Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 109


__ADS_3

"Aku mencintai Sherlyana dari sekitar tiga tahun yang lalu dan hanya dia wanita yang ingin aku nikahi dan kelak akan menjadi pendamping hidupnya Anggara, hanya dia bukan orang lain hingga sampai kapanpun pilihanku hanya Sherlina Azizah Kharisma Renon!" jelas Anggara dengan tegas dan tidak ingin dibantah oleh siapa pun.


Pak Pras terdiam seribu bahasa mendengar penjelasan dari anak semata wayangnya itu. Raut wajahnya seketika langsung berubah dan tidak bisa terbaca sedikit pun.


"Papi sudah menduganya, jika Sherly adalah wanita yang kamu cintai," gumam Pak Pras karena Papi sudah mengutus seseorang untuk mengikuti kalian berdua.


Pak Prasetya Mulya Lubis menatap ke arah Juanda Anggaraa Prasetya putra semata wayangnya itu. Dia kemudian tersenyum. Anggara yang melihat senyuman dari Papinya tidak mengerti dan tidak bisa membaca maksud dari senyuman itu.


Senyum tipis terbit dari sudut bibirnya, "Papi akan merestui hubungan kalian dengan satu syarat," tutur Pak Pras yang menatap intens anaknya.


Juan balas menatap papinya lalu membalas perkataan dari Papinya," Syarat!!" Beo Juanda yang menautkan kedua alisnya.


"Iya syarat, Papi ingin mendapatkan calon menantu yang bisa Papi andalkan dalam segala hal, misalnya masak seperti mami di rumah yang selalu masakin kita makanan lezat setiap hari," ungkap Pak Pras lagi.


Pak Prasetiya dan istrinya ibu Naurah menginginkan menantu yang bisa dan pintar memasak. Mereka tidak perduli masalah latar belakang pendidikan, kekayaan atau pun keluarganya.


Pak Hambali tidak menghiraukan yang namanya bebet, bibit dan bobot dari seorang perempuan untuk calon istri puteranya. Bagi mereka hanya satu yang paling penting bisa memasak makanan itu saja sudah cukup baginya.


"Masak!!" Cicitnya Anggara.


"Iya, hanya perlu pintar masak, kalau Sherlyana bisa memasak makanan yang lezat untuk papi dan Mami, kami akan merestui hubungan kalian hanya satu dan menurut papi itu sangat simpel," tutur Pak Hambali tersenyum penuh arti.


"Bagaimana ini, aku tidak pernah melihat kekasihku sedikit pun untuk memegang pisau, spatula, wajan, panci dan sejenisnya, selama ini selalu dilayani oleh asisten rumah tangganya,apa pun itu dia tidak pernah sendiri apa lagi menginjakkan kakinya ke dapur," lirihnya Anggara.


Raut wajahnya Juandaa langsung berubah drastis dari sumringah sekarang sendu. Kekhawatiran dan ketakutan meliputi perasaan dan hatinya.


Senyuman tipis Pak Pras persembahkan di depan anaknya itu, "Aku sudah yakin, Sherly tidak akan mampu untuk masak makanan, mungkin saja masak mie instan pun tidak bisa," batinnya Pak Hambali yang tidak pernah mengalihkan pandangannya kepada pemuda yang tiba-tiba terdiam membeku di tempat duduknya.


"Bagaimana Juanda! Apa kamu bisa melakukan sesuai permintaan dan keinginan kami?" Tanyanya dengan bersedekap dada di depan anaknya.


"Apa aku harus jujur saja kalau Sherly tidak bisa masak makanan apa pun? Sebaiknya aku berbicara terlebih dahulu dengan Sherly dan semoga dia bisa memenuhi kriteria Papi dan Mami," batinnya yang sangat berharap agar Sherly bisa.


"Kalau dia bisa memasak, bawa ke rumah besok siang,kami ingin makan makanan yang dimasak oleh tangannya Sherly, apa kamu bisa?" Tanyanya Pak Pras yang melihat putranya ada guratan kegundahan dan keraguan yang terpancar dari kedua bola matanya.

__ADS_1


"Baiklah!! Saya akan membawa Sherly besok ke rumah dan membuktikan kepada kalian jika hubungan kami serius,bukan main-main yang seperti pacaran anak remaja di luar sana," jawabnya lalu berjalan kearah luar ruangan pribadi Papinya dengan langkah yang tegas.


Pintu itu tertutup cukup keras dari luar…


Bukk… buk…


Dokter Prasetya hanya tersenyum simpul melihat reaksi dari anaknya.


"Bodoh, dari dulu kami sudah merestui hubungan kalian, walaupun kamu belum mau jujur dan mengakuinya di depan kami dan orang lain," terangnya yang masih tersenyum bahagia karena putranya akhirnya bisa jujur pada dirinya sendiri.


"Apa yang harus aku katakan pada Sherly? Bagaimana jika dia sama sekali tidak pintar masak, ya Allah… apa yang harus aku lakukan kalau hubungan kami sudah diujung tanduk?" Lirih Anggara lalu menyandarkan punggungnya ke tembok.


Dia menyugar rambutnya dengan gusar. Raut wajahnya berubah sedih, air matanya menetes membasahi pipinya. Anggara membayangkan wajahnya Sherlly selalu tersenyum kepadanya setiap kali menyambut kedatangannya. Hanya berucap sepatah kata saja, Sherly sudah tersenyum simpul dan sangat manis.


"Aku tidak mau jika Sherly mengetahui semua ini dan terluka hingga hatinya harus sedih dan kecewa pastinya," ratap Anggara.


Orang-orang yang kebetulan melewati jalan tempatnya Angga berdiri, memperhatikan wajahnya dengan seksama dan kadang mereka berbisik-bisik, tapi Anggara sama sekali tidak peduli dengan respon dari mereka.


"Apa aku jujur saja dihadapan Sherly agar aku aku mengetahui hal itu, tapi walaupun mereka atau siapa saja yang tidak merestui hubunganku aku tidak peduli, aku tetap akan menikahi Sherly tanpa restu dari siapa pun termasuk dari kedua orang tuanya dan orang tuaku!!" Gumamnya Juanda.


Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away..



Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.


Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.



Syaratnya Wajib:


Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022 Khusus Novel Fania yang berjudul "MEREBUT HATI MANTAN ISTRI". Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.

__ADS_1


Harus dan Wajib Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan


Tetanggaku Idola Suamiku


Cinta pertama



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung LSOS dengan cara:


Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.

__ADS_1


I love you all Readers…


__ADS_2