
Leana mendukung agar Rica hidup mandiri. Wanita itu bahkan berencana ingin mengenalkan Rica pada Ricky yang dikenalnya sebagai sosok baik yang dapat membimbing Rica. Hari itu, Ricky diminta datang oleh Leana ke rumahnya.
Ricky yang sudah cukup akrab dengan Radian dan Leana tentu saja bersedia datang. Selain laki-laki itu memang telah lama tak bertemu dengan Leana yang dikenalnya sangat baik, Ricky juga belum menjenguk putri Leana yang baru saja lahir. Begitu senang saat melihat bayi cantik itu diperlihatkan padanya.
Begitu kagum dengan bayi kecil yang sangat cantik itu. Membuat Leana dan Radian cukup heran melihat sikap Ricky yang seperti sangat menyukai bayi. Ricky bahkan mengingat-ingat kenangan saat Leana mengandung bayi itu.
"Papamu ganteng, mamamu cantik. Keduanya orang yang baik, makanya kamu cantik seperti bidadari kecil," ucapnya seperti bicara pada Revani.
"Kamu sangat suka anak kecil?" tanya Leana tak tahan bertanya.
"Aku sempat berpikir akan segera menjadi ayah saat mengetahui Camelia mengandung dan yakin kalau itu bukan bayi Bang Radian. Aku sempat merasa kalau itu adalah bayiku. Sempat merasa panik karena tiba-tiba harus memiliki tanggung jawab tapi akhirnya aku putuskan untuk menerima kenyataan itu. Mempersiapkan diri untuk menjadi seorang ayah, bahkan terkesan menunggu-nunggu hingga akhirnya merindukan hadirnya bayi itu," ungkap Ricky.
"Hingga seperti itu? Jadi akhirnya kamu bertanggung jawab terhadap bayinya Camelia?" tanya Leana.
"Aku menunggu saat-saat Camelia meminta pertanggung jawaban tapi dia tak kunjung datang. Aku juga tak begitu percaya diri untuk menanyakannya. Suatu saat aku bertemu dengannya di kantor Tn. Ezra. Dia datang berkali-kali ke sana. Aku juga melihat dia begitu akrab dengan Tn. Ezra. Aku yang tahu dia orang yang bisa berbohong dan suka menipu orang akhirnya nekat menghadangnya saat ingin bertemu dengan Tn. Ezra. Aku tanyakan tentang kehamilannya. Aku nyatakan bersedia bertanggung jawab atas perbuatanku. Bagaimanapun juga yang merenggut kesuciannya adalah aku tapi dia menyatakan kalau bayi yang dikandungnya itu bukanlah bayiku. Kejadian waktu itu tidak sampai membuatnya hamil," ungkap Ricky.
"Lalu dia hamil sama siapa?" tanya Radian merasa heran.
__ADS_1
Setelah menuduh bayi itu adalah bayi Radian. Beruntung Ricky menjelaskan kejadian malam itu hingga akhirnya Radian terbebas dari tuntutan. Radian bahkan langsung membatalkan catatan pernikahan mereka yang diselenggarakan.
"Kalau ternyata malam itu Ricky tidak sempat membuatnya hamil, jangan-jangan setelah menikahinya justru Kakak yang membuatnya hamil," ucap Leana dengan raut wajah sendu.
"Nggak mungkin sayang, aku menikahinya justru karena dia menyatakan dirinya hamil. Jika tidak, aku tidak akan menikahinya. Dia membawa bukti surat hasil pemeriksaan dari dokter kandungan. Selama menikah dengannya, aku juga tidak pernah menyentuhnya," jelas Radian.
"Apa mungkin dia bohong dengan surat kehamilan itu, mungkin dia membayar seseorang untuk membuatnya seolah-olah dia benar-benar telah hamil," ucap Leana.
"Itu tidak benar sayang. Aku pernah mengantarnya memeriksa kandungan, aku melihat sendiri hasil monitor yang menunjukkan adanya sosok janin saat melakukan USG," jelas Radian.
"Kakak mengantarnya periksa kehamilan?" tanya Leana, lagi-lagi dengan raut wajah sendu yang terkesan cemburu.
"Aku pikir saat menikah dengannya Kakak mengambil kesempatan untuk … tidur dengannya karena bagaimanapun juga kalian sudah sah sebagai suami istri," ucap Leana menjelaskan asal usul keraguannya.
"Melihatnya saja aku sudah muak sayang. Mana mungkin aku berselera menyentuhnya. Maaf Cky bukannya maksud merendahkan wanitamu tapi aku sudah punya pujaan hati sejak remaja, Camelia tidak bisa menggeser kedudukannya. Dia tidak ada apa-apa dibandingkan wanita yang aku cintai itu sampai kapanpun, lalu bagaimana mungkin aku berminat menyentuhnya. Pernikahan itu yang justru memisahkan aku dengan wanita yang aku cintai?" tanya Radian.
"Aku mengerti Bang. Aku paham. Bu Leana harusnya tak meragukan cinta Bang Radian lagi," ucap Ricky.
__ADS_1
Laki-laki itu juga tak peduli lagi pada Camelia. Karena kenyataan Camelia sendiri yang menyatakan bukan mengandung darah dagingnya. Ricky juga merasa terbebas dari tanggung jawab terhadap wanita yang pernah dipanggilnya nenek sihir itu. Setelah masalah perasaan itu jelas, mereka kembali dibuat heran mengenai siapa ayah biologis bayi yang dikandung Camelia.
"Lalu anak siapa yang dikandung Camelia?" tanya Leana.
"Aku benar-benar tidak tahu," jawab Radian.
"Aku juga tidak tahu, tapi yang aku lihat dia sempat akrab dengan Tn. Ezra," ucap Ricky.
"Jadi maksudmu, mungkin bayi Camelia adalah anak Kak Ezra?" tanya Leana kaget.
"Apa?" teriak Monica tiba-tiba baru datang dari beraktivitas.
"Monica," ucap Leana kaget.
"Bayi ular betina adalah bayi Ezra?" tanya Monica dengan nada panik.
"Bukan begitu itu Monica, ini baru dugaan. Jangan salah sangka dulu," ucap Leana yang langsung merasa bersalah.
__ADS_1
Wanita itu tak ingin ada kesalahpahaman lagi. Mereka semua di situ hanya sekedar menduga-duga tanpa bermaksud menuduh. Namun, tiba-tiba Monica datang dan mendengar. Monica langsung panik, Leana sangat takut Monica salah paham apalagi sampai membatalkan pernikahan.
...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...