Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 93


__ADS_3

Semburat merah tercipta di ke dua pipinya yang chubby itu. Dia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya ketika bayangan ciuman mereka yang begitu mesra dan penuh dengan irama dalam balutan kasih sayang.


Seana tersenyum malu-malu, "Abang, entah kenapa aku merindukan sentuhanmu di sini," cicitnya sambil mengelus bibirnya sendiri yang seakan-akan rasa ciuman hangat dari Samudera masih terasa dan membekas.


Hingga lamunannya kembali buyar setelah ketukan pintu di depan rumahnya terdengar dengan cukup nyaring bunyinya. Ketukan berkali-kali itu yang sangat tidak sabaran terpaksa Seana menyudahi imajinasi dan khayalannya bersama dengan Samudera.


"Aku sudah mulai mencintaimu suamiku, aku berharap Abang juga merasakan apa yang aku rasakan," Lirihnya Seana.


Semburat merah tercipta di kedua pipinya yang chubby itu. Dia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya ketika bayangan ciuman mereka yang begitu mesra dan penuh dengan irama dalam balutan kasih sayang.


"Abang, entah kenapa aku merindukan sentuhanmu di sini," cicitnya sambil mengelus bibirnya sendiri yang seakan-akan rasa ciuman hangat dari Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon masih terasa dan membekas hingga membuat getaran dan debaran jantungnya semakin memompa dengan cepat kala itu yang dia rasakan.


Hingga lamunannya kembali buyar setelah ketukan pintu di depan rumahnya terdengar dengan cukup nyaring bunyinya. Ketukan berkali-kali itu yang sangat tidak sabaran terpaksa Seana menyudahi imajinasi dan khayalannya bersama Samudera.


"Siapakah bertamu malam-malam begini, semoga saja itu Abang Sam yang balik lagi untuk pamitan," ketusnya sambil cengengesan.


Seana segera berjalan ke arah pintu,dia berharap orang yang seharusnya diharapkan kedatangannya lah yang mengetuk pintunya. Dia dengan penuh semangat segera memutar kunci yang tergantung di kenop pintunya.


Seana tersenyum sumringah dengan berharap yang datang itu adalah suaminya sendiri, "Bismillahirrahmanirrahim semoga saja yang datang adalah Abang Sam….," Perkataannya terpotong.


Matanya menatap jengah saat melihat siapa yang datang ke rumahnya lidahnya langsung keluh seketika,dia berdiri mematung di tempatnya. Sama sekali Ia tidak mengharapkan kehadiran pria itu di dalam rumahnya.


"Assalamualaikum," ucap salam Willy.


Ternyata orang yang datang mengunjungi rumahnya malam itu adalah Anjas, mantan tunangannya. Willy Saputra Ardiansyah tersenyum sumringah kehadapan Sea. Sedangkan yang diberikan senyuman termanis itu ia hanya tersenyum simpul saja. Dia sudah berjanji pada dirinya dan menanamkan kesetiaan kepada suaminya yang sudah pergi ke Ibu Kota Jakarta.


"Waalaikum salam Abang," ucapnya Sea lalu secepatnya menutup pintu rumahnya kemudian Seana berjalan ke arah kursi plastik yang ada di depan rumahnya itu.


Sea tiba-tiba mengingat peringatan dan pesan dari Ibu Mina untuk tidak lagi memberikan hati atau terlalu perhatian pada siapa pun jika dia seorang laki-laki, terutama khusus untuk Willy yang notabene adalah mantan kekasih sekaligus tunangannya dulu.


"Sea! Apa kamu tidak kasihan pada Abang yang sedari tadi berdiri terus menerus di depanmu?" Tanyanya pada Seana dengan smirknya.

__ADS_1


"Eeehhh maaf Abang, tadi saya kira yang datang adalah Abang Samudera suamiku," tuturnya yang tersipu malu.


Senyuman itu mampu membuat Willy terpukau. Dan juga semakin pangling melihat Seana akhir-akhir ini tapi sedikit kecewa karena Sea menyebutkan nama suaminya itu.


Willy berpura-pura bertanya, "Emangnya suami kamu ada dimana?" Tanyanya yang jika dia boleh jujur dia sangat tidak ingin mendengar namanya Sam terucap dan disebut oleh lidahnya.


"Silahkan duduk Abang, kita bicaranya diluar saja, tidak kalau kita berdua berbicara di dalam apa lagi aku sudah menikah dan punya suami, lagian juga sudah malam apa nanti katanya orang Abang," terangnya yang agak risih menerima kedatangan Sea kali ini.


"Aku sudah tahu kalau suamimu kembali ke tempat asalnya berada, makanya aku datang kemari, aku tidak akan membiarkan kamu hidup tenang dengan pria manapun termasuk suamimu sendiri."


Willy membatin lalu tersenyum penuh arti ke arah Seana.


"Oohh kalau gitu, kita duduk di bangku itu saja Bang, gak apa-apa kan?" Tanyanya Sea yang memberikan usulan kepada Willy mantan pacar sekaligus tunangannya itu.


Willy menatap ke arah sebelah kanan memberikan kode kepada seseorang yang berada di balik pohon yang tidak jauh dari rumahnya Seana. Willy segera merentangkan kaki bagian kirinya untuk diam-diam menghalangi langkah kakinya Sea, sehingga kakinya tersandung.


"Aaaahhhhh!!!" Teriaknya Sea yang hampir saja terjatuh untungnya Willy segera menolongnya sehingga Seana terselamatkan dari hantaman bebas dan langsung dari ciuman dengan lantai.


Willy tanpa permisi ia menarik tubuhnya Sea dengan kuat kedalam pelukannya, dia memeluk erat tubuhnya Sea. Hingga mereka berpelukan erat dan mesra. Hal itu dimanfaatkan sebaiknya oleh Willy dan orang yang berada di balik pohon tersebut.


Seana segera melepaskan dirinya dari pelukan Willy dengan sedikit kasar menghempaskan tangannya Willy di punggungnya. Dia tidak ingin gara-gara hal itu, orang-orang yang melihatnya salah paham.


"Maaf, aku tadi tidak sengaja, maaf kakiku tadi kesandung," permintaan maaf dari Anjas dengan penuh penyesalan tapi lirikan matanya tertuju pada sosok orang yang menguntit mereka dari jauh.


"Tidak apa-apa kok Abang itu sudah biasa terjadi apalagi, lampu di sini agak remang-remang," terangnya dengan penuh penyesalan sepenuh hatinya.


Willy menatap wajah Sea mendamba, "Alhamdulillah, jika kamu menerima permintaan maafku," sahut Willy lalu mengarahkan pandangannya di sekitar kakinya.


Willy segera jongkok di hadapan Sea yang sudah duduk di bangku depan teras rumahnya. Ia yang melihat apa yang akan dilakukan oleh Willy secepatnya ia segera menghalanginya agar hal itu tidak terjadi dan berhasil dilakukan oleh Willy.


Rezeki merupakan anugerah artinya segala sesuatu yang kita miliki baik itu rezeki sehat, rejeki harta, rezeki kebahagiaan, rejeki kecerdasan, itu semua merupakan anugerah yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita.

__ADS_1


Sebagai umat yang taat kepada Tuhannya, kita harus pandai-pandai bersyukur terkait dengan semua rejeki yang kita dapat.


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan


Tetanggaku Idola Suamiku


Cinta pertama



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung LSOS dengan cara:

__ADS_1


Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.


I love you all Readers…


__ADS_2