
Leana bersyukur suaminya jujur menceritakan asal mula kecemburuan pada Dean. Meski heran akhirnya Leana tahu, asal mula munculnya rasa cemburu Radian. Melihat semua foto-foto yang dikirimkan Salsa pada suaminya, Leana sadar niat gadis itu sekarang.
"Kakak menyentuh hp nya? Kakak akrab dengannya?" tanya Leana dengan nada cemburu.
"Nggak sayang. Aku tidak sengaja melihat hp nya tergeletak di atas meja dapur. Karena ada foto Reva di sana jadi … Kakak penasaran melihat-lihat, malah tanpa sengaja melihat foto-foto kamu dan Dean," jawab Radian panik karena kecurigaan justru mengarah padanya sekarang.
"Kakak melihat foto-foto di hp nya itu bersama-bersama dengannya?" tanya Leana masih dengan wajah cemburu.
"Nggak sayang, aku hanya mengintip hp nya lalu meminta dia mengirimkan ke hp ku, lalu aku mengamatinya di hp ku sendiri," jelas Radian semakin panik melihat ekspresi Leana yang tak kunjung normal.
"Kakak berikan nomor hp Kakak padanya?" tanya Leana dengan nada yang semakin tinggi.
"Ya, terpaksa sayang. Karena aku minta dikirimkan foto-foto itu," jawab Radian.
"Kakak suka padanya?" tanya Leana.
"Apa? Suka? Ini gila. Mana mungkin aku suka padanya. Dia sama sekali tak bisa dibandingkan dengan kamu sayang. Dia tidak ada arti apa-apa bagiku. Bicara dengannya saja baru kemarin," jelas Radian.
"Tentu aku tidak bisa dibandingkan dengannya karena aku sudah tua sementara dia masih muda," ucap Leana.
"Ya ampun bukan itu maksudku sayang. Aku tidak suka dengan satu wanita pun di dunia ini selain kamu. Aku tidak membandingkan kamu dengan cara seperti itu, aku …."
__ADS_1
"Bagaimana rasanya?" tanya Leana.
"Bagaimana apa?" tanya Radian yang belum hilang rasa paniknya.
"Rasanya dicemburui?" tanya Leana sambil menahan senyum.
"Rasanya panik. Padahal cemburu itu karena takut kehilangan tapi dicemburui aku juga merasa takut kehilangan. Aku takut kamu tidak percaya padaku lalu tinggalkan aku. Aku jadi merasa sangat takut kehilangan kamu," jelas Radian dengan polosnya.
Leana tertawa. Radian merasa heran tapi senang melihat istrinya yang tidak lagi marah. Rasa paniknya langsung berkurang melihat tawa Leana. Radian langsung memeluk tubuh wanita yang dicintainya itu.
"Makanya jangan sembarangan cemburu. Sekarang baru tahu rasanya dicemburui," ucap Leana sambil membalas pelukan suaminya.
Aku benar-benar tidak menyangka. Aku teringat dia begitu senang diajak ikut ke sekolah. Aku sengaja bebaskan dia melakukan apa pun agar dia tidak bosan sendiri karena aku asyik bicara dengan Dean. Aku merasa bersalah karena mengabaikannya. Kini aku tahu, sikapnya yang sengaja membiarkan aku berbincang dengan Dean ternyata ada tujuannya, batin Leana teringat tingkah ibu-ibu yang berfoto selfie mengarah ke dua laki-laki yang sedang asyik berbincang itu.
Awalnya Leana hanya tersenyum mengetahui niat ibu-ibu itu mengambil foto Selfie lalu melihat dan menjerit bersama-sama. Leana tak akan curiga jika setiap kali mereka mengambil lalu hanya melihatnya. Ibu-ibu itu akan langsung menoleh ke arah Radian dan Dean jika telah selesai mengambil foto Selfie itu.
Berganti-gantian dengan posisi dan latar belakang yang sama. Membuat Leana teringat pada apa yang dilakukan Salsa. Leana sempat merasa heran. Di hadapan Salsa ada taman bunga dan kebetulan bunga-bunga sedang bermekaran. Leana heran kenapa Salsa tak mengambil latar belakang itu.
Namun karena asyik diajak ngobrol akhirnya Leana mengabaikan apa yang terlintas di kepalanya. Setelah Radian menjelaskan kalau dirinya cemburu setelah melihat foto-fotonya bersama Dean, barulah Leana sadar maksud dan tujuan Salsa berfoto ke arah itu.
Leana sekarang mengerti niat Salsa melakukan itu. Sengaja mengambil foto dengan latar belakang mereka agar foto-foto itu bisa dikirimkan ke ponsel suaminya. Leana tahu niat gadis itu sekarang.
__ADS_1
"Sekarang aku baru tahu, kenapa dia lakukan itu," ucap Leana.
"Lakukan apa sayang? Siapa?" tanya Radian tak mengerti.
"Salsa, baby sitter itu. Dia sengaja mengambil foto-fotoku bersama Dean agar Kakak cemburu. Agar rumah tangga kita hancur dan agar kita berpisah–"
"Apa? Sampai sejauh itu?" tanya Radian.
"Lalu untuk apa dia melakukan itu? Dia ingin Kakak mengira aku telah selingkuh dengan Dean. Dia sengaja memperlihatkan foto-foto itu pada Kak Radian. Membiarkannya tergeletak agar bisa dilihat oleh Kak Radian. Dia memiliki maksud tertentu, apa lagi kalau bukan itu. Dia pasti ingin kita berpisah," jelas Leana.
"Sebenarnya tak baik menuduh orang seperti itu, tapi aku juga tidak bisa menyangkal dugaanmu," ucap Radian.
"Kakak, jangan sampai tergoda padanya ya?" tanya Leana.
"Sejak kapan aku tergoda sayang. Sejak mengenalmu, tak ada satu perempuan yang bisa menembus hatiku. Itu semua karena hatiku telah dipenuhi oleh dirimu," jelas Radian.
Leana tersenyum. Harusnya dirinya ingat semua itu dan tak perlu meragukan cinta Radian lagi. Namun, rasa cemburu itu hadir memang menguji manusia. Merasa takut kehilangan adalah hal yang baik, tetapi bisa merusak rasa percaya jika tidak berhati-hati.
Semakin besar rasa takut kehilangan menandakan semakin kuat rasa cinta tetapi jika tidak bijaksana dalam melihat situasi, semakin menipiskan rasa percaya. Leana ingin tetap bijaksana seperti Radian. Suaminya itu merasa cemburu melihat foto-foto dirinya dengan Dean, tetapi Radian memilih untuk tetap tenang dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi sebelum menuduh Leana berbuat sesuatu.
...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...
__ADS_1