asar barulah Albara bangun segera mengambil wuduk lalu sholat ashar. Setelah sholat ashar dan berdoa pada Tuhan Albara bergegas menuju rumah Sekda Kota Tapus untuk menemui Mulan kekasihnya.


*****


Di ruang tamu pak Sekda terlihat ramai di mana Cagub Sulaiman yang baru saja kembali dari meditasi di Batu Diri sedang mengisahkan perjalanannya yang menakutkan. Beberapa anggota tim Cagub Sulaiman juga hadir salah satunya Andre Lee ada juga camat Samsul dan beberapa pejabat Kota Tapus, sepertinya mereka sangat tertarik mendengarkan kisah perjalanan Cagub Sulaiman ke Batu Diri.


Setelah mengisahkan perjalanannya semua yang hadir seperti ikut merasakan suasana mengerikan yang di alami Cagub Sulaiman di sana, sehingga bulu roma mereka pada berdiri karena ikut ikutan merasa takut. Cagub Sulaiman memandang Sekda Koto Tapus seperti ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting.


"Pak Sekda bisa minta waktu untuk bicara dengan pak Sekda dan Ibuk Sekda secara khusus?!" tanya Cagub Sulaiman.


Pak Sekda yang merasa penasaran menyetujui permintaan Cagub Sulaiman.


"Boleh... mari kita bicara di dalam" pak Sekda menunjuk ruang tamu khusus.


Sekda Kota Tapus memanggil ajudannya.


"coba panggil Ibuk katakan bapak menunggu di ruang tamu khusus" perintah pak Sekda.


"Siap pak" ucap ajudan pak Sekda lalu bergegas menemui Ibuk Sekda.


Cagub Sulaiman meminta Andree Lee mengikutinya.


"Nak Andree mari ikut bapak" katanya pada Andree Lee lalu melangkah menuju ruang tamu khusus pak Sekda di ikuti Andree Lee di belakangnya.


Tak lama kemudian Ibu Susanti istri Sekda Koto Tapus juga masuk dan duduk di samping Pak Sekda.


"Pak Cagub Sulaiman dan nak Andree apa kabar" sapa ibu Susanti.

__ADS_1


"Baik ibu Susanti" jawab Cagub Sulaiman dan Andree hampir bersamaan.


"Begini .. pak Sekda dan Ibuk Susanti saya punya sesuatu yang sangat penting untuk di bicarakan mengenai hasil meditasi saya di Batu Diri" Cagub Sulaiman mulai membuka permasalahan.


"Berhubungan dengan pencalonan saya sebagai Gubernur, saya sangat memerlukan bantuan Ibuk Susanti, karena itu saya sangat berharap Pak Sekda dan Ibu Susanti berkenan membatu" cagub Sulaiman memandang Pak Sekda dan Ibu Susanti.


"Bantuan apa yang di harap dari saya Pak?" tanya Ibu Susanti.


"Baiklah Ibuk Susanti, saya mulai dengan bercerita pengalaman saya saat meditasi di Batu Diri, setelah Sultan Murod meninggalkan saya di depan batu diri, saya mulai fokus berneditasi tidak lama kemudian saya merasa suasana di sekitar saya berubah, dimana saya tidak berada di tengah hutan tapi saya seperti berada di sebuah taman yang sangat indah" kata Cagub Sulaiman.


Pak sekda, Ibu Susanti dan Andree Lee memperbaiki duduknya mereka sangat tertarik mendengarkan kisah Cagub Sulaiman.


"Saat saya terpana dengan pemandangan di sekitar, tanpa saya sadari seorang gadis seusia anak Pak Sekda dan Ibu Susanti sudah hadir di depan saya" cerita Cagub Sulaiman.


"Saya Cin Ceng si Jin, gadis itu memperkenalkan diri dengan sopan membuat rasa takut saya menghilang" pak Sulaiman terus bercerita.


***


"Bakilah .. saya akan ikut" Cagub Sulaiman hanya menurut.


Cin Ceng si Jin lalu memegang pergelamgan tangan Cagub Sulaiman, lalu membawanya menuju sebuah permukiman yang sangat rapi, mereka memasuki sebuah bangunan yang sangat megah. Di sebuah ruangan seorang tua berambut putih dengan pakaian serba putih telah menunggu mereka.


"Silahkan duduk pak Sulaiman, kenalkan saya Kha Cang to Jin ketua sekte pengikut Tuhan yang Maha Esa" orang tua tersebut memperkenalkan diri.


"Pak Sulaiman setiap yang datang ke kuil kami selalu punya permintaan, coba saja katakan semoga saya bisa membantu" kata Kha Cang to Jin pada Cagub Sulaiman.


"Benar sekali pak Ketua, saya punya keinginan mencalonkan diri untuk menjadi Gubernur, mohon petujuk Ketua untu bisa menenangkan saya dalam Pilgub yang akan datang" kata pak Sulaiman.


"Urusan menang atau kalah itu tergantung takdir, Tuhan yang Maha Esa yang memutuskan, tapi saya cuma bisa memberikan beberapa petunjuk untuk di laksanakan" kata Kha Cang to Jin.


"Ambillah pasangan pak Sulaiman tokoh dari Kota Tapus sebagai wakil, menurut pandangan saya Ibuk Susanti istri dari sekda Kota Tapus sangat cocok" usul Kha Cang to Jin.

__ADS_1


"Terima kasih Ketua usul ketua akan saya coba laksanakan" kata pak Sulaiman.


"Jika pak Sulaiman nanti berpadangan dengan Ibu Susanti, dengan nama SUSU yang merupakan singkatan dari Sulaiman dan Susanti, lalu buat stiker dan kalender secepatnya untuk di sosialisasikan ke masyarakat dengan semboyan MARI KITA COBLOS SUSU" Kha Cang to Jin memberi masukan.


"ha ha ha Hahaha, gak mau saya nanti di stiker pas coblosya di photo saya lagi pak" ibu Susanti spontan tertawa mendengar cerita pak Sulaiman.


Pak Sulaiman berhenti bercerita, ketika Ibu Susanti tertawa ngakak di ikuti pak sekda dan Andree Lee, pak Sulaiman pun ikut tertawa ngakak.


"Karena itu saya secara resmi meminang Ibuk Sekda menjadi wakil Gubernur di Pilgub yang akan datang, saya berharap pak Sekda tidak keberatan" kata pak Sulaiman seperti memohon pada pak Sekda.


"Bagaimana Buk?" tanya pak Sekda pada istrinya.


"Ogah Ibuk Pak, nanti photo Ibuk di coblos coblos gitu" kata Ibuk Susanti sambil mencubit lengan pak Sekda.


"Sekali lagi saya mohon ibuk susanti bersedia, mengenai stiker yang di cetak nanti gambar nyoblosnya bisa di photo saya" kata pak Sulaiman memelas.


"Begini pak Sulaiman saat ini Ibuk belum bisa memutuskan, Ibuk berunding dulu dengan suami Ibuk, rasanya terlalu berat bagi Ibuk, apalagi berkenan dengan pembiayaan, Ibuk mesti dapat restu dari suami" kata Ibuk Susanti.


Andree Lee menjadi sangat bergairah ini jadi kesempatan bagus untuknya mempersunting Mulan.


"Mengenai pembiayaan saya mungkin akan mwmbatu buk Susanti, yang penting Ibuk bersedia" Andree Lee ikut membujuk Ibu Susanti.


"Saya pikirkan dulu setidaknya dalam dua minggu ini Ibuk akan kasih jawaban, bagaimana pa?" kata ibuk Susanti juga meminta pendapat suaminya.


"Benar pak Sulaiman ... kami harus bicarakan ini dengan bayak pihak khususnya keluarga dan tokoh tokoh di Kota Tapus, insyaallah dua minggu lagi pak Sulaiman sudah dapat kepastian.


Pak Sulaiman pun memaklumi masalahnya kemudian pamit untuk pulang setelah buat kesempakatan dua minggu lagi mereka akan bertemu di Kota Tupus.


****


Orang orang di rumah Sekda benar benar sedang terpropokasi oleh hubungan Mulan dan Albara. Pak Sekda dan ibu Susanti ayah dan ibu Mulan sepertinya sudah membuka pintu terhadap Albara, tapi beberapa hari terakhir Camat Samsul dan Andre Lee berusaha dengan keras mempropokasi mereka, hingga mereka juga mulai merasa terusik.

__ADS_1


Saat Albara masuk semua orang memandangnya dengan pandangan bermusuhan. Mulai dari satpam, pembantu rumah rangga bahkan semua yang hadir di rumah sekda mengganggap Albara seperti penjahat yang harus di lenyapkan. Camat samsul terlihat sangat cemburu dan menampakkan ketidak senangan saat Albara berduaan dengan Mulan. Di lain pihak Andree Lee seperti berlomba untuk merebut Mulan dari Albara.


__ADS_2