Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 77


__ADS_3

"Kalau gitu, ibu-ibu dan bapak-bapak yuk bubar, tontonan gratisnya sudah selesai, kapan-kapan kita lanjutkan lagi," terang Sea yang membubarkan kerumunan orang itu yang juga ikut tertawa terbahak-bahak melihat reaksi dari Wina.


"Sepertinya istri kecilku memang pantas untuk jadi pendamping hidup Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon, kamu patut jadi Nyonya Besar Renon," batinnya Samudera dengan seringai licik muncul di ujung sudut bibirnya.


Sea berbalik arah dan sedikit terkejut melihat suaminya sudah ada dibelakangnya. Ia refleks tersenyum manis ke suaminya, Samudera pun membalasnya dengan senyuman smirknya.


Sea menatap Ocean Samudera Dirgantara Mandala Renon dengan seulas senyuman termanisnya sembari berucap, "aku antar Abang masuk ke dalam kamar atau mau nonton tv dulu sambil nunggu aku masak?" Tanyanya dengan mendorong kursi roda Sam ke arah dalam ruangan tamu yang sekaligus menjadi ruangan ngumpul bersama anggota keluarganya.


Sam tersenyum smirk, "Apa aku bisa ikut bersama kamu ke dalam saja, aku takut nanti jika sendirian di luar, hantunya datang," timpalnya Sam dengan bergurau yang seakan-akan dirinya sangat ketakutan.


Seana hanya tertawa cengengesan menimpali perkataan dari suaminya dengan tangannya yang masih setia mendorong kursi roda itu," Ada-ada saja Abang, emangnya Abang mau lihat hantu!" Canda Seana.


"Kalau hantu cantik seperti kamu cantiknya aku mau," gumam Sam yang tersenyum tipis.


Sea berhenti sejenak mendorong kursi roda suaminya," Abang! Tadi ngomong apa, aku kurang jelas dengarnya?" Tanyanya Seana yang ingin memastikan lebih detail dan jelas lagi.


"A-ku tidak bicara apa-apa kok, mungkin itu suara angin, i-ya suara desiran angin," sangkalnya Sam yang grogi dan menutupi kenyataan yang ada.


Sea hanya mengucap kata oh saja dan membentuk bibirnya seperti lingkaran besar. Hanya butuh waktu setengah jam saja, semua masakan yang dimasaknya sudah matang dan siap untuk dihidangkan. Ada tumis cah kangkung, tempe goreng, ikan bawal goreng dan dabu-dabu khas buatan Sea dan tidak lupa kerupuk udang khas sesuai dengan kesukaannya Samudera.


Dengan segera dia hidangkan semua makanan itu di atas meja makan minimalis itu karena hanya cocok dan menampung dua orang saja. Sam menatap nanar makanan yang sudah tersaji di dalam piring yang asapnya masih mengepul serta aroma masakannya sangat menggugah selera makan siapa pun yang mencium aroma kelezatan dan kenikmatannya.


"Maaf yah Abang, hanya makanan ini yang bisa aku masak untuk Abang hari ini, semoga Abang suka," ujarnya Sea sendiri merendah seraya menaruh beberapa makanan di atas piringnya suaminya.


"Ini saja sudah lebih dari cukup kok, dari pada kelaparan pilih mana, lagian kalau aku yang kamu suruh masak bisa-bisa kita puasa malam ini," guraunya Sam dengan seulas senyumannya lalu mulai menikmati makanannya.


"Ya Allah… Masya Allah senyumannya Abang mampu membuat hatiku luluh seketika,"cicitnya Sea yang tersenyum malu karena diam-diam mengagumi suaminya sendiri.

__ADS_1


Sam melirik sekilas ke arah isterinya yang tersenyum tak tahu sebabnya, Sam menautkan kedua alisnya melihat sikapnya Sea yang aneh dan menurutnya tidak biasa.


"Yang Abang katakan benar adanya," timpal Sam lalu mengikuti jejak Sea untuk makan malam yang sudah cukup larut malam karena sempat tertunda dengan insiden kecil yang cukup membuat perhatian beberapa tetangga.


Beberapa minggu telah berlalu, setiap hari Sea dengan sabarnya menemani suaminya ke rumah sakit daerah setempat untuk berobat dan terapi. Dengan terapi tersebut perlahan penyakitnya yang diderita oleh Sam sembuh dan kondisinya semakin pulih dan membaik pula.


Sungguh hal itu sangat diharapkan dan diinginkan oleh mereka berdua. Sam bersyukur dengan kehidupannya sekarang, Sea pun sudah belajar sedikit demi sedikit melupakan kenangan bersama dengan mantan kekasihnya Willy dan belajar untuk membuka pintu hatinya untuk Sam suaminya.


Setiap pagi, Seana dan suaminya berendam di pinggir laut untuk terapi kakinya Samudra. Suara tawa riang dari mulutnya Sea terdengar. Dia dan Sam saling menyiram air laut ke tubuh mereka masing-masing.


Samudera yang sudah bisa berdiri walaupun masih sering goyah, tapi berusaha untuk meladeni permainan Sea hari ini. Ia sangat bahagia karena Sea membuatnya rileks dan santai.


"Iisss Abang curang, kalau gini caranya aku pasti kalah," protesnya yang menghindari lemparan air kewajahnya Sea.


"Masa gini dibilang curang, kamu saja yang terlalu lemah dan lambat menghindar dari seranganku," kilah Sam yang mengejar Sea tanpa ampun.


Mereka terus saling berkejaran hingga tubuh Sea ditangkap oleh Sam lalu menariknya ke dalam pelukannya. Pakaian yang dipakai Sea cukup tipis dan transparan bahannya sehingga jika terkena air otomatis akan membuat siapapun akan tembus pandang melihat ke dalam tubuhnya Sea. Hal tersebut membuat Sam sedikit mulai tergoda, tapi segera ditepisnya dari pikirannya.


Mereka berpelukan satu sama lain sambil bermain air dan sesekali berenang ke dalam air. Mereka melakukannya berulang-ulang hingga tengah hari.


"Nikmatilah semuanya sebelum aku memulai rencanaku yang hanya menunggu waktu yang tepat saja, dan jika waktu itu tiba maka bersiaplah Seana!!" Geramnya sambil menggenggam tangannya dengan begitu kuatnya.


Orang itu duduk dibalik kemudi mobilnya yang tiba-tiba menghentikan laju mobilnya saat melihat kebersamaan Sea dan Sam yang saling bercanda di dalam air sedari tadi jadi saksi bisu dan pengamat saja dari jauh.


****************


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:

__ADS_1



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan


Tetanggaku Idola Suamiku


Cinta pertama



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung LSOS dengan cara:

__ADS_1


Like Setiap Babnya, Rate Bintang Lima, Favoritnya, tekan tombol yang ada tulisan iklannya, berikan gift poin atau koinnya kakak.


I love you all Readers…


__ADS_2