
Sebenarnya Sam ingin melakukan dan mengucapkan kata-kata itu tapi, apa daya hanya mampu diucapkannya sekarang. Tadi, pas sebelum pergi dia ingin sekali memeluk tubuhnya Sea tapi, ego dan amarahnya lebih dominan dalam dada dan pikirannya.
Padahal tadi, dia sempat melihat dan mengetahui jika istrinya itu mengejarnya hingga terjatuh ke atas jalan yang aspalnya sudah bercampur batu kerikil itu.
"Maafkan Abang yang sudah meneteskan air matamu sayang, Abang sangat mencintaimu Seana," gumamnya Sam.
Raja melirik sekilas ke arah kaca spion mobilnya ia melihat ke arah Seana yang terduduk di atas aspal panas siang itu, "Kupinta jagalah selalu hatimu dan tubuhmu karena semua yang ada padamu adalah milikku hanya milik Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon sqemata bukan pria lain," Samudera sangat berharap hal itu bisa dikabulkan oleh Allah SWT dan Seana.
Sebenarnya Samudera ingin melakukan dan mengucapkan kata-kata itu tapi, apa daya hanya mampu diucapkannya sekarang. Tadi, pas sebelum pergi dia ingin sekali memeluk tubuhnya Sea tapi, ego dan amarahnya lebih dominan dalam dada dan pikirannya.
"Maafkan Abang yang sudah meneteskan air matamu sayang, Abang sangat mencintaimu istriku," batinnya Samudera raut wajahnya sendu.
Seana sangat berat untuk meninggalkan istrinya tanpa memeluk tubuh Sea seperti yang biasa dia lakukannya selama ini. Biasanya jika tengah malam, Sam akan diam-diam masuk ke dalam kamarnya Sea tanpa sepengetahuan Seana hingga detik ini.
Samudra bukannya memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, tetapi dia selalu gelisah jika tidur tidak memakai kipas atau dalam cuaca yang panas dan membuat tubuhnya gerah dan berkeringat. Kebetulan hanya kamarnya Sea yang memakai kipas angin sedang di ruang tamu tepatnya di kursi panjang hanya ada kipas dari buku bekas yang dipakainya.
Jika untuk meredakan rasa gerah akibat cuaca yang cukup panas apabila malam hari. Itu lah alasannya yang selalu membuatnya berjalan di tengah malam. Selain itu tujuannya yaitu ingin merasakan dinginnya angin dari kipas angin,dia juga ingin menikmati pelukan ditubuhnya Seana. Tapi setelah membuka usaha toko kelontong mereka sudah membeli perlengkapan elektronik yang baru termasuk air conditioner.
Senyumannya langsung terbit dari sudut bibirnya disaat ia mengingat hal itu, hingga dia melupakan masalah pertemuannya dengan Willys beberapa hari yang lalu. Samudera kembali memejamkan matanya dalam perjalanan pulang ke Ibu Kota Jakarta. Karena ia sudah berganti posisi dengan Juanda Rangga Prayoga.
"Tunggu aku sayang, Abang pasti akan kembali menemuimu dan menjemput kamu untuk tinggal bersamaku," gumamnya Sam yang dibarengi dengan senyuman tipisnya.
Hanya butuh waktu sekitar empat jam dari kampungnya Sea hingga ke airport. Berselang beberapa saat kemudian, mereka sudah sampai dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Awalnya Sam sedikit memiliki rasa trauma dan teringat kepada masa lalunya saat kejadian peristiwa percobaan pembunuhan atas dirinya sendiri yang dilakukan oleh Marcel selingkuhan dari tunangannya kala itu.
Sam berusaha untuk membuat dirinya tenang dan tidak ketakutan, wajahnya Sea terlintas dibenaknya saat trauma itu menggerogoti tubuhnya. Sea yang selalu tersenyum manis ke arahnya mampu membuatnya bisa meredakan ketakutannya sendiri.
__ADS_1
Pengawal dan beberapa anak buahnya segera menjemputnya di Bandara. Sam akan menghancurkan Marcel dan Selena ketika Mama dan adiknya Sheila ditemukan keberadaannya.
"Selena tunggu aku akan datang memenuhi tanggung jawabku," geramnya dengan penuh seringai liciknya.
"Apa kamu akan langsung ke perusahaan atau ke rumah dulu?" Tanyanya Juan Anggara yang sekarang sementara menjadi asisten pribadinya.
Sam menatap ke arah Anggara sahabatnya itu lalu tersenyum sebelum menjawab pertanyaan dari Anggara," kita ke Perusahaan dan menangkap beberapa tikus got itu dan hancurkan mereka hingga tak tersisa," jelasnya dengan tegas dan tidak ingin dibantah.
"Pak Supir kita ke Perusahaan," perintah Juanda Anggara.
"Cari pengganti mereka dengan kualitas dan kualifikasi terbaik dan masukan mereka yang bersekongkol dengan Marcel ke dalam daftar hitam agar mereka tidak bisa berbuat yang tidak baik lagi di Perusahaan berikut dan lainnya," ancamnya dengan nada suara yang cukup tegas.
Anggara melirik sekilas ke arah Sam yang berbicara tetapi arah pandangnya terus memperhatikan sebuah foto yang ada di dalam hpnya.
"Satu lagi buat mereka menderita hingga mereka datang mengemis di bawah kakiku," titah Samudra dengan wajahnya yang sangat marah mengingat anak buah kepercayaannya dan beberapa karyawannya yang berani mengkhianatinya.
"Semuanya akan berjalan sesuai dengan apa yang kamu inginkan, kali ini semuanya pasti aman terkendali asalkan kamu tidak bersifat lembek dan jatuh ke dalam pesona dan tipu daya Selena lagi untuk kedua kalinya," ujarnya Juan yang menatap tajam ke arah Sam yang membalas tatapannya Dokter tampan itu.
"Ada yang ingin aku tanyakan padamu, tapi sedikit agak pribadi," ucapnya Anggara yang menimbang apa yang akan disampaikannya di depan Sam.
"Katakan saja, tidak perlu ragu atau pun sungkan, kamu seperti orang yang baru kenal aku saja," balasnya dengan melihat Anggara yang seperti seseorang yang ragu saja dan sepertinya hal yang ingin disampaikannya adalah hal yang sangat berat.
"Apa yang terjadi kamu de….," Perkataan Anggara terpaksa terpotong karena dering hpnya yang tiba-tiba membuatnya terpaksa menghentikan percakapannya.
"Iya, oke kami akan segera menuju ke situ, ingat atur dengan baik tanpa cacat dan kekurangan sedikit pun juga, jika semua rencana Kita sukses, kamu dan yang lainnya akan dapat bonus yang besar dari Tuan Muda Samudera," terangnya Anggara
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:
__ADS_1
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kekuatan Cinta
Baby Sitter Pilihan
Tetanggaku Idola Suamiku
Cinta pertama
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Tetap dukung LSOS dengan cara:
__ADS_1
Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.
I love you all Readers…