Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 33


__ADS_3

"Hal ini tidak boleh terjadi, aku harus segera menggagalkan semuanya karena jika mereka menikah pupuslaj harapanku untuk selalu menyiksa hidupnya," batinnya Bu Widya.


Pak Ardi menatap ke arah ibu Widya dan tidak mengerti kenapa Ibu Widya sangat ngotot sekali tidak menyetujui keputusan yang diambilnya.


"Kenapa ibu Widya sama sekali tidak menyetujui keputusan ku dan seolah-olah sangat menentangnya?" Sarkas Pak Ardiansyah yang menatap jengah ke arah Bu Widya.


Syukuri hari ini, jadikan pelajaran masa kemarin dan esok adalah masih menjadi misteri dalam hidup.


Baru beberapa detik Pak Ardiansyah berbicara, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh kedatangan banyak polisi masuk ke dalam ruangan balai desa. Raut wajahnya Bu Widya spontan langsung berubah drastis. Ia mulai gemetar ketakutan dan peluh keringatnya sudah mengucur membasahi sekujur tubuhnya.


"Kenapa bisa ada polisi yang datang ke sini? Apa ada yang melaporkan apa yang aku Lakukan? Sepertinya orang melapor itu punya nyali juga," umpatnya Bu Widya yang menatap penuh kebencian terhadap Bu Salamah yang sudah jelas bahwa beliau yang melaporkan apa yang terjadi di sana kepada pihak kepolisian.


Sedang Bu Salamah hanya tersenyum miring dan sama sekali tidak gentar maupun ketakutan dengan tatapan tajam seolah-olah ingin membunuhnya dari tatapan matanya Bu Widya. Bu Salamah malahan hanya tersenyum penuh kemenangan.


"Tolong segera amankan Bu Widya, ia sudah bertindak kejam, anarkis dan menyiksa keponakannya sendiri Pak polisi," Ujarnya Pak Rusman.


"Iya Pak, Bu Widya sangat kejam menyiksa, memukul Seana Pak dengan tidak berperikemanusiaan lagi," timpalnya Pak Toni yang tersenyum penuh maksud ke arahnya Bu Widya.


"Tibalah akhir dari hidup kesombongan dan ketidak Adilan yang dirasakan oleh Sea selama ini," gumam Pak Doni yang tersenyum penuh kegirangan.

__ADS_1


"Itu tidak benar Pak Polisi, mereka semua itu berdusta dan berbohong besar, semua yang mereka katakan adalah kebohongan besar," sanggah Bu Widya dengan berusaha untuk terus berakting mengeluarkan jurus andalannya.


Pak Heru sebagai suaminya tidak bisa berbicara sepatah kata pun, Ia hanya untuk terdiam saja dan tidak berniat untuk melakukan pembelaan untuk istrinya tersebut. Bahkan ia pun akan menbela dan membantu Seana bagaimana pun caranya.


"Saya suaminya penjahat itu Pak dan apa yang dikatakan oleh semua orang itu benar adanya, kami adalah saksi mata dari kebiadaban Istriku Pak, jadi aku memohon dan meminta kepada kalian untuk memberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya yang sudah tidak punya hati nurani lagi Pak," tuturnya Pak Heru dengan tegas.


Pak Heru pasti sangat sedih, kecewa, menyesal dan tidak menduga jika dalam kehidupannya harus melihat sang istri digiring oleh pihak kepolisian sebagai terdakwa sekaligus tersangka.


"Semoga istriku bisa berubah dan introspeksi diri dan menjadi manusia yang lebih baik lagi dari kehidupan dan hari sebelumnya," Pak Heru membatin.


 


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan

__ADS_1


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung LSOS dengan cara:


Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.

__ADS_1


I love you all Readers…


__ADS_2