Love Story Ocean Seana

Love Story Ocean Seana
Bab. 151


__ADS_3

"Zameera Azzahrah! Bunda juga sangat merindukan dirimu Nak, Bunda ingin menelponmu tapi hp Bunda tidak sengaja terjatuh ke dalam baskom yang berisi air," jawabnya Bu Hamidah yang masih setia membalas pelukan dari Aza.


Mereka sama-sama melepas rasa rindu yang membuncah di dalam dada dan hati mereka berdua. Apa yang mereka lakukan menimbulkan tatapan dari beberapa orang yang kebetulan berlalu lalang di sekitar area parkiran tersebut.


Selagi kita meletakkan Allah sebagai tujuan, niscaya Allah akan mudahkan dalam segala urusan.


"Bunda!! Saya sangat merindukan Bunda," jeritnya Zahrah dengan penuh kebahagiaan.


Azzahrah berlari ke arah Bu Hamidah setelah mengetahui dengan pasti dan jelas siapa pemilik senyuman yang tersenyum sedari tadi ke arahnya.


Langkah larinya seperti anak kecil yang berlarian ke arah Ibunya yang sedang membawa sebuah mainan boneka yang sangat besar. Aza merasakan kebahagiaan yang begitu besar di dalam hatinya. Seperti itulah yang dirasakan oleh Aza, kebahagiaannya membuncah setelah melihat Ibu Hamidah.


Seakan-akan dia sedang bertemu dengan Ibu kandungnya sendiri yang sudah lama tidak pernah bertemu saking rindunya dia pada sosok perempuan yang cantik di usia senjanya.


Senyuman Bu Hamidah tidak pee pudar, "Aza! Bunda juga sangat merindukan dirimu Nak, Bunda ingin menelponmu tapi hp Bunda tidak sengaja terjatuh ke dalam baskom yang berisi air," jawabnya Bu Hamidah sendu yang masih setia membalas pelukan dari Aza.


Mereka sama-sama melepas rasa rindu yang membuncah di dalam dada dan hati mereka berdua. Apa yang mereka lakukan menimbulkan tatapan dari beberapa orang yang kebetulan berlalu lalang di sekitar area parkiran tersebut. Zahrah sangat bahagia dengan pertemuan keduanya kali ini.


Zahrah tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagiaannya saat itu juga. Berselang beberapa saat kemudian, mereka melerai pelukannya masing-masing. Bu Hamidah sedari tadi senyumannya tidak pernah pudar dari wajahnya yang awet muda itu.

__ADS_1


"Bagaimana kabarnya cantik? Apa kamu baik-baik saja, Nak?" Tanyanya Bu Hamidah sambil mengelus rambut panjang sebahunya Aza.


Zameera Azzahrah tersenyum terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan dari Bu Hamidah," Alhamdulillah aku baik-baik saja Bu, kalau ibu gimana kabarnya, lama yah kita tidak jumpa?" Tanyanya balik Aza raut wajahnya yang bersinar senang.


Bu Hamida tersenyum tipis, "Alhamdulillah baik juga sayang, ibu hanya akhir-akhir ini sedih," ujarnya Bu Hamidah dengan wajah sendunya.


Aza tidak mengerti dengan apa yang terjadi kepada Bu Hamidah yang tiba-tiba bersedih seperti ada kegundahan dan kegelisahan yang terjadi di dalam hati dan pikirannya Bu Hamidah.


Aza yang melihat perubahan raut wajahnya tersebut, dia melihat kebetulan ada kursi tempat duduk yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri.


"Ibu! Sebaiknya kita jalan ke sana yuk, kita duduk sambil berbincang-bincang," tuturnya Aza yang mengajak Bu Hamidah.


Bu Hamidah Hanafiah Renon sebenarnya tidak apa-apa hanya saja dia menjalankan sesuatu agar Aza tidak lagi menolak panggilannya untuk datang berkunjung dan bertamu ke rumahnya Bu Hamidah.


Bu Hamidah memegang genggaman tangannya Aza, dia terlebih dahulu menatap ke arah dalam matanya Aza sebelum mengutarakan keinginannya dan maksudnya itu.


"Aza! Apa ibu boleh minta tolong sama kamu nak?" Tanyanya Bu Hamidah yang penuh harap agar keinginannya bisa terpenuhi dan terkabul dengan menatap intens Zahrah.


Zahrah tersenyum ramah, "Insya Allah… kalau Aza bisa pasti akan aku turuti apapun permintaannya Ibu," tutur Aza dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.

__ADS_1


"Apa boleh ibu mengajak kamu jalan-jalan ke rumahnya Ibu?" Pungkas Bu Hamidah yang sedikit ragu karena takut jika permintaannya ditolak.


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Love Story Ocean dan Seana judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Kekuatan Cinta


Baby Sitter Pilihan


Cinta pertama

__ADS_1



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


__ADS_2