
Juanda Putra Pratama adalah sahabat lama dan terbaik yang dimiliknya selama ini. Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon tidak menyangka jika mereka akan dipertemukan di Desa tersebut. Juan yang memilih menjadi dokter mengikuti jejak papanya ditugaskan kepelosok Desa.
Hingga mereka bertemu, asa dan harapan Raja kembali mencuat ke permukaan hatinya, jika dia segera akan sembuh total. Dan hal itu sudah terbukti, amnesia sementara dan kelumpuhannya pun segera disembuhkan berkat bantuan dari Juanda dengan dibantu oleh obat-obatan paten yang dengan kualitas super nomor wahid tentunya yang sengaja didatangkan oleh Juan dari luar negeri.
Untungnya semua aset miliknya hingga detik belum bisa dinikmati dengan sepenuhnya oleh Alex dan mantan kekasihnya karena masalah hukum yang mengikatnya.
Berkat bantuan Juanda yang diam-diam, dia dapat mengorek informasi tentang Martin dan antek-anteknya. Tapi sayangnya, Juan belum berhasil menemukan keberadaan dari bundanya bersama adiknya.
"Aku akan selalu membantumu untuk menyelamatkan bunda dan Airin Rachmi Diany Renon, aku sangat merindukannya jadi, apa pun akan aku lakukan untuk membantumu," batinnya Juan yang kembali teringat dengan kekasih dalam diamnya.
Hal itu yang sangat disesalkan oleh Juan, dimana adik bungsunya Sam adalah perempuan yang selama ini mengisi hati dan mewarnai kehidupannya diam-diam tanpa sepengetahuan dari Sam atau siapa pun juga.
"Bagaimana dengan perkembangan pencarian bunda dan Airin, Apa sudah ada titik terang dari keberadaan mereka?" Tanyanya yang sangat berharap kali ini mendapatkan kabar yang baik tentang wanita yang ia sayangi dan terpenting dalam hidup nya itu.
Sam melihat ke arah sahabatnya itu, yang memperlihatkan wajah sendunya. Ia sudah mengetahui hasilnya kalau melihat kondisi dan raut wajahnya Juan tersebut.
"Kamu tidak usah bicara, aku sudah tahu jawabannya," jelasnya Sam yang melihat ke arah luar jendela dengan mencegah Juan untuk berbicara mengenai adik dan ibunya.
Samudera merasa tidak berdaya dan tidak berguna karena tidak mampu menjaga dan melindungi bunda dan adiknya.
"Aku akan membalas semua rasa sakit yang diberikan oleh Alex dan Selena, tersenyum lah selama kamu masih ada waktu," umpatnya Sam dengan tatapan matanya yang penuh dengan amarah.
Dia bertekad jika kondisinya sudah sembuh total maka dia akan segera kembali ke Ibu Kota Jakarta untuk membalas dendam semua perlakuan Martin dan merebut kembali tahta kerajaan bisnisnya.
"Aku lupa mengatakan kepadamu kalau Selena hamil tujuh bulan lebih dan mengatakan kepada semua orang kalau itu adalah anakmu," terang Juan.
Samudra tersentak kaget mendengar penuturan dari Juan langsung yang mengatakan jika Selena hamil anaknya.
Sam tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan dari temannya sekaligus dokter pribadinya," itu tidak mungkin!! Jelas itu adalah hanya rekayasa dari Selena dan Alex pastinya," ketusnya Sam.
"Itu tidak mungkin lah, aku mencium bibirnya saja tidak pernah, jadi mana mungkin itu adalah anakku," ucapnya.
__ADS_1
Juan ikut terkejut mendengar perkataan dari Sam yang mengatakan bahwa dirinya tidak pernah tidur bersama dengan Selena. Sedangkan beberapa bukti berupa foto-foto kebersamaan mereka yang sangat nyata yang membuktikan kalau hubungan mereka sudah sangat jauh dan intim. Dan jika Selena hamil itu hal yang wajar saja.
"Aku mungkin sebaiknya tidak perlu memberitahukan masalah foto yang tersebar itu, jika tidak pasti dia akan marah dan kesehatan dan pemulihannya akan terganggu," gumam Juan.
"Jadi apa yang sudah kalian lakukan selama kamu sudah menikahi gadis perawan dari desa?" Tanyanya Juan yang membolak kursinya menghadap ke arah Sam.
"Tidak ada yang terjadi di antara kami, lagian apa kamu lupa kalau mereka tahunya saya masih sakit, hilang ingatan dan lumpuh," tutur yang membuat Juan menyunggingkan senyumnya.
"Mungkin belum yah, tapi aku yakin jika cepat atau lambat pasti akan ada acara belah durennya," ujarnya lagi disela tawanya.
"Entahlah, karena sepertinya gadis itu mencintai pria lain yang kebetulan mereka sudah bertunangan, tetapi karena kami digrebek dan dipaksa menikah hingga dengan berat hati dia menerima untuk menikah denganku," jelas Sam yang sedikit sedih mengingat kenyataan itu.
"Berarti kamu sudah punya saingan yang cukup berat nih, apa lagi kalau mereka sudah bertunangan pasti sudah ada cinta yang bersemi diantara mereka," kelakar Juan lagi yang menimpali perkataan dari Sam sahabatnya itu.
Sam kembali baru akan membuka mulutnya lagi untuk menimpali perkataan dari Juan , tapi ujung pelupuk matanya melihat kedatangan Sea membuatnya segera mengurungkan niatnya itu.
"Maaf Abang, aku sepertinya kelamaan karena di depan banyak pasien dan keluarganya yang memenuhi pelataran rumah sakit, sehingga harus muter kebelakang dulu untuk mencari jalan lain," jelasnya Sea dengan peluh keringat membasahi keningnya itu.
"Tidak apa-apa, santai saja Sea, dokter Juanda juga sama sekali tidak keberatan menemani Abang di sini," balas Sam yang menatap intens ke arah Juanda yang sedari tadi hanya berdiri saja.
"Syukur alhamdulillah, kalau seperti itu, makasih banyak Pak Dokter sudah menolongku untuk menjaga Abang Raja," ucapnya dengan setulus hati.
"Tidak apa-apa, selow saja Mbak, dan pesan saya tolong dijaga dan diperhatikan baik-baik perasaan dari suaminya Mbak agar dadanya tidak sakit lagi," pinta Juan lalu meninggalkan ruangan perawatan tersebut.
"Makasih banyak Dokter Juanda atas segala bantuannya," ucap Seana dengan tulus.
"Sama-sama, aku pamit dulu dan kalau ada apa-apa segera datang saja ke ruanganku," imbuhnya dokter Juan sambil berlalu dari hadapan mereka berdua.
****************
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:
__ADS_1
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kekuatan Cinta
Baby Sitter Pilihan
Tetanggaku Idola Suamiku
Cinta pertama
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Tetap dukung LSOS dengan cara:
Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.
I love you all Readers…
__ADS_1