
Nina segera memanfaatkan kesempatan dan peluang besar itu, "Ini kesempatan yang sangat bagus, aku yakin Ibu Lina akan memberikan imbalan kepadaku uang yang cukup banyak, dan aku akan memeras mereka hingga mengeluarkan uang yang banyak untuk informasi ini," gumamnya sembari mengambil gambar Sea dan Willy yang sedang berpelukan satu sama lainnya.
Sedangkan orang yang diperintahkan oleh Willy pun tidak mau kalah dengan yang dilakukan oleh Nina. Dia segera memfoto mereka sehingga banyak gambar yang diambil olehnya sambil tersenyum penuh kemenangan.
"Kalian berdua bersiaplah, tunggu waktu yang tepat untuk memviralkan berita ini pasti seluruh kampung akan kembali heboh dan gempar lagi seperti dahulu," gumamnya Bahari yang penuh dengan kelicikan.
Sea dan Willy sama sekali tidak menyadari jika apa yang mereka lakukan yang hanya sekedar berbincang-bincang biasa santai akan membawa malapetaka untuk mereka berdua.
"Aku akan memanfaatkan foto ini dan membuat kamu dimarahi oleh kedua orang tuamu," cicitnya yang ternyata memiliki maksud yang terselubung sehingga rela membantu Willy untuk menolongnya malam itu.
"Abang sangat mencintaimu Sea, hingga akhir hidupnya Abang, aku tidak pernah berhenti untuk melupakanmu walaupun aku sudah berusaha untuk mengeluarkan namamu dalam hatiku, bahkan aku tidak bisa berhenti untuk melupakan semua kenangan indah kita dulu Sea, namamu selamanya akan tersimpan di hatiku," jelas Willy yang menarik tangannya Sea lalu menyentuhkan tangannya Sea ke hadapan dadanya kemudian menyentuh dadanya.
Sea yang diperlakukan seperti itu, segera bertindak untuk menarik tangannya. Dia tidak ingin kembali hanyut dalam kata-kata dan rayuan gombalnya Willys seperti dulu lagi.
"Semoga gadis bodoh, sok suci dan lugu ini bisa terpedaya dan termakan oleh pujian ku yang penuh dengan kemunafikan," batinnya Willy yang mengumpat berbagai macam jenis obat-obatan ucapan yang cukup kasar untuk Seana.
"Maaf Abang, tolong pulanglah, sudah terlalu larut malam, aku ingin istirahat," balasnya lalu berdiri dan berjalan ke arah dalam rumahnya.
Sea dengan gerakan cepat dan gesit menutup pintunya segera lalu memutar kuncinya dengan rapat. Ia sandarkan tubuhnya ke balik pintu rumahnya lalu meneteskan air matanya.
"Ya Allah… aku jujur aku masih mencintainya tapi entah kenapa aku merasakan ada hal aneh yang terjadi di dalam perasaannya Abang Willy saat aku menatap ke dalam kedua bola matanya itu," Gumamnya Seana.
Seana tidak mungkin membohongi dirinya jika di dalam hatinya yang terdalam masih ada namanya Willy. Bukan hal perkara mudah untuk melupakan seseorang yang pernah hadir dan singgah di dalam hati dan hidupnya. Tapi, ia sudah berjanji sama dirinya jika ia akan sekuat tenaga untuk menghapus namanya Willy Widianto Ardiansyah di dalam pikiran, benak, hati dan perasaannya itu hingga tak bersisa sedikit pun.
Apa lagi mereka sudah hampir menikah tapi, sayangnya takdir dan garis tangannya bertuliskan hal yang tidak sesuai dengan keinginan mereka dan berkehendak lain. Sea harus bijaksana memilih dan menentukan dengan siapa ia akan melangkah dan mengarungi kehidupan sehari-harinya dan pilihannya jatuh pada pria asing yang berasal dari Ibu Kota Jakarta.
__ADS_1
Pria itu bernama Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon. Keputusannya untuk menikahi pria yang subuh itu dia selamatkan saat habis tenggelam dari dalam lautan. Laki-laki yang cukup dewasa, bijaksana, tampan dan baik hati serta yang terpenting Samudera pria kaya raya. Tetapi, satupun dari mereka tidak ada yang mengetahui dan menyadari jika Sam sama adalah pemilik salah satu perusahaan terbesar di Ibu Kota.
"Abang Willy tidak seperti dulu lagi dan seharusnya hal yang paling bisa aku perbuat dalam hidupku adalah mengakhiri hubunganku dengan Abang Willy karena hal ini sangat tidak baik dan tidak benar serta tidak pantas seorang wanita yang telah bersuami berhubungan jauh dan terlalu dekat dengan pria lain," cicitnya Seana.
Tapi, karena orang-orang yang melihatnya sedang membantu Sam memberikan nafas buatan hingga mereka dilihat dan dipergoki sedang berciuman secara sadar. Air matanya menetes membasahi pipinya, dia sangat sedih karena pria yang selama ini disayangi harus menjadi sekedar sahabat dan mantan kekasihnya saja.
"Ya Allah… Aku mohon bantulah aku untuk melupakannya, aku sudah tidak sanggup jika harus terus seperti ini, aku juga tidak mau menyakiti Abang Samudra yang sudah menjadi suamiku," tubuhnya Sea dengan loyo dan lemah terduduk di atas kursi kayu yang sudah usang dimakan rayap.
Willy bukan hanya sedih karena dengan berat hati dia harus berusaha sekuat tenaga lagi untuk kembali meluluhkan hatinya Seana dan kembali ke dalam pelukannya dan berpaling pada suaminya.
Willy diam-diam membenci Seana dan Ocean Samudera dan susu merencanakan rencana yang sangat matang untuk menghancurkan kehidupan keduanya menggunakan tangannya sendiri.
"Aku tidak akan bisa hidup tenang sebelum aku berhasil membuat hidup mereka hancur berkeping-keping dan mempermalukan keduanya di hadapan orang lain," geramnya Willy.
"Sampai kapan pun, aku tidak akan mengijinkan dan membiarkan kalian bahagia kalau perlu sampai rambutku memutih aku akan tetap berusaha dan berjuang untuk merebut kamu dari sisinya, dan membalas rasa sakit hati dan rasa malu ini yang aku tanggung gara-gara pengkhianatan kamu Seana," umpat Willy lalu meninggalkan teras rumahnya Seana yang remang-remang itu tanpa sepatah kata lagi.
Willy sangat terpukul dan marah dengan nasib percintaannya dan juga menganggap kedua orang tuanya ikut andil dalam kehancurannya itu.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
__ADS_1
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Kekuatan Cinta
Baby Sitter Pilihan
Tetanggaku Idola Suamiku
Cinta pertama
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Tetap dukung LSOS dengan cara:
Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.
I love you all Readers…
__ADS_1