Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 107


__ADS_3

"Tunggulah saatnya telah tiba hubungan kalian sudah tetrciduk dan ketahuan oleh Paman Pras," batinnya Samudera yang tersenyum penuh kemenangan.


Apakah sibuk memikirkan perkataan dari Papinya ataukah sibuk memikirkan rencana kedepannya tentang kepastian hubungannya dengan Sherly yang sepertinya sudah diketahui oleh kedua orang tuanya itu.


"Apa Om Prass sudah mengetahui jika saya dengan Abang Juan memiliki hubungan khusus dan spesial tapi, ia tahu dari siapa? Padahal kami sama sekali tidak mengumbarnya di depan umum dan orang lain," batinnya Sherlina yang kebingungan dan juga khawatir jika hubungannya ditentang oleh kedua keluarga mereka.


Juanda Anggara Arkelio Prasetiya melirik sekilas ke arah Sam sembari berkata, "Sam, aku ikut papi dulu nanti kalau sudah selesai baru aku nyusul kalian," tuturnya lalu menatap intens ke arah Sherly yang spontan menundukkan kepalanya karena wajahnya merah merona diperhatikan terus seperti itu oleh pria yang mampu merebut hatinya.


"Ok,kami tunggu kedatanganmu untuk melamar ,eh maaf salah ucap," gurau Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon dengan senyuman khasnya.


Juan tersenyum tulus di hadapan kekasih backstreet nya itu, "Sherly, Abang pamit dulu insya Allah Abang akan menemuimu setelah urusan Abang kelar dengan Papi," cicitnya di telinga Sherlyana saat mereka berpapasan karena Angga tidak ingin Sultan ataupun orang lain mendengar perkataannya barusan.


Samudra, Sherly dan Anggara berpisah diujung lorong depan. Sam sangat bahagia dan tak henti-hentinya mengucap syukur atas keselamatan dan kesehatan dari Bundanya.


Samudera sedari tadi tersenyum bahagia karena tidak lama lagi ia akan pulang kampung menjemput istrinya, "Tunggu aku Seana sedikit lagi urusanku akan beres di ibu kota, setelah itu barulah Abang akan menjemputmu, jadi aku mohon bersabarlah dan tetap setia untuk menungguku pulang yang tidak lama lagi," lirihnya yang mampu didengar oleh Sherly yang berjalan tapi pikirannya tertuju pada perkataan dari Pak Prasetya Mulya Lubis sehingga dia sama sekali tidak menanggapi perkataan lirih Abangnya.


"Ya Allah.. apa Abang Anggara akan dijodohkan dengan perempuan lain? Kalau begitu bagaimana dengan nasibku?" Batinnya Sherlina yang berjalan seperti mayat hidup saja karena tidak mengerti dan mengetahui maksud dari perkataan Pak Prasetya sahabat terbaik Bunda dan almarhum papanya.


Ocean Dirgantara Mandala Renon, Sherlyana Azizah Kharisma Renon dan Anggara berpisah diujung lorong depan. Sam sedari tadi sangat bahagia dan tak henti-hentinya mengucap syukur atas keselamatan dan kesehatan dari Bundanya.


"Tunggu aku istriku! sedikit lagi urusanku akan beres di ibu kota barulah Abang akan menjemputmu," lirihnya yang mampu didengar oleh Sherly yang berjalan tapi pikirannya tertuju pada perkataan dari Pak Hambali sehingga dia sama sekali tidak menanggapi perkataan lirih Abangnya.


"Ya Allah.. apa Abang Anggara akan dijodohkan dengan perempuan lain? Kalau begitu bagaimana dengan nasibku?" Tanyanya pada dirinya sendiri yang berjalan seperti mayat hidup saja.


Mereka sudah sampai di dalam ruangan perawatan ibundanya. Sultan duduk di sofa bersama dengan Sherly yang seolah-olah pikirannya kosong dan tubuhnya ada di dalam sana, tapi pikirannya berada jauh di tempat lain.


"Kalau itu terjadi aku tidak bisa hidup lagi ya Allah… sudah cukup perpisahan yang terjadi diantara kami, jika Abang Juan menikah dengan wanita lain lebih baik aku mati saja!" Sherlina membatin.

__ADS_1


"Aku yakin Abang Anggara akan menolak perjodohannya dengan perempuan lain, tapi kami berpisah hampir enam bulan jangan-jangan selama itu Abang memiliki gadis idaman lain, apa lagi Abang itu orangnya ganteng,baik hati,humble, humoris, seorang dokter kaya lagi, siapa wanita yang mampu menolak pesonanya seorang dokter Muda Juanda v Anggara," gumamnya.


Sherly terdiam dan terpaku dalam pemikirannya sendiri. Dia akan sangat kecewa dan sedih jika hal itu sampai terjadi. Ia mungkin tidak akan bisa hidup lagi jika Anggara harus menikah dengan wanita lain.


"Anggara!! Papi dan Mami dirumah ingin mengetahui siapa sebenarnya sosok perempuan yang kamu sukai dan cintai? Karena kami berencana dan berniat ingin menjodohkanmu dengan putri dari temannya Mami," tutur Pak Pras di depan putra tunggalnya yang baru saja mendudukkan bokongnya di atas kursi yang ada di depan meja kerjanya Pak Prasetiya Mulya Lubis.


Juan kembali terdiam, entah kenapa dia sangat tidak mampu untuk jujur tentang perasaannya dan tentang siapa perempuan yang dia sukai selama ini.


Juanda takut jika, kedua orang tuanya menjodohkan dengan wanita lain dan juga melarangnya untuk menjalin hubungan dengan Sherly. Karena alasan itu pula mereka harus menjalin hubungan dengan diam-diam backstreet yang sudah terjalin hampir empat tahun lamanya.


Pengumuman!!!!!


Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away..



Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.



Syaratnya Wajib:


Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022 Khusus Novel Fania yang berjudul "MEREBUT HATI MANTAN ISTRI". Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.


Harus dan Wajib Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:

__ADS_1



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan


Tetanggaku Idola Suamiku


Cinta pertama



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung LSOS dengan cara:

__ADS_1


Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.


I love you all Readers…


__ADS_2