
Azzahrah sering kali mengalami hal yang seperti sekarang ini, Jika itu terjadi maka dia akan mengeluarkan jurus andalannya itu untuk membujuk Auntynya yang sangat berjasa dalam menolongnya.
"Hari ini Aunty tidak menerima segala rayuan mautmu, Aunty akan menelpon mama kamu dan mengatakan kepadanya kalau kamu kelayapan sehingga terlambat datang," ancam Dokter Hanung yang hanya terpaut delapan tahun darinya itu.
Aza tidak tahu harus bagaimana lagi jika dokter Hanung sudah mengancamnya dengan alasan seperti itu. Dia langsung mati kutu dan kebingungan sendiri.
"Hari ini Aunty tidak menerima segala rayuan mautmu, Aunty akan menelpon mama kamu dan mengatakan kepadanya kalau kamu kelayapan sehingga terlambat datang," ancam Dokter Hanung yang hanya terpaut delapan tahun darinya itu.
Azzahrah tidak tahu harus bagaimana lagi jika dokter Wanda sudah mengancamnya dengan alasan seperti itu. Dia langsung mati kutu dan kebingungan sendiri.
Perdebatan kecil terjadi di antara mereka. Sejak kehadiran Azzahra di dalam kehidupan mereka semakin menambah kebahagiaannya. Walaupun hingga detik ini di usianya yang sudah hampir kepala tiga masih betah bertahan dalam kesendiriannya. Dokter Wanda sama sekali tidak memikirkan kehidupan asmara dan percintaannya.
Mungkin karena kesibukannya dalam bekerja setiap hari hingga mampu menyita perhatian dan seluruh waktunya. Bu Hamidah setelah mengambil obatnya dia segera pulang ke rumahnya. Dia tergesa-gesa berjalan ke arah mobil yang sedari tadi menunggunya.
"Kita langsung pulang atau ada yang ingin bunda kunjungi?" Tanya supir pribadinya disaat dia sudah duduk di jok kursi penumpang mobilnya.
"Kita langsung pulang saja, aku ingin secepatnya sampai di rumah," ujarnya dengan memperhatikan beberapa foto yang diam-diam dia ambil sewaktu dia berbincang-bincang dengan Aza tadi pagi.
Sedang di tempat lain, Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon sangat bahagia karena semua bukti yang dia peroleh dan berhasil dia kumpulkan sudah ditindak lanjuti oleh petugas yang berwenang untuk menangani masalah tersebut.
Samudra dan Juanda Anggara kembali mendatangi kantor polisi setelah mendapatkan panggilan dari pihak yang berwajib sebagai saksi atas kejahatan yang dilakukan oleh Marcel Adiguna Sutowo dan Seleina Pranoto mantan kekasih sekaligus tunangannya itu.
"Polisi sudah menyatakan bahwa mereka berdua adalah tersangka utama dan sudah menyebarkan berita dan informasi kepada seluruh jajaran polres yang ada di Jakarta," tuturnya Juan sambil menyetir mobilnya menuju kantor polisi.
"Alhamdulillah kalau seperti itu, aku tidak sabar ingin segera menyelesaikan semua ini," ucapnya Sam yang menggebu sudah tidak sabar ingin bertemu dengan istrinya Seana.
__ADS_1
"Kamu harus yakin jika kita akan memenangkan kasus ini dan kembali merebut seluruh harta yang seharusnya menjadi milikmu kembali ke dalam genggamanmu," ungkap Juanda sahabat sekaligus calon adik iparnya itu.
Beberapa saat kemudian mereka sudah sampai di dalam kantor polisi. Mereka juga sudah duduk di hadapan polisi yang menangani kasusnya Marcel ditemani oleh tim pengacara terbaik mereka.
"Kami datang kesini sesuai dengan panggilan dari anak buahnya bapak dan kami ingin tahu bagaimana dengan Martin apa dia ketangkap di rumahnya saat bapak mengerahkan sebagian anak bapak untuk mendatangi rumah Marcrl?" Tanyanya Samudeera yang berharap agar Marcel dengan mudah menyerahkan diri dan ditangkap oleh kepolisian.
"Maafkan kami karena Marcel berhasil lolos dan kabur dari pengejaran kami," ucap sesal Pak Ronaldo.
Apa yang disampaikan oleh Pak Ronald membuat wajahnya Samudera berubah kecewa dan sedih. Pak Ronald yang melihat hal tersebut di wajahnya Sam segera berbicara.
"Tuan bisa tenang karena pihak kami telah menyebarkan berita ke seluruh pelosok tanah air untuk mencari dan mencegah agar buronan kita tidak kabur dan berhasil lari ke luar negeri, karena jika hal itu terjadi maka akan kesulitan untuk menangkapnya," jelas Kepala kepolisian bagian tindak kriminal.
"Baguslah kalau seperti itu, karena saya tidak ingin melihat dan mendengar jika dia bebas berkeliaran kemana-mana dan menghirup udara bebas di luar sana seperti layaknya orang-orang yang tidak punya kesalahan apapun," timpal Sam lagi.
"Semua kami sudah urus dan atur dengan baik, dengan rencana yang mantap dan pastinya akan berhasil, dan baru-baru pihak kami mendapatkan informasi jika Marcel berada di pulau Sumatera bersama kekasihnya, Insya Allah kami akan menangkapnya malam ini juga," tutur Pak Ronaldo selaku polisi yang bertanggung jawab terhadap menangani kasus mereka.
Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away.. 1. Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.
Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.
Syaratnya Wajib: Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022 Khusus Novel Fania yang berjudul "MEREBUT HATI MANTAN ISTRI". Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.
__ADS_1
Harus dan Wajib Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kekuatan Cinta
Baby Sitter Pilihan
Tetanggaku Idola Suamiku
Cinta pertama
__ADS_1
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..