Mengubah Takdir Kakakku Jadi Suamiku

Mengubah Takdir Kakakku Jadi Suamiku
BAB 92 ~ Kejadian Masa Lalu ~


__ADS_3

Ezra memperkenalkan Monica pada ayahnya. Setelah makan siang bersama melanjutkan berbincang di ruang tengah. Namun, perbincangan mereka terganggu personal assistant di perusahaan yang menelpon Ezra.


Laki-laki itu minta diri untuk menerima teleponnya. Tinggallah, Tn. Adam dan Monica di ruangan itu. Kesempatan itu dipergunakan Tn. Adam bicara lebih serius dengan Monica.


"Mungkin menurutmu aku tak lagi ingat padamu. Ya, sekilas kamu memang berubah. Lebih dewasa dan lebih tenang tapi aku tahu seperti apa dirimu yang sebenarnya–"


"Daddy?"

__ADS_1


"Jangan panggil aku Daddy, aku belum tentu menerimamu. Mungkin itulah sifatmu, menyingkirkan semua yang ada di hadapanmu untuk mencapai keinginanmu. Dulu kamu menyingkirkan gadis itu, dengan menghasut kami dengan foto-foto itu hingga akhirnya kami memutuskan untuk mengirim Ezra ke luar negeri. Sekarang kamu menyingkirkan wanita yang sebentar lagi akan dinikahi putraku. Aku tidak mengenal mereka, apa mereka adalah orang-orang yang pantas untuk disingkirkan atau tidak tapi aku sangat ingat sikapmu tidak sopan terhadap aku dan istriku. Kamu mengamuk menyalahkan tindakan kami yang mengirim Ezra ke luar negeri lalu apa maumu? Yang kami rasakan dulu kamu adalah gadis yang sopan. Sekarang semakin sadis dengan menyingkirkan calon pengantin wanita, kamu juga seorang wanita. Bagaimana perasaanmu jika diperlakukan seperti mereka. Jika kamu adalah aku, tenangkah hatimu melihat orang yang akan menemani putramu seumur hidup adalah orang yang seperti itu?" tanya Adam. 


Tn. Adam menatap Monica yang tertunduk. Gadis itu telah menangis sejak awal tadi. Entah menangis karena tak direstui bersama Ezra, entah karena menyesali perbuatannya. Sekarang sedikit pun Monica tak bisa berkata apa-apa lagi. Hanya menangis terisak-isak dia hadapan Tn. Adam.


Monica bahkan tak berusaha membela dirinya. Gadis itu sadar, apa pun alasannya tak akan dipercaya lagi oleh Tn. Adam. Tabiatnya yang dulu jahat meninggalkan kesan buruk padanya.


"Maafkan saya Tuan," ucap Monica akhirnya berdiri dan melangkah sambil sesenggukan keluar dari rumah.

__ADS_1


Begitu Ezra selesai bicara dengan personal assistant-nya yang telah menangani perusahaan selama beberapa hari dia dirawat di rumah sakit. Laki-laki itu segera kembali menemui ayahnya dan calon istrinya.


Namun, Ezra terkejut karena tak lagi menemukan Monica. Tn. Adam menjelaskan secara rinci pada Ezra kalau Monica adalah penyebab mereka sebagai orang tua akhirnya memutuskan untuk mengirim putra satu-satunya itu keluar negeri. 


"Karena dialah kita berpisah dengan rasa benci, karena dialah ibumu menderita dan sakit hingga akhirnya meninggal dunia. Aku tahu mungkin pilihan kami mengirim kamu itu tidak benar tapi kami tak akan sekejam itu jika bukan karena hasutannya. Dia juga menyakiti hati kami dengan berkata kasar dan menyalahkan kami. Ibu langsung Anfal karena ucapannya. Daddy tak bisa melupakan itu. Apalagi jika kamu melihat sendiri perbuatannya yang memaki Mommy dengan kata-kata kasar. Kamu tak akan pernah bisa menyukainya," jelas Tn. Adam.


Mendengar itu Ezra terdiam dan terduduk. Tak masalah baginya jika pernikahannya dibatalkan tetapi Membatalkan untuk menyukai seseorang, Ezra merasa sulit. Tn. Adam meminta Ezra untuk berpikir lebih matang lagi untuk menikahi Monica.

__ADS_1


 


...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...


__ADS_2