Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 54


__ADS_3

"Tunggu Paman, Sea akan membuka pintunya," jeritan Sea dari dalam rumahnya.


Pintu sudah terbuka lebar, masuklah Pak Heru lalu duduk di kursinya Sea yang ada di ruang tamu. Kursi itu yang semua kayunya sudah hampir lapuk itu bahkan warna catnya saja sudah pudar hingga tidak bisa dikenali warnanya. Pintu itu pun terbuka dan masuklah pamannya dengan wajah sumringahnya.


"Sini duduk di sampingnya Paman," ucapnya dengan menepuk pelan kursi yang ada di dekatnya.


Seana segera menuruti perintah dari pamannya. Kemudian duduk dan menatap Pamannya sembari menunggu kira-kira apa yang akan disampaikan oleh pamannya tersebut.


"Baik Paman, maaf tadi lama buka pintunya soalnya dingin banget Paman," tuturnya Sea seraya tertawa cengengesan


"Tapi, kamu sudah sholat subuh kan Nak? Ingat dalam keadaan bagaimanapun juga, kewajiban kita kepada Allah SWT nomor satu, serahkan semua keluh kesahmu di hadapanNya, insya Allah akan menemukan solusi dan jalan keluar yang terbaik dari ujian yang sedang kamu hadapi," imbuhnya Pak Heru.


"Makasih Paman, insya Allah Sea selalu menjalankannya, kalau gitu aku buatkan minum dulu," timpalnya Sea dengan seulas senyumannya.


Sea baru ingin beranjak dari tempat duduknya, tapi segera dicegah oleh Pak Heru.


"Tidak perlu repot-repot Nak, Paman sudah minum kopi di rumah lagian niat Paman kesini hanya untuk memberikan sesuatu yang menurut Paman sangat penting," tutur Pak Heru.


Pak Heru mengeluarkan sebuah kotak beludru berwarna biru ke atas meja. Azalina yang melihat benda itu tidak mengerti dengan apa isi dan maksud Pamannya memperlihatkan ke hadapannya.

__ADS_1


"Sea, ini adalah kotak perhiasan emas peninggalan ibumu Nak, Paman sudah cukup lama menyimpannya sesuai dengan amanah dari ibumu 10 tahun lalu dan hari ini adalah waktu yang paling tepat untuk Paman berikan kepadamu," terang Pak Heru.


Tanpa ragu dan banyak pikir, Sea segera mengambil kotak tersebut lalu membukanya hingga matanya berkilauan terkena paparan cahaya dari cincin itu yang kebetulan terkena cahaya sinar matahari kala itu yang melalui celah jendelanya.


Sea terpesona dan takjub melihat cincin emas yang bertahtakan permata Ruby yang sangat kecil," Masya Allah cantiknya cincin ini Paman," puji Sea setulus hatinya.


"Ini adalah cincin kawin pernikahan ibumu sewaktu mereka menikah, dan sebelum meninggal dunia ibumu berpesan dan memberikan amanah kepada Paman untuk menyimpannya sementara waktu dan akan memberikan cincin ini kepadamu saat kamu akan menikah dan hari ini adalah hari kamu akan menikah," jelas Pak Heru dengan panjang lebar.


Tanpa terasa air matanya Sea menetes membasahi pipinya, aa terharu mendengar perkataan dari pamannya, air matanya setetes demi tetes membasahi wajahnya saking rindunya dia dengan mendiang almarhum ibunya yang masih mampu ia ingat dengan baik walaupun umurnya saat itu baru delapan tahun.


"Kamu akan memulai hidup baru, Paman berharap dan meminta tolong sama kamu tolong lupakan masa lalu dan jangan pernah mengungkit apa pun yang telah terjadi diantara kalian," Pungkas Pamannya.


Sea hanya mampu manggut-manggut dan masih saja menangis tersedu-sedu mengingat kedua orang tuanya. Bapaknya pun meninggal saat dia masih berusia balita sedangkan ibunya ketika umurnya berusia delapan tahun lebih. Kenangan demi kenangan terlintas di dalam benaknya. Bagaikan roller coaster hidupnya berubah drastis sejak niatnya untuk menolong pria yang korban tenggelam laut


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra

__ADS_1


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung LSOS dengan cara:

__ADS_1


Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.


I love you all Readers…


__ADS_2