
Arya sudah sampai dirumah nya, ia segera melepas sepatu dan meletak kan tas nya lalu bergegas cuci muka dan cuci kaki lalu ia masuk ke kamar untuk sekedar bermain gitar dan menyanyikan lagu kesukaan nya untuk menenang kan hati nya karna lagi lagi ia mendapati rumah yang berantakan karena orang tua nya yang tiap hari selalu cek cok. itu adalah salah satu alasan mengapa Arya tidak betah di rumah nya sendiri, orang tua nya juga selalu sibuk kerja tanpa memperduli kan Arya.
Ada saja alasan untuk orang tua nya bertengkar, itu membuat Arya sangat sedih, mengapa keluarga nya tidak pernah bisa bahagia dan nyaman. Arya dulu pernah tinggal di rumah nenek nya karena merasa di sana ia bisa mendapat kebahagiaan sedang kan dirumah tidak mendapat kan kenyamanan dan ketenangan sama sekali.
Arya lalu menuju dapur untuk makan, namun ketika sampai di dapur ia tak mendapati makanan apa pun. akhir nya ia memilih untuk pergi ke warung makan sekalian sore ini ia akan bermain futsal dengan teman teman nya.
sesampai nya di warung Arya lalu memesan pecel lele kesukaan nya, ketika sedang makan ia memandang pemandangan yang indah menurut nya yaitu seorang kakek nenek yang tengah makan berdua di warung itu dan dilihat nya mereka terlihat sangat, tulus satu sama lain. ini yang sangat Arya ingin kan di keluarga nya. terasa dada Arya sakit ketika mengingat keluarga nya yang sangat tidak harmonis dan selalu cek cok setiap hari nya.
Arya beranjak pergi dan segera ke tempat futsal karena sudah ditunggu oleh teman teman nya. ketika bersama teman teman nya Arya merasa tidak ada beban apa pun, ia merasa sangat bahagia ketika bersama teman teman nya karena mereka selalu mencipta kan tawa masing masing, setelah 1 jam permainan mereka berakhir, Arya berhenti di parkiran sebentar sambil menyalakan rokok yang ia bawa dari rumah tadi, ia menghisap panjang rokok tersebut lalu mengeluarkan pelan pelan, terasa hilang begitu saja beban fikiran Arya terbawa asap rokok. Setelah rokok nya habis Arya pun segera pulang ke rumah. Ia sengaja berlama lama dijalan karena tidak ingin cepat sampai di rumah.
Arya memilih jalan yang melewati rumah Reyna, siapa tau nanti ia bertemu dengan Reyna, tapi ternyata zonk tidak ada Reyna maupun keluarga nya , seperti nya sedang bepergian karena rumah nya tampak begitu sepi. ia pun pulang kerumah sesampai nya dirumah ia lalu mandi dan masuk kamar. ia berniat belajar tapi niat nya berantakan karena melihat gitar, ya dia memilih bermain gitar sambil bernyanyi diteras kamar nya dari pada harus belajar.
Mama Arya yang baru pulang bekerja merdengar Arya sedang bersenandung nyanyi kan lagu Lastchild kesukaan nya
"wajar bila saat ini ku iri pada kaliann yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah.."
deggg hati mama Arya terasa begitu sesak dan tak terasa mata nya mulai berkaca kaca mendengar nyanyian anak satu satunya itu yang terlihat seperti sangat sedih dan banyak beban fikiran nya
"aku dan suamiku memang belum bisa membahagiakan anak ku" gumam mama Arya sambil menetes kan air mata ketika matanya sudah tidak mampu lagi menampung.
__ADS_1
Tak sengaja Arya menoleh ke arah mamanya. arya lalu meletakkan gitar nya dan menghampiri mamanya
"mama kenapa nangis?" mama pun terkejut melihat arya menghampiri nya.
"maafin mama ya, mama sama papa belum bisa membahagiakan kamu, mama merasa gagal menjadi orang tua buat kamu nak" ucap mama arya sambil terisak
"mama nggak salah kok ma, mungkin emang udah takdirnya keluarga kita ya gini gini aja ma" ucap arya sambil memeluk dan menenangkan mamanya.
tampak dari depan pintu kamar ayah arya juga melihat mereka yang tengah melow, tapi papa arya hanya melihat lalu pergi, memang papa arya itu orangnya egois makanya sering kali berantem dalam rumah tangga mereka, selain itu papa arya juga pernah kepergok beberapa kali bermain api dengan wanita lain. Itulah yang membuat arya tidak respec kepada papa nya, arya lebih respec terhadap mama nya.
"apa mungkin selama ini aku belum bisa membahagiakan keluargaku? apa aku terlalu egois?" tanya papa arya kepada dirinya sendiri sambil melamun di balkon rumahnya.
arya melihat papanya sedang melamun lalu menghampiri papa nya
"ah kamu ya, e enggak tadi papa mikirin kerjaan dikantor numpuk banyak banget, papa sampek bingung mau mulai yang mana dulu hehehe" ucap papa arya berusaha menutupi
"oh papa mikirin itu, yaudah biar dikerjain karyawan papa aja, sekarang papa istirahat" ucap arya sambil menepuk punggung papanya dan beranjak pergi.
Sambil berjalan gontai arya berpikir kelihatan nya papa bukan mikirin pekerjaan tapi ada hal lain, soalnya tidak biasanya papa mikir pekerjaan sampai melamun.
__ADS_1
Arya lalu masuk kekamarnya dan rebahan dikamar sambil memutar lagu kesukaannya dan tak terasa ia pun tertidur dengan pulas nya.
"kriinggg kriiiingg" alarm sudah berbunyi menunjukkan pukul 06.30 namun dimatikan lagi oleh arya dan ia tidur lagi "alah masih jam segini" gumamnya sambil menggeliat dan menarik lagi selimut dan mengambil gulingnya.
Tak lama kemudian ia terbangun lagi dan melihat jam sudah 06.45
"lah kok udah jam segini aja" ucapnya sambil terbangun
ia lalu bergegas kekamar mandi dan bersiap untuk berangkat sekolah. Setelah selesai mandi ia beberes untuk ke sekolah tak lupa ia bercermin sambil bergumam
"ternyata ganteng juga ya gua hem" gumamnya sambil ter senyum tipis.
Arya lalu keluar kamar, ia menuju meja makan untuk sarapan dulu tapi zonk, tidak ada makanan dimeja makan tersebut
"yaudah lah gausah sarapan aja" gumamnya pelan
"mama papaaa" teriak arya kepada orangtuanya karena dia mau berpamitan tapi tak ada jawaban sama sekali, arya menuju ke kamar orang tuanya tapi tak ditemukan mereka disana sepertinya kedua orang tua nya sudah berangkat ke kantor dan tanpa membangunkan arya terlebih dahulu atau memasak untuk sarapan hari ini
"ah keluarga macam apa ini, tidak seperti keluarga yang selama ini aku dambakan" ucapnya sambil tersenyum sedih.
__ADS_1
Ia segera menuju garasi untuk mengambil motornya dan berangkat sekolah
"behh emang dah gue ini udah ganteng, keren juga hihihi" ucapnya pada diri sendiri dengan penuh percaya diri dan dengan membenahi dasi yang di pake nya dan memakai jaket kesayangannya sambil menyalakan motor nya, setelah siap arya lalu melaju pelan menuju sekolahnya..