
"Kok tumben datang ke sini barengan seperti ini, ada angin apa?" tanya Kean penasaran kenapa keluarganya bisa datang bersama seperti ini.
"Angin cinta," sahut Lean yang tergelak.
" Kenapa Kakak bertanya seperti itu? Apakah Kakak tidak suka jika kita semua datang? Kalau begitu, kita pulang saja, Ma, Pa, Kakk__" kesal Anne yang sudah bangun dari tempat duduknya.
" Eh ... Eh ... Jangan ngambek!" Kean berusaha menghalangi Anne agar tidak pergi.
" Kakak itu, hanya terkejut saja karena tidak ada yang memberi tahu terlebih dahulu. Jadinya, tidak menyiapkan apa-apa" jelas Kean.
" Kalau bilang, namanya bukan surprise lagi!" sahut Lean.
" Iya, betul itu!" timpal Anne yang setuju dengan ucapan kakaknya Lean.
" Sudah ... sudah ... Kita semua datang ke sini karena ingin berkumpul merayakan rasa syukur atas kehadiran triplet ke rahim Dinda. Lagian, kamu tidak usah menyiapkan apa-apa karena Mama 'kan sudah membawanya, " jelas Mama Dira sembari menatap makanan yang telah ia bawa.
" Mama sudah tahu kalau Dinda hamil?"tanya Kean bingung. Awalnya dia ingin datang ke kediaman Fabio untuk memberitahukan kabar bahagia ini.
" Tentu saja! Justru Mama adalah orang pertama yang tahu jika Kak Dinda hamil," ungkap Anne.
Kean menatap ke arah Istrinya seakan meminta jawaban, dan Dinda menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Terus aku orang ke berapa?"
" Terakhir!!! Seru semua orang serempak. Gelak tawa terdengar memenuhi ruangan itu. Suasana yang biasanya sepi, kini menjadi sangat ramai.
Mereka semua tertawa, bercanda dan bercerita bersama.
" Kak, apakah Kakak tida iri dengan Kak Kean yang akan menjadi seorang ayah?" tanya Nala.
Lean memicingkan matanya, serta bertopang dagu menatap wajah istri kecilnya itu.
" Kenapa harus iri? Kakak justru ikut bahagia karena akhirnya mereka di beri kesempatan lagi untuk memiliki anak setelah kejadian beberapa bulan yang lalu. "
Kemudian, Lean mendekatkan wajahnya ke telinga Nala.
" Apakah kamu sudah ingin segera memiliki Baby? "bisik Lean yang sontak membuat Nala menggeleng. Jujur, dia belum siap jika harus memiliki anak sekarang.
Lean tersenyum, lalu mengusap puncak kepala istrinya.
" Kalau begitu jangan pernah membahas hal ini lagi ketika kamu belum siap. Nantisaat kamu sudah siap, baru beritahu Kakak. Biar Kakak bantu untuk memiliki anak, mau 1, 2,3,4 atau___"
Nala segera membekap mulut suaminya itu. Bisa-bisanya dia ingin mempunyai anak sebanyak itu. Ya, pria enak tinggal menyumbangkan benih saja, lah wanita? Harus mengalami hamil, melahirkan, menyusui, merawat dan lain sebagainya. Jadi, harus butuh mental yang kuat jika ingin menjadi seorang Ibu.
__ADS_1
Dasar, Suami omes! Kalau masalah begitu aja gercep banget! Untuk sekarang, aku memang belum siap untuk menjadi seorang Ibu, tapi Nanti pasti akan datang waktu itu. Semoga suamiku bisa bersabar menunggu sampai waktu datang karena aku juga ingin memiliki buah hati bersama pria ini. Pria yang sudah membuat aku sangat mencintainya, dan takut akan kehilangan dirinya. Semoga, Tuhan akan selalu menjaga pernikahan ini sampai nanti maut yang akan memisahkan kita. Gumam Nala dengan terus menggenggam tangan suaminya.
...☘️☘️☘️...
Dulu, Keane pernah berpikir bahwa dia ingin mencari Partner Terbaik yang memiliki karakter sama dengan dirinya agar menjalani kehidupan kedepannya akan jauh lebih mudah. Namun, setelah bertemu dengan Dinda. Dia sadar bahwa perbedaan karakter antara dia dan Dinda justru yang membuat hidupnya penuh dengan warna, tidak monoton begitu-begitu saja.
...❤️...
Awalnya, Dinda selalu berburuk sangka pada Tuhan yang tidak pernah memberikan kebahagiaan pada hidupnya. Sampai akhirnya dia bertemu dan dipersunting dengan pria bernama Keane. Sejak saat itu, dia percaya bahwa akan ada pelangi setelah hujan. Akan ada kebahagiaan setelan perjalanan yang penuh dengan cobaan.
...❤️...
Selama perjalan mencari partner terbaiknya yang di awali dengan patah hati dan kekecewaan. Membuat Lean sadar bahwa Tuhan itu sebenarnya sangat menyayangi dirinya sampai tidak rela jika ia bersama dengan wanita yang tidak cukup baik. Lalu, mengirimkan seseorang yang jauh lebih baik dan bisa menjadi pelengkap hidupnya. Begitulah jodoh yang merupakan rahasia Tuhan
...❤️...
Bagi Nala, takdir cintanya sungguh sangat lucu. Berawal dari hanya ingin memenuhi nazar yang ia ucapkan dikala dalam bahaya, justru membuatnya jatuh cinta pada pria itu. Pria yang awalnya sama sekali tidak ia suka karena sifat tengil dan jahilnya. Justru menjelma menjadi pria yang selalu membuat ia merasa kagum, terpesona dan terus jatuh cinta dengan setiap perlakuan manis yang ia lakukan. Bahkan, dia merasa menjadi wanita yang paling beruntung di dunia ini karena memiliki suami seperti seorang Leanne. Tuhan benar-benar selalu memberikan sesuatu yang kita butuhkan.
...❤️...
Lalu, Apa arti dari Partner terbaik dalam hidup kalian?
__ADS_1