
Tiada janji terindah yang didengar oleh wanita dari lisan laki-laki, kecuali janji pernikahan.
Menikah adalah separuh perjalanan ketaqwaan kepada Allah SWT dan bagian dari sabda Rasulullah.
ibu
Spontan wajah Sea sedari tadi tersipu memerah, saking malunya hingga hidung dan telinganya ikut memerah menahan rasa grogi dan salah tingkah.
"Ibu Salamah ada-ada saja, aku kan jadi malu," batinnya Seana yang sedari tadi menundukkan kepalanya.
Sam yang sesuai dengan amanah para emak-emak rempong segera melaksanakan titahnya, ia langsung mencium pucuk kepalanya Sea dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.
Sea pun tanpa ragu dan bimbang langsung meraih tangannya Sam, lalu mencium punggung tangan pria yang baru beberapa menit yang lalu menjadi suaminya.
Kebahagiaan terpancar dari wajah semua orang yang hadir menyaksikan prosesi acara sakralnya akad nikahnya Oceana Samudra Mandala Renon dengan Seana Almairah Afrizal Prayoga. Iringan doa dan ucapan selamat membanjiri pasangan suami istri itu.
Hanya Bu Lina yang dan anaknya yang tidak ikut bahagia. Mereka hanya berpura-pura bahagia padahal di dalam hatinya segala ucapan dan doa yang tidak baik mereka ucapkan.
"Aku berharap pernikahan mereka tidak berlangsung lama dan berakhir dengan penuh masalah," Umpatnya Bu Lina adiknya Bu Widya bibinya Seana.
"Sea terlalu sok cantik dan genit, seharusnya aku yang menjadi istri dari pria yang berasal dari kota itu," dengusnya Luna anak sulungnya Bu Lina.
Tapi sebagian besar dari mereka, banyak yang sangat bahagia dan lega atas pernikahan keduanya. Mereka bersyukur karena Sea sudah terbebas dari tuduhan dan kesalahpahaman lagi yang menganggapnya perempuan yang tidak benar selama ini ketika ada kejadian itu.
"Bibi, sangat bahagia melihat kamu menikah, semoga pernikahan kalian langgeng, sakinah mawadah warahmah hingga kakek nenek dan hanya maut yang memisahkan antara kalian," batinnya Bu Salamah sahabat sekaligus sepupunya ibunya Sea.
__ADS_1
Wajah Seana sedari tadi tersipu memerah, saking malunya hingga hidung dan telinganya ikut memerah menahan rasa grogi dan salah tingkah. Diam-diam mengakui ketampanan suaminya.
"Baru kali ini aku melihat wajahnya dengan baik, tapi kenapa wajahnya cukup tampan dimataku bahkan sudah mengalahkan ketampanan artis ibu kota dan artis oppa-oppa Korea Selatan," batinnya Seana yang sesekali diam-diam memperhatikan wajahnya Samudera.
Sam langsung mencium pucuk kepalanya Sea dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Tanpa ragu Sea pun langsung meraih tangannya Samudera suaminya lalu mencium punggung tangan pria yang baru beberapa menit yang lalu menjadi suaminya itu dengan penuh kelembutan dan takzim.
"Seharusnya Samudera menikah dengan salah satu dari putriku, Seana sangat tidak pantas menjadi istrinya pemuda dari kota itu," ketusnya Bu Lina dengan mimik wajahnya yang penuh dengan amarah dan kedengkian.
Pak Heru meneteskan air matanya saking terharunya melihat anak gadis dari adiknya itu menikah dan memulai hidup barunya bersama dengan pria yang sama sekali tidak dicintainya.
"Syukur Alhamdulillah… keponakanku sudah resmi menikah, Paman hanya berdoa untuk kebaikan rumah tangga kalian, Marina, Afrizal anakmu sudah menikah dan menjadi istri dari pria yang baik pula," gumam Pak Heru pamannya Sea kakak kandung dari ibunya Sea.
Seana melaksanakan petunjuk dan arahan dari ibu-ibu, ia refleks sungkem pada semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut dan memohon doa dan restu. Samudera yang hanya bisa terdiam dan duduk di ranjangnya, sehingga orang-orang lah yang berdatangan ke arahnya.
Pak Penghulu sedikit lega dan bersyukur karena untuk pertama kalinya dalam sejarahnya sebagai pihak dari kantor urusan agama setempat menikahkan keduanya di dalam kamar perawatan di rumah sakit setempat di daerahnya.
"Ibu sangat bahagia melihat kamu menikah nak, andai ibumu masih hidup, beliau pasti sangat bahagia melihatmu bersanding dengan pria yang baik," timpal Ibu Norma.
"Kami sangat terharu dan bersyukur karena kamu mendapatkan suami yang insya Allah sangat baik, penuh perhatian dan bertanggungjawab tentunya dan yang paling penting suami kamu ganteng loh Sea," timpal Bu Annah.
****************
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:
__ADS_1
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kekuatan Cinta
Baby Sitter Pilihan
Tetanggaku Idola Suamiku
Cinta pertama
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Tetap dukung LSOS dengan cara:
__ADS_1
Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.
I love you all Readers…