Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 71


__ADS_3

Wina sama sekali tidak berniat ingin membalas perkataan dari Sea awalnya, tapi karena ingin mendapatkan perhatian khusus dari Sam sehingga dia harus kembali berakting menjadi perempuan yang baik dan sopan agar Sam tersentuh hatinya dan jalannya semakin mulus dan lancar untuk mendapatkan Sam yang sudah jelas-jelas punya istri itu.


Wina menatap jengah ke arah Sea, "Sama-sama, kamu santai saja, lagian ini adalah kewajiban aku untuk membantu kalian," jawabnya dengan senyuman palsunya.


"Mbak mampir lah dulu, kasihan Mbak sudah nyetir mobil yang lumayan jauh kalau gak istirahat sejenak nanti kelelahan di jalan," usulnya Seana.


"Iiihhh, amit-amit lah kalau aku harus masuk ke dalam, pasti di dalam itu bau, pengap dan banyak debu sama hewan kecilnya yang berkeliaran," gumamnya Wina yang sudah merinding memikirkan kondisi dari rumahnya Seana yang nampak seperti gubuk reok saja.


Seana melirik sekilas ke arah Wina, "Aahhh, Mbak ngomong apa? Maaf aku kurang jelas dengernya," jelasnya Seana.


Wina jadi salah tingkah, "Ooohh tidak ada kok, aku tidak bicara apa-apa pun," jawabnya dengan menutupi kenyataan yang ada.


"Dasar perempuan munafik, jangan harap rencanamu berhasil,aku tidak akan pernah ijinkan apa yang kamu inginkan itu untuk berhasil." Sam menatap jengah ke arah Wina yang wajahnya sudah tidak enak dipandang.


"Lain kali saja aku mampirnya, maaf yah bang, aku buru-buru soalnya mau balik ke rumah sakit, masih ada kerjaan soalnya" kilahnya yang membalas ucapan dari Sea menampilkan wajah menyesalnya dan langsung berbalik ke arah luar.


Seana mengantar Wina hingga ke depan mobilnya. Setelah mobilnya Wina sudah berlalu barulah Sea menjawab sapaan dan pertanyaan mereka. Seana yang mendengar beberapa sapaan dari tetangganya yang bertanya tentang siapa perempuan cantik tadi hanya membalasnya dengan ucapan terima kasih saja.


Seana memutar tubuhnya akan berjalan ke arah pagar rumahnya tapi, Bu Irma dan Bu Mirna mendatangi Seana yang sudah berdiri mematung menunggu kedatangan ibu-ibu rempong tersebut.


"Hey Sea, yang barusan pergi itu siapa?"tanyanya Ibu Mirna yang melihat Wina baru saja pergi.


Sea tersenyum tipis, "Oh itu, dia dokter yang pernah mengobati Abang Sam! Bu," jawabnya yang berdiri di hadapan Bu Mirna.


"Sea, loh harus hati-hati, karena menurutnya Ibu sepertinya dia menaruh hati dan cari-cari perhatian sama suamimu loh, itu sih sesuai yang Ibu lihat," timpalnya ibu Ia yang sedikit mengeraskan suaranya agar Sam mampu mendengar perkataannya itu.


"Aahh Ibu bisa saja, itu tidak mungkin lah Bu, Dokter Wina itu baik banget sama kami,tadi saja nganterin Abang Sam hingga kesini," sanggah Sea seraya tersenyum manis.


"Ibu hanya mengutarakan apa yang ibu lihat dan rasakan, semuanya terserah kamu saja sih apa mau percaya atau tidak, ibu hanya mengingatkan sebelum ter-lam-bat," ucap ibu Mina yang sengaja mengeja perkataannya yang terakhir.

__ADS_1


"Ibu ada-ada saja, mana ada yang berani merebut Abang Sam dariku, kalau ada yang berani hadapi aku dulu lah Bu yang akan berjuang sekuat tenaga untuk menghalangi calon pelakor tersebut!" gurau Seana.


Candaan Sea yang didengar langsung oleh Sam membuat hatinya bergetar dan menghangat seketika itu juga. Padahal Seana hanya bergurau saja sedangkan Sam menganggapnya serius.


"Kamu harus kuat dan tahan banting, karena suami kamu itu ganteng walaupun belum bisa jalan sih tapi, ibu yakin Sam banyak yang suka padanya," tambah Bu Mirna sebelum berlalu dari hadapannya Seqna yang terdiam dan terpaku meresapi perkataannya Ibu Mina.


"Ibu Mina ada-ada saja deh, buat ketawa saja siang gini, enaknya siang gini makan es kelapa gitu!" Candanya Sea lagi lalu berjalan ke arah dalam rumahnya.


"Intinya kamu jadi istri harus pintar menjaga dan mempertahankan hubungan rumah tangga kamu dari godaan gadis dan wanita nakal di luar sana," imubhnya Bu Mirna lagi lalu mereka berjalan meninggalkan pekarangan rumahnya Sea.


"Aku harus bersiap setiap saat jika suatu saat nanti Abang Sam pulih dari ingatannya dan kembali ke Ibu Kota." Batinnya Sea berbicara dan hanya tersenyum menanggapi pikirannya sendiri.


Sea berjalan ke arah dalam rumahnya dan melihat Sam kegelisahan. Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon ia yang duduk di kursi sedikit merasa gerah sehingga dia gelisah duduk. Seana yang baru saja masuk ke dalam rumahnya. Dia tanpa sengaja melihat Sea yang gelisah.


"Abang kenapa?" Tanyanya yang duduk di sampingnya Sam penuh selidik.


Sea langsung sigap berdiri untuk menjalankan perintah pertama dari suaminya untuk membuka jendela rumahnya yang langsung berhadapan dengan laut.


"Aaaahhhhh!!!!" Teriak Seana dengan suara cemprengnya.


Tapi, karena kurang hati-hati saat berjalan kakinya tersandung dengan ujung meja sehingga dia terjatuh ke atas tubuhnya Sam dengan posisi tengkurap dan kepalanya Sea pas mengenai di atas bagian sensitifnya suaminya itu.


Seana kembali dibuat tercengang, "Ini apa!!!" Jeritnya Sea sembari menunjuk ke arah bagian sensitif itu.


****************


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:


__ADS_1


Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan


Tetanggaku Idola Suamiku


Cinta pertama



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung LSOS dengan cara:


Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.


I love you all Readers…

__ADS_1


__ADS_2