
Malam itu kembali Leana melihat ayah mertuanya menyelinap keluar. Wanita itu penasaran ingin tahu apakah ayah mertuanya kembali menemui keluarganya. Baru saja ingin mengikuti ayah mertuanya itu keluar dari pintu rumah, Leana dihadang oleh seseorang.
Wanita itu hampir saja menjerit kaget saat tiba-tiba Radian muncul dihadapannya. Beruntung wanita itu langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Radian hanya menggerakkan kepalanya sebagai kode agar wanita yang dicintainya itu segera kembali ke kamarnya.
Leana telah dilarang oleh suaminya itu menyelidiki aktivitas ayahnya yang mencurigakan. Radian tak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada istrinya yang hanya seorang wanita biasa tanpa kemampuan membela diri. Radian takut, keluarga itu merasa malu, lalu berlaku buruk pada wanita yang dicintainya itu.
"Kakak?" bisik Leana yang kaget tiba-tiba Radian muncul menghalanginya.
"Aku bilang jangan selidiki lagi," ucap Radian juga berbisik.
"Ok ok," ucap wanita itu kembali ke kamarnya.
Saat tiba di kamar laki-laki tampan itu langsung menangkup wajah istrinya. Sementara Leana hanya tersenyum menggoda suaminya agar laki-laki itu tidak marah padanya. Radian memang tidak bisa marah pada istrinya, apalagi dengan gayanya yang merayu seperti itu.
__ADS_1
"Aku khawatir sayang. Aku takut mereka pergoki kamu, lalu keroyok kamu. Aku serius, aku benar-benar khawatir. Kalau kamu nggak mau patuh pada ucapanku, aku akan marah! Aku serius!" ucap Radian.
"Ya Kak, baiklah. Aku cuma penasaran, apa yang akan mereka bicarakan sekarang. Aku benar-benar ingin tahu apa yang mereka bicarakan tentang Kakak kali ini. Aku khawatir mereka punya niat dan rencana. Karena itu aku penasaran. Dia ingin menggoda Kakak. Dia ingin menjadi istri kedua Kak Radian–"
"Yang benar saja. Lalu kamu khawatir dengan gadis seperti itu? Kamu pikir cuma dia yang ingin jadi istri keduaku?" tanya Radian.
"Ih sombongnya," ucap Leana, Radian tertawa.
"Jadi, nggak ada yang boleh merebut posisiku?" tanya Leana yang dibalas dengan anggukan Radian.
"Tak ada bisa menggeser, merebut atau mengambil alih posisi wanita yang satu ini," ucap Radian lalu membenarkan bibirnya di bibir Leana.
Wanita yang telah melayang mendengar ucapan suaminya itu membalas ciuman itu dengan hangat. Leana tak peduli lagi dengan ulah ataupun rencana ayah mertua dan keluarganya. Apalagi rencana gadis muda yang ingin menjadi istri kedua suaminya.
__ADS_1
"Aku akan segera bicara dengan Papa, agar jelas langkah apa yang bisa kita ambil untuk mereka. Aku nggak ingin kamu terus penasaran mengikuti gerak-gerik Papa," ucap Radian sambil memeluk istrinya.
"Benar Kak, kasihan jika Papa sembunyi-sembunyi terus memberi makanan untuk mereka. Apa Kakak akan cerita sama Mommy? Kalau ternyata Papa masih berkumpul bersama keluarganya itu?" tanya Leana.
"Sebaiknya jangan. Aku takut Mommy terlanjur berharap kembali sama Papa. Meski Mommy terlihat enggan tapi kita nggak tahu isi hati Mommy. Kalau tahu Papa masih memiliki keluarga, aku takut Mommy jadi kecewa," ucap Radian.
"Baiklah, terserah Kakak saja. Keputusan di tangan Kakak. Aku pribadi nggak keberatan mereka tinggal di sini, tapi kasihan Mommy," ungkap Leana.
"Kamu itu terlalu baik sayang. Semua orang ingin kamu tampung," ucap Radian.
Namun, memang itulah yang membuat Radian jatuh cinta pada Leana. Sifat Leana yang suka menolong, mudah memaafkan dan perhatian itulah yang membuat seorang pemuda berhati dingin akhirnya luluh dan jatuh cinta. Diam-diam mengagumi adik tirinya sendiri. Satu-satunya gadis yang mampu menyentuh hatinya, meski dia adalah putri dari ayah tirinya.
...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...
__ADS_1