
Tak sengaja arya menoleh ke arah mamanya. arya lalu meletakkan gitar nya dan menghampiri mamanya
"mama kenapa nangis?" mama pun terkejut melihat arya menghampiri nya.
"maafin mama ya, mama sama papa belum bisa membahagiakan kamu, mama merasa gagal menjadi orang tua buat kamu nak" ucap mama arya sambil terisak
"mama nggak salah kok ma, mungkin emang udah takdirnya keluarga kita ya gini gini aja ma" ucap arya sambil memeluk dan menenangkan mamanya.
tampak dari depan pintu kamar ayah arya juga melihat mereka yang tengah melow, tapi papa arya hanya melihat lalu pergi, memang papa arya itu orangnya egois makanya sering kali berantem dalam rumah tangga mereka, selain itu papa arya juga pernah kepergok beberapa kali bermain api dengan wanita lain. Itulah yang membuat arya tidak respec kepada papa nya, arya lebih respec terhadap mama nya.
"apa mungkin selama ini aku belum bisa membahagiakan keluargaku? apa aku terlalu egois?" tanya papa arya kepada dirinya sendiri sambil melamun di balkon rumahnya.
arya melihat papanya sedang melamun lalu menghampiri papa nya
__ADS_1
"pa, papa kenapa nglamun? papa mikirin apa? tanya arya kepada papanya
"ah kamu ya, e enggak tadi papa mikirin kerjaan dikantor numpuk banyak banget, papa sampek bingung mau mulai yang mana dulu hehehe" ucap papa arya berusaha menutupi
"oh papa mikirin itu, yaudah biar dikerjain karyawan papa aja, sekarang papa istirahat" ucap arya sambil menepuk punggung papanya dan beranjak pergi.
Sambil berjalan gontai arya berpikir kelihatan nya papa bukan mikirin pekerjaan tapi ada hal lain, soalnya tidak biasanya papa mikir pekerjaan sampai melamun.
Arya lalu masuk kekamarnya dan rebahan dikamar sambil memutar lagu kesukaannya dan tak terasa ia pun tertidur dengan pulas nya.
Tak lama kemudian ia terbangun lagi dan melihat jam sudah 06.45
"lah kok udah jam segini aja" ucapnya sambil terbangun
__ADS_1
ia lalu bergegas kekamar mandi dan bersiap untuk berangkat sekolah. Setelah selesai mandi ia beberes untuk ke sekolah tak lupa ia bercermin sambil bergumam
"ternyata ganteng juga ya gua hem" gumamnya sambil ter senyum tipis.
Arya lalu keluar kamar, ia menuju meja makan untuk sarapan dulu tapi zonk, tidak ada makanan dimeja makan tersebut
"yaudah lah gausah sarapan aja" gumamnya pelan
"mama papaaa" teriak arya kepada orangtuanya karena dia mau berpamitan tapi tak ada jawaban sama sekali, arya menuju ke kamar orang tuanya tapi tak ditemukan mereka disana sepertinya kedua orang tua nya sudah berangkat ke kantor dan tanpa membangunkan arya terlebih dahulu atau memasak untuk sarapan hari ini
"ah keluarga macam apa ini, tidak seperti keluarga yang selama ini aku dambakan" ucapnya sambil tersenyum sedih.
Ia segera menuju garasi untuk mengambil motornya dan berangkat sekolah
__ADS_1
"behh emang dah gue ini udah ganteng, keren juga hihihi" ucapnya pada diri sendiri dengan penuh percaya diri dan dengan membenahi dasi yang di pake nya dan memakai jaket kesayangannya sambil menyalakan motor nya, setelah siap arya lalu melaju pelan menuju sekolahnya..