Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 74


__ADS_3

"Eeehh Mbak Dokter, maaf ada apa yah Mbak Dokter? Malam-malam datang bertamu ke rumahku yang kumuh ini?" Cibir Seana dengan senyum khasnya itu.


Wina yang mendengar perkataan dari Sea menohok hatinya tapi, baginya Sea itu bukanlah lawan yang harus ditakutinya untuk mendapatkan hati dan perhatiannya Samudera Dirgantara Mandala Renon walaupun statusnya Sea sudah menjadi istri sah.


Tanpa basa-basi Wina to the points, "Ada Abang Sam gak Ada? Aku bawain makanan soalnya untuk Abang,"tuturnya yang menenteng dua buah kantong kresek di depan matanya Sea.


Sea menatap jengah kearah Wina, setelah berbicara dengan Ibu Mirna sore tadi, dia sudah siap untuk mengantisipasi pergerakan dari Dokter Wina untuk berjaga-jaga agar tidak menggoda dan memiliki kesempatan untuk merebut suaminya yang belum dia cintai tapi, tidak mungkin ia ikhlaskan.


Wina menatap jengah ke arah Seana,"Sea apa aku boleh masuk? Pegel nih berdiri terus apa cuacanya dingin banget lagi," ujarnya dengan kesal sambil menghentakkan kakinya karena Seana seakan-akan menghalanginya untuk masuk ke dalam rumahnya.


"Maaf, aku hanya tidak menyangka jika seorang dokter yang cantik dan kaya raya anak sultan ternyata menyempatkan waktunya untuk datang mengunjungi dan menginjakkan di gubuk kumuh ku ini," sarkas Seana yang melipat kedua tangannya di depan dadanya.


"Kalau bukan karena Abang Ocean, aku pun tidak sudi untuk datang ke rumahmu yang jelek dan kotor ini, aku hanya tidak habis pikir kenapa bisa Abang menikahi gadis jelek, miskin, kampungan dan bego kayak kamu," sindir Wina yang tidak mau kalah dengan Sea, Wina sengaja memprovokasi Seana agar bisa menarik Samudera simpatik padanya.


"Itu suara siapa? Sepertinya ada kegaduhan dan keributan di depan rumah, apa yang terjadi dengan Sea?" Gumamnya Sam yang bertanya-tanya tentang apa yang sedang terjadi dan sekaligus khawatir dengan kondisi dari istrinya itu.


Sam yang mendengar suara keributan di depan segera menjalankan kursi rodanya untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi. Matanya menatap tajam ke arah Dokter yang sangat ingin dia hindari itu.


Seana melipat kedua tangannya di depan dadanya, "Sudah tahu rumahku jelek dan kotor kamu tetap datang, apa itu bukan bodoh dan tolol namanya haaa!!" Bentaknya Sea yang berdiri di ambang pintu.


"Aku ingin tertawa terbahak-bahak mendengar perkataanmu, sungguh luar biasa kamu juga berani melawanku rupanya, tapi satu hal yang perlu kamu ketahui aku dan kamu beda level dan kasta!!" Cibir Wina seraya menunjuk ke arah wajahnya Sea.


"Emangnya kenapa kalau Abang menikahi gadis jelek, miskin, kampungan, bodoh dan apakah menurutmu, apa kamu rugi?" Tanyanya Sea yang memajukan wajahnya ke wajah Winda.


"Hahahaha dasar gadis bodoh, jangan terlalu besar kepala, aku yakin Abang Sam itu nikahi kamu karena terpaksa, kasihan sama kamu dan sama sekali tidak mencintaimu, jangan lupakan bagaimana kamu bisa menikah dengan Abang Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon!" Sarkas Wina yang sudah mulai terbakar api amarah tapi masih sempat tertawa merendahkan Ssa.

__ADS_1


"Masalah buat loh!! Kalau kami menikah karena alasan itu? Bagiku itu tidak masalah sih yang penting saya sudah berhasil menikahi Abang Sam dari pada kamu yang seorang dokter, cantik, kaya, pintar tapi ti-dak la-ku," sindir Sea dengan sengaja mengeja dan menekan kata terakhirnya.


Wina tidak menyangka ternyata Seana gadis yang bar-bar juga. Semua perkataan yang dia lontarkan dikembalikan oleh Seana dengan memukul telak perkataannya.


"Ternyata istrinya Abang Ocean adalah perempuan yang tidak punya sopan santun dan bar-bar, kalau aku jadi Abang pasti aku akan ceraikan kamu," geram Wina yang matanya sudah memerah dan sengaja membesarkan suaranya agar Sam secepatnya keluar dari dalam kamarnya.


Sam sedari tadi sudah berada di belakang pintu dan sengaja tidak memperlihatkan dirinya di hadapan mereka yang sedang beradu mulut dan bersitegang.


"Kalau aku diceraikan, aku juga tidak yakin sih jika Abang akan menikahi perempuan seperti kamu, karena ini yah menurut aku kamu perempuan tak laku dan gila!" cercanya Seana yang semakin tertantang untuk membalas perkataan dari Wina dengan menatapnya sebelah mata.


Wina ingin kembali meladeni Sea, tapi belum sempat dia berbicara Samudra sudah menginterupsi mereka agar segera berhenti berdebat. Wina tersenyum karena merasa kalau Sam akan membantunya untuk melawan Seana.


"Abang Sam keluar juga, ini lah saat yang aku tunggu-tunggu, aku yakin sekali jika dia akan memarahi Sea, kalau gini harus berpura-pura jatuh di depannya Abang." Batinnya Wina dengan tatapannya yang tajam meremehkan ke arah Sea.


"Aaaaauuuuuhhhhh sakit!!!" Jeritnya Wina dengan mengeluh kesakitan.


****************


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan

__ADS_1


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan


Tetanggaku Idola Suamiku


Cinta pertama



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung LSOS dengan cara:


Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.


I love you all Readers…

__ADS_1


__ADS_2