
"Untung saja Nina kekasihku itu segera mengatakan kalau anak dari Pak camat juga menginginkan Anjas menjadi miliknya, jadi kami bisa memanfaatkan uang mereka," batinnya yang masih setia berdiri di balik jendela rumah kosong yang berhadapan langsung dengan rumahnya Seana.
Ridho segera mengirimkan pesan chat ke nomor hpnya Nina yang mengabarkan bahwa malam nanti Willy akan melangsungkan niat jahatnya. Diakhiri dengan seulas senyum penuh kemunafikan diperlihatkan oleh Ridho di hadapan Willy.
"Tidak sia-sia kemarin aku datang menagih jatah mingguanku pada Nina sehingga aku mendapatkan informasi itu dari wanitaku, semoga saja Bu Widya mendekam di penjara dengan waktu yang lama agar aku bisa menikmati tubuhnya kekasihku dengan bebas, kalau bisa aku akan buat Nina hamil anakku agar kami juga segera menikah," batinnya Ridho kekasihnya Nina yang sudah dipacarinya baru jalan sekitar tiga bulan semenjak Bu Widya ditangkap dan di jobloskan kedalam penjara.
"Ingat sebelum jam 11 malam kamu sudah ada di sini menungguku dan berjaga untuk melihat situasi di sekitar sini, aku pulang dulu dan ini uang yang aku janjikan dulu," ujarnya Willy sambil menyerahkan sebuah amplop putih yang berisi beberapa lembar uang kertas merah.
Ridho segera mengambil amplop tersebut tanpa ragu dan tergesa-gesa saking bahagianya, "Makasih banyak Bosku, kamu memang yang selalu yang terbaik lah dan aku janji apa yang Bos inginkan nanti malam akan berjalan sesuai dengan rencananya bos, jadi tidak perlu khawatir bos tentang nanti malam," jawabnya yang menyanjung Ridho dibarengi dengan tawa kegirangan saking bahagianya.
Willy tersenyum penuh kelicikan sembari menepuk pundaknya Ridho asisten kepercayaannya lalu berjalan meninggalkan rumah kosong yang selama ini mereka jadikan basecamp setiap kali menguntit dan mengawasi semua gerak gerik dari Seana selama ini setelah dia menikah.
Bahkan Willy sangat bahagia saat mengetahui jika, Seana selama sudah menikah dengan suaminya Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon, sama sekali belum pernah berhubungan intim sekalipun dengan Sam suaminya itu.
"Malam ini aku harus jadi orang pertama yang mencicipi tubuhmu, aku tidak akan pernah mengijinkan pria manapun menyentuhmu hanya aku yang pantas," gerutunya saat mengendarai mobilnya untuk pulang ke rumahnya.
"Maafkan Aku yang tidak akan pernah membiarkan rencanamu itu berhasil, Aku ingin merasakan semua uang dari kalian berdua, aku bisa pakai uang ini sebagai modal untuk menikahi Nina kekasihku," tuturnya disaat Willy sudah meninggalkan tempat mereka berada sebelumnya.
Seana yang sedari tadi mendendangkan lagu-lagu islami sama sekali tidak memikirkan dan mendapatkan firasat tentang rencana busuk mereka. Seperti kebiasaan yang ia lakukan selama ini.
"Assalamu alaikum Seana," ucap salam ibu Laila majinun dengan Ibu Mirna Wati yang datang ke tokonya.
Seana tersenyum kearah kedua emak-emak itu sambil melirik sepintas ke arah mereka, "Waalaikumsalam Bu," jawabnya singkat sembari tersenyum yang tangannya masih setia memeriksa tanggal kadaluarsa barang dagangannya itu seperti yang sering dilakukan oleh Samudera dulu sebelum berangkat ke Ibu Kota.
__ADS_1
"Syukur Alhamdulillah, daganganmu semakin ramai didatangi pembeli, bibi berharap semakin hari semakin lancar dan semakin besar pula tokomu ini," tutur Ibu Laila yang melihat-lihat seluruh isi dari tokonya Seana.
"Alhamdulillah Bu, ini semua berkat kiriman modal dari Abang Samudraa" jawabnya Sea dengan ramah yang tak pernah lepas dari senyuman termanisnya.
"Alhamdulillah kalau seperti itu Sea, kalau Sam mengirimkan kamu uang, karena memang seperti itu lah hak dan tanggung jawabnya sebagai suami dan kepala keluarga yang bertindak sebagai kepala rumah tangga," timpal Ibu Mina yang ikut bahagia melihat Seana.
"Pembelinya juga semakin hari semakin banyak yang berdatangan, mereka suka berbelanja sama kamu alasannya karena kamu melayani mereka dengan sepenuh hati dan harga barang-barang yang kamu jual terbilang murah dibandingkan toko lainnya," sahut ibu Laila.
Seana hanya tersenyum menanggapi pujian mereka," silahkan lihat-lihat dulu mungkin ada yang ibu-ibu inginkan?" Tanyanya dengan wajahnya yang ramah dan selalu menyunggingkan senyuman manis kepada pembelinya.
"Makasih banyak Sea," jawab Bu Mirna.
Beberapa saat kemudian, pembeli pun semakin bertambah banyak jumlahnya. Bahkan banyak warga masyarakat yang dari desa sebelah berdatangan ke tokonya Sea yang diberi nama Toko Laut Biru gabungan dari kedua nama pemilik toko tersebut.
Baginya Sea dia juga bisa membantu sedikit mengatasi masalah perekonomian warga sekitar yang sangat membutuhkan. Apa lagi zaman pandemik seperti ini, perekonomian masyarakat sebagian di tanah air sangatlah memprihatinkan selama musim pandemik corona. Semuanya harga kebutuhan pokok meningkat drastis dan melambung tinggi.
Dengan hal seperti itu, semua orang yang mengenal Seana merasa sangat terbantu dan bahagia karena ada orang yang berbaik hati untuk membantu mereka, walaupun hanya meminjam saja.
"Berapa semua total belanjaan kami?" Tanya Ibu Mina yang menyodorkan beberapa barang hasil pilihannya yang ada di dalam keranjang belanja yang berwarna kuning itu.
"Tunggu yah Bu, aku akan menghitung semua totalnya," jawab Aza dengan wajah yang mulai serius menghitung semua harga tersebut.
"Ibu juga yah, tambah hutang Ibu yang minggu lalu yah," terang ibu Laila yang tersenyum tipis.
__ADS_1
"Baik ibu cantik," balas Seana yang bercanda dengan ibu-ibu langganannya.
Toko Seana bukan hanya khusus untuk pembeli eceran saja dan satu minggu yang lalu dia sudah membuka tokonya untuk melayani yang grosir. Sehingga setiap hari semakin banyak pembeli baru yang berdatangan untuk berbelanja di Tokonya itu.
Seana pun mulai mempekerjakan dua orang untuk membantunya dalam mengelola usaha kecil-kecilannya tersebut. Mereka berdua adalah teman sekolah dasar-nya dulu yang kebetulan mereka sendiri yang menawarkan bantuannya untuk dipekerjakan oleh Sea di tokonya tersebut.
"Nikmatilah semuanya sebelum aku dan ibu melaksanakan rencana kami untuk menghancurkan kesombongan dan usahamu itu, agar kamu diusir dari kampung," cicitnya sembari tersenyum licik yang terus memandangi ke Seana.
Pengumuman!!!!!
Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away..
Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.
Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.
Syaratnya Wajib:
Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022 Khusus Novel Fania yang berjudul "MEREBUT HATI MANTAN ISTRI". Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.
__ADS_1
Harus dan Wajib Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!