Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 9


__ADS_3

"Ke Ibu Kota Jakarta?" Salsa membeo mendengar penjelasan dari dokter.


Begitu banyak kata andai untuk mengawali setiap penyesalan. Begitu kamu mulai menyesal itu sudah terlambat. Akan selalu ada penyesalan setelah kehilangan sesuatu, yang selama ini kamu sia-siakan.


Bu Mirna segera berjalan mendekati Pak Dokter," bagaimana dengan kondisi putri kami Dok?" Tanyanya yang sangat khawatir.


"Sebaiknya Seana segera di bawah ke ibu kota Jakarta untuk segera mendapatkan perawatan medis yang lebih bagus lagi, karena kami meminta maaf di rumah sakit kita ini fasilitas dan dokter khusus spesialis psikiater di rumah sakit belum ada," terangnya Pak Dokter dengan tersenyum ramah agar mereka tidak terlalu cemas dan takut.


"Ke Ibu Kota Jakarta?" Santi membeo mendengar penjelasan dari dokter.


Sandi sahabatnya Sea segera mencubit mesra lengannya Salsa yang kebetulan berada di sampingnya itu.


"Auhhh!!" Salsa sedikit meringis kesakitan saat cubitan mendarat di atas kulitnya tersebut.


Salsa menatap nyalang ke arah pria yang baru sehari itu jadi kekasihnya. Sandi hanya membalas dengan menyimpan jari telunjuknya di depan bibirnya tersebut. Bu Mirna dan pak Toni yang melihat hal tersebut hanya tersenyum dengan tingkah anak muda itu.


"Apa tidak ada jalan lain Dokter yang terbaik dari saran dokter tersebut?" Tanya Bu Ana dengan raut wajah yang serius.


"Iya Pak Dokter, kami tidak tahu jika Sea dirawat di Jakarta siapa yang akan menjaganya? Yang Kami tahu Jakarta dari sini jaraknya sangat jauh Pak Dokter," sanggah Pak Antoni.


"Andai saja rumah sakit perlengkapan medisnya serta dokter spesialis jiwa yang paling bagus ada di sini pasti pasien tidak perlu dirujuk ke Jakarta Pak," jelas Pak Dokter.


Mereka saling berpandangan satu sama lain. Dan tidak mengerti bahkan tidak tahu harus berbuat apa. Mereka sangat ingin mengantar dan menjaga Seana secara bergantian tapi, mengingat biaya dan ongkos perjalanan dan selama mereka di sana tidak cukup dan mampu untuk melakukannya.

__ADS_1


Jika mungkin kalau hanya satu dua hari masih bisa dan mampu untuk melakukannya, tapi jika dilihat dan setelah mendengar penjelasan dari dokter bahwa penyakitnya Sea cukup serius dan harus ditangani dengan baik oleh dokter yang berkompeten di bidangnya.


"Aku dan Abang Sandi yang akan menemani Mbak Sea hingga sembuh nantinya di Ibu kota," tutur Salsa yang membuat beberapa orang melongok tidak percaya dengan perkataannya.


Mereka tidak percaya sekaligus bahagia karena ada orang yang ikhlas dan rela menjaga dan merawat Sea, nantinya jika sudah di Jakarta.


"Alhamdulillah kalau seperti itu, Ibu sangat bahagia dan kamu tidak perlu khawatir dan mencemaskan kami semua yang ada disini bisa mengantar kalian ke Jakarta tapi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya tidak bisa lebih dari dua hari," terang Ibu Ana.


"Tapi, kalian akan menginap di mana selama di sana?" Tanyanya Bu Mitna dengan wajah sendu.


"Kalau masalah rumah insya Allah, saya ada keluarga yang kebetulan bekerja di sana Bu," timpal Sandi yang mengusulkan tempat kontrakan sepupunya itu.


"Syukur Alhamdulillah kalau seperti itu," balas Bu Ida yang baru ikut bergabung dengan mereka.


"Jadi, kira-kira kapan kami bisa membawa Sea berobat ke Jakarta, Dokter?" Tanya Pak Toni.


Penuturan dokter membuat semua orang sedih dan marah sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Mereka tidak ada yang menyangka jika akibat dan dampaknya akan seperti ini jadinya.


"Kalau gitu saya permisi dulu Bu, karena masih banyak pasien yang harus kami tangani," ucap Pak Dokter yang berpamitan kepada ibu-ibu dan bapak-bapak yang semakin banyak yang berdatangan memenuhi ruang perawatan inap Seana.


Mereka saling bertatapan dan raut wajah mereka berbeda-beda yang tidak bisa tergambarkan. Raut wajah sedih bercampur kecewa dan marah menjadi satu bagian di dalam hati mereka. Hingga mampu membuat mereka sama sekali tidak bisa bergeming kala itu.


Begitu banyak kata andai untuk mengawali setiap penyesalan. Begitu kamu mulai menyesal itu sudah terlambat. Akan selalu ada penyesalan setelah kehilangan sesuatu, yang selama ini kamu sia-siakan.

__ADS_1


Penyesalan itu datangnya selalu di akhir agar kita memiliki waktu yang lebih untuk belajar. Adanya penyesalan adalah untuk menyadarkan bahwa waktu yang telah berlalu tidak dapat diulang. Ketakutan itu sementara, penyesalan itu hanya selamanya.


......................


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..

__ADS_1


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


I love you all Readers…


__ADS_2