Legenda Cincin Pintak Pinto (CINCIN PERBENDAHARAAN RAJA SULAIMAN)

Legenda Cincin Pintak Pinto (CINCIN PERBENDAHARAAN RAJA SULAIMAN)
Episode 65


__ADS_3

Sejauh mana signifikansi kekuatan magis itu bagi keberhasilan aksi seorang jago memang misteri. Begitu pula dengan nyata atau tidaknya pengaruh kekuatan macam itu. Tapi, sebagaimana kisah Bang Pi'i, hal-hal magis adalah elemen tak terpisahkan dari kisah para jagoan.


"Terima kasih atas informasi nak Bara, ini suatu fakta yang sangat langka dan sangat berharga bagi saya dalam menulis buku nantinya"


"Karena kita sudah saling kenal tidak salahnya untuk bertukar informasi dan nomer whatsapp, supaya kita saling mengenal lebih jauh" kata prof Lee Su Wan.


Setelah saling memberi nomer WA, Albara semakin merasa suka dengan prof Lee Su Wan. Merasa penasaran tentang tulisan prof Lee Su Wan, yang mana baru kali ini Albara mendengar ada cabang ilmu kebatinan dan baru kali ini Albara menemukan ada ilmuan yang mendalami ilmu kebatinan secara ilmiah.


"Kalau boleh tau kenapa pak Lee Su Wan, memilih tinggal di wilayah Kota Tapus untuk di jadikan tempat penelitiannya?" tanya Albara.


"Wilayah Kota Tapus saya pilih bukan tanpa alasan, khususnya Wilayah Serampas, wilayah Serampas sangat terkenal kesaktianya khususnya sebagai ahli pengobatan, beberapa kesakitan yang sangat melegenda dari daerah ini antara lain, ada ajian guntur petus, ajian agin ****** beliung, ilmu kebal senjata tajam ajian pengasihan dan lain lain"


"Dalam ilmu pengobatan bhatin daerah serampas sangat terkenal, bahkan tercatat dalam sejarah, dukun Serampas menjadi dukun spiritual ir Soekarno Presiden Repoblik Indonesia pertama." kata prof Lee Su Wan


Albara juga pernah dengar kalau datuk sakti yang berasal dari pedalaman Jambi tepatnya wilayah Serampas, keahlian ilmu pengobatan datuk sakti ini terkenal ke seluruh Nusantara hingga diundang ke istana untuk mengobati presiden Soekarno.


Seingat albara Datuk Sakti ini bernama Badu Lambun putra asli Marga Serampas. Di wilayah Kota Tapus zaman dahulu ada dua marga yakni marga Serampas dan marga Sungai Tenang. Konon kesaktian Badu Lambun merupakan kesaktian turun temurun, Datuk Badu Lambun mewarisi ilmu pengobatan dari ayahnya. Ayahanda Badu Lambun selain sakti, ia juga seorang pemuncak atau Pesirah (Seorang tokoh masyarakat yang memiliki kewenangan memerintah beberapa Desa).

__ADS_1


Selain pesirah, Ayah datuk badu lambun juga merupakan ketua Sarikat Abang (Kelompok pemberontakan masyarakat lokal melawan kolonialisme Belanda) wilayah Merangin. Dan itulah yang diwarisi Badu Lambun, ia juga menjadi Pesirah mengantikan ayahandanya dan juga bergabung dalam Sarikat Abang.


Datuk Badu Lambun ini di samping punya kesaktian ilmu pengobat turunan, beliau juga di kabarkan mewarisi senjata senjata sakti marga serampas. Pada zaman trendy nasih ada sebagian keturunannya yang melanjutkan profesi ayahandanya Badu Lambun sebagai ahli obat. Namun kayaknya tidak ada yang spesialis karena mereka lebih fokus ke ilmu sekolah formal.


Kesaktian Datuk Badu Lambun pernah di ceritakan sendiri oleh tentara yang menjemputnya untuk di bawa ke istana ir Soekarno sekitar tahun 1962, rombongan tentara dari Jambi datang ke desa Tanjung Kasri menemui Datuk Badu Lambun. Mereka mengundang Badu Lambun untuk hadir ke Istana Negara di Jakarta untuk mengobati Soekarno yang waktu itu sakit keras.


Masih ingat waktu itu rombongan dari Korem Jambi yang datang menjemput ke Tanjung Kasri. Itulah mereka mengundang ke istana mengobati Soekarno yang sakit parah


Undangan itu diamini Badu Lambun, namun Badu Lambun dari Tanjung Kasri ke Jambi tidak berangkat bersama rombongan yang menjemputnya. Ia meminta rombongan tersebut berangkat duluan ke Jambi, lalu ia menyusul kemudian.


Singkat cerita tibalah Badu Lambun di istana negara. Badu Lambun, ternyata tidak sendiri karena disitu juga sudah berkumpul ratusan dukun dari berbagai daerah di Indonesia yang juga diundang untuk mengobati presiden Soekarno.


Mereka ini diundang ada 200 sang dukun dari berbagai daerah di Indonesia. Lalu diberi semacam tes lah dan yang berhasil melalui teslah yang mengobati Soekarno yang saat ini tengah sakit keras.


Disinilah kesaktian Badu Lambun yang terlihat kalem atau biasa-biasa saja tidak menonjolkan diri di banding dengan dukun-dukun lainnya.


Badu Lambun tanpa melihat dan menyentuh Soekarno, ia bisa mengetahui bagian tubuh Soekarno mana yang sakit, sejak kapan Soekarno sakit dan sebagainya. Badu Lambun juga mengetahui apa saja tanda-tanda di tubuh sang proklamator tersebut.

__ADS_1


Jadi beliau terpilihlah dan dipercaya mengobati Soekarno hingga sembuh. Berbulan-bulan beliau bersama Soekarno, sekitar empat bulan, kalau dihitung dari berangkat hingga pulang lagi ke Tanjung Kasri kurang lebih enam bulan. Dari akhir tahun 1962 sampai tahun 1963.


Selama mengobati Soekarno, beliau juga ikut pindah-pindah istana bersama Soekarno. Ikut Soekarno ke istana Tapak Siring Bali dan Istana Bogor, jadi beliau selain mengobati penyakit Soekarno juga dipercaya melindungi Soekarno.


Setekah Soekarno sembuh, selesailah tugas Badu Lambun dan saatnya dukun sakti dari pedalaman Jambi ini pulang ke kampung halamannya Tanjung Kasri.


“Saya pernah ke Bali. Jalan-jalan dan sampai di Istana Tapak Siring Bali. Saat itu ada penjaga istana menyapa dan menanyakan berasal dari mana. Ibu dari mana. Sayo jawab dari Jakarta, keperluan untuk melihat peninggalan sejarah, juga dalam misi meneliti tentang jejak ahli kebatinan tempo dulu".


"Mendengar Saya mengatakan meneliti keberadaan orang sakti zaman dulu. penjaga istana Tapak Siring itu juga bercerita bahwa dulu ada datuk sakti dari Jambi ikut presiden Soekarno ke Istana Tapak Siring".


"Karena itulah saya sangat tertarik akan wilayah kota tapus untuk di jadikan salah satu tempat penelitian saya".


"Saya punya kebun sawit di wilayah Merangin, di sini saya tinggal tidak jauh dari Kota Tapus. Saya juga pernah dengar orang orang suku anak dalam yang saya tanyai, kalau mereka itu sangat takut dengan pendekar Sungai Tenang. menurut mereka dulu ada raja mereka yang sangat sakti dan kebal senjata tajam, tapi raja mereka tewas oleh pendekar sakti dari Sungai Tenang yang memiliki ajian guntur petus." kata prof Lee Su Wan.


Suatu saat saya akan menghubungi prof Lee Su Wan, pikir Albara makin tertarik akan kajian ilmu batin. Sungai tenang adalah marga penduduk Kota Tapus, menurut cerita memang ada tukoh sakti yang membunuh Raja suku anak dalam yang merupakan pendekar super sakti waktu itu. Mungkin melalui prof Lee Su Wan dia akan bisa mengetahui keberadaan ajian sakti guntur petus, yang sedang dia takuti. Apalagi mengingat pendekar yang mengincarnya menguasai ajian guntur petus, maka semakin tinggi keinginannya mengetahui ajian guntur petus yang melegenda.


****

__ADS_1


__ADS_2