
Seana baru saja menyelesaikan shalat lima waktunya yaitu yang baru saja melaksanakan shalat magrib kembali duduk di ujung dipannya dalam keadaan masih memakai mukena nya dan meraih hpnya.
Senyuman itu muncul disudut bibirnya disaat Dia membuka galeri fotonya, dia melihat-lihat koleksi foto mereka bersama saat berada di Pantai, saat mereka makan bersama hingga mereka pernah berfoto dan berpelukan saat melihat indahnya sunset suatu sore kala itu.
"Abang, saya sangat merindukanmu, mungkin Aza selama ini banyak salah dan kekurangannya selama jadi istrimu, maafkanlah aku yah Abang," lirihnya sambil mencium satu persatu fotonya Sam yang ada di dalam galeri foto-fotonya.
Air matanya perlahan menetes membasahi pipinya. Seana sangat merindukan sosok pria yang sudah mengikat ikrar janji bersamanya. Pria yang beberapa bulan ini menjadi temannya sekaligus sahabat tempat dia berbagi.
"Semoga Abang Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon selalu dalam lindungan Allah SWT, dan pekerjaannya dilancarkan, hatinya selalu dijaga hanya untukku," gumamnya Sea yang sama sekali tidak menyadari apa yang barusan meluncur dari bibirnya.
Sea hanya berbicara mengikuti kata hatinya. Tanpa banyak pikir, dia dipikir pria yang masih bertahta dalam hatinya adalah Willy anaknya kepala desa setempat mantan pacar sekaligus tunangannya itu dan apa yang dia rasakan terhadap Ocean karena hanya sebatas perasaan suami istri semata saja.
"Abang!! Aku merindukanmu sangat menginginkan kehadiranmu saat ini," jeritnya Sea sambil memeluk hpnya.
Seolah sehati seiya sekata apa yang dilakukan oleh Sea ternyata tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Samudera, ia tak jemu dan bosan-bosannya memandangi foto Istrinya.
"Istriku! Aku sangat merindukan dirimu, entah apa yang kamu lakukan di sana, aku harap kamu menunggu kepulangan ku untuk menjemput dirimu," cicitnya Ocean.
Sesekali guratan kebahagiaan muncul di wajahnya ketika kembali mengingat beberapa moments penting dalam hidupnya selama menikahi Seana gadis kampung yang bekerja sebagai nelayan pengantar ikan.
Kepolosan, keluguan, kebaikan serta keramahan tutur katanya Sea mampu membuatnya melupakan wanita ular berbisa mantan tunangannya itu.
"Abang pasti akan datang menjemputmu, jadi Abang mohon bersabarlah sayang, istriku, gadis kampung ku yang mempesona," gumamnya Sam lalu segera mematikan layar HPnya ketika melihat sekretarisnya masuk ke dalam ruangannya setelah dibukakan pintu oleh Sultan.
"Maaf Pak, ada yang bisa saya bantu?" Tanyanya yang sudah berdiri di hadapan orang nomor satu di Perusahaan tempat dia bekerja.
__ADS_1
Samudera hanya melirik sekilas ke arah anak buahnya itu, "Aku akan kirim beberapa foto ke nomormu dan tolong kamu cetak foto itu dan pilih beberapa gambar yang cocok untuk di simpan di atas mejaku dan yang digantung di dalam kamar pribadiku," terangnya sembari mengirim file foto ke dalam nomornya Firman sang sekretaris barunya.
Beeppp…
Firrman segera membuka kunci layar HPnya setelah ada suara pesan yang masuk ke dalam hpnya tersebut.
"Ingat, hasilnya harus bagus dan aku tunggu besok pagi sudah ada di atas meja lku dan juga di rumahku," ujarnya Sam lalu meraih jasnya yang tergantung di samping kursi kebesarannya itu.
Sam berdiri di sampingnya Firman, "Aku mau lihat kemampuan seorang Firman Hidayat Nurwahid sesuai yang dikatakan oleh Juanda Anggara Prasetiya," tuturnya sambil menepuk pundak dari Firman.
Firman yang diperlakukan seperti itu oleh atasannya hanya tersenyum tipis dan berdiri di tempatnya.
"Aku akan membuktikan kepada Anda bahwa aku layak jadi asisten sekaligus sekretaris Tuan dan tidak akan pernah membuat Tuan kecewa dan menyesal dengan keputusannya Dokter Anggara," balasnya sebelum Samudra meraih handle pintu.
"Anda akan menunkukkan kepada Bos kemampuan dan skill yang aku punya," lirihnya dengan smirk khasnya yang terbilang dingin.
Sam segera menelpon nomor hpnya Anggara untuk bertanya perihal tentang informasi terakhir yang dia dapatkan mengenai Sherly adiknya dan bundanya itu.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
__ADS_1
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kekuatan Cinta
Baby Sitter Pilihan
Tetanggaku Idola Suamiku
Cinta pertama
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Tetap dukung LSOS dengan cara:
Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.
I love you all Readers…
__ADS_1