My Best Partner

My Best Partner
18+


__ADS_3

Setelah bermain futsal kurang lebih 2 jam, Arya dan teman teman nya mengakhiri permainan. terlihat dipojok ruangan Fia sedang menunggu Arya dengan setia dan tak lama kemudian Arya datang menghampiri Fia, Fia lalu memberi minum kepada Arya sambil mengelap keringat yang ada di muka dan badan Arya yang begitu kekar


Arya memiliki tubuh yang kekar meskipun badan nya termasuk kurus


Arya dan Fia terlihat saling bersendau gurau mesra membuat seisi lapangan futsal memandang kearah mereka, sesekali Arya juga mencium i bagian kening dan pipi kekasih nya itu. terlihat Arya dan Fia begitu saling menyayangi


"pulang yuk" ajak Arya dengan lembut


"yuk sayang" jawab Fia sambil berdiri di hadapan Arya


Arya lalu berdiri juga disamping Fia


"bro gua duluan yaa!" teriak Arya sambil melambaikan tangan ke arah teman teman nya


"oke bro, ati ati lu bawa anak orang!" sahut teman teman hanya sambil tertawa


"beresss" ucap Arya sambil berjalan meninggalkan lapangan


mereka menuju parkiran lalu naik ke motor untuk menghabiskan malam ini bersama


"sayang kita kemana ya enak nya?" tanya Arya kepada Fia


"aku laper" jawab Fia dengan gaya manjanya yang meletakkan dagu nya di pundak Arya


"yaudah kita makan di tempat biasa ya" ajak Arya


"iya sayang" jawab Fia sambil mengeratkan pelukan nya


mereka pun sampai ditempat biasa mereka makan, mereka makan sambil bercanda dan bersendau gurau layaknya abg yang sedang kasmaran, maklum lah karena mereka memang jarang ketemu


"sayang aku kangen bgt tau sama kamu" ucap Fia manja sambil gelendotan dilengan Arya hingga tak sengaja siku Arya menyenggol benda kenyal milik Fia itu hingga membuat jantung nya berdegup kencang


"sayang kamu kenapa kok kayak gugup gitu sih?" tanya Fia karena merasa detak jantung Arya berdetak lebih cepat


"hmm aku deg degan aja di deketin sama kamu hehe, soal nya kita kan lama ga kaya gini" ucap Arya berusaha menutupi ke gugupan nya


"ah kamu mah, kaya sama siapa dehh" ucap Fia sambil mengeratkan pegangannya ke Arya


"hehe iya sayang, aku seneng bgt poko nya malam ini bisa lama lama sama kamu, aku juga kangen bangettt sama kamu sayang" ucap Arya sambil mengelus rambut Fia dan meletakkan kepala Fia didada nya


makanan pesanan mereka pun datang, mereka segera makan dan saling mesra mesra seperti abg yang baru jatuh cinta, sesekali terlihat mereka saling suap suapan. ah sangat soswett hingga mereka pun menjadi tatapan orang orang. karena merasa risih, mereka dengan cepat menghabiskan makanan nya


"sayang kenapa sih tu orang, iri ya liat kita, dari tadi ngeliatin mulu ih" ucap Fia sambil menyuapi Arya dan melirik kearah orang yang melihat mereka sejak tadi


"udah ih biarin aja, palingan juga iri hehe" jawab Arya


setelah selesai makan Fia cepat cepat mengajak Arya pulang, takut nanti pulang nya kemalaman karena ini udah set 10 malam.


"sayang pulang yuk, kasian bibik nanti nungguin lagi dirumah!" ucap Fia kepada Arya

__ADS_1


"ayuk sayang" jawab Arya lalu bergegas membayar pesanan mereka


mereka lalu menuju pulang, dan sial nya ditengah perjalanan mereka diguyur hujan


"sayang kita neduh dulu ya, nanti kalo hujan²an kamu sakit" ucap Arya kepada Fia sambil menoleh kearah belakang


"gausah sayang, aku juga lama ga hujan hujan an hehe tenang aja, aman kok gak bakalan sakit hihi" jawab Fia sambil mengeratkan pelukan nya


"yaudah terserah kamu aja deh" jawab Arya sambil memegang tangan Fia


mereka naik motor dengan kecepatan rendah dan berada dibawah hujan malam yang sunyi, benar benar dunia malam ini milik mereka berdua yang lain ngontrak hihi


setelah beberapa saat mereka pun sampai dirumah Fia


"sayang masuk dulu yuk, mampir dulu kerumah kasian kalo kamu kehujanan nanti" ajak Fia kepada Arya


"gausah yang, nanti kemaleman" jawab Arya sambil tersenyum tipis kepada Fia


"ih gaboleh nolak, pokoknya harus mampir dulu, kamu ganti baju dulu biar ga kedinginan ayang" ucap Fia manja yang membuat Arya enggan untuk menolak permintaan nya


"yaudah iya sayang" jawab Arya sambil memegang pipi mulus Fia


mereka pun turun dari motor dan segera beranjak masuk kerumah dengan keadaan basah kuyub karena kehujanan


ketika sampai diruang tamu Arya duduk dikursi kayu rumah Fia, lalu Fia mencoba memanggil bibik nya namun tak ada jawaban, mungkin bibik nya udah tidur


"oh bibik udah tidur" gumam Fia lalu menuju ke ruang tamu tempat Arya


"sayang kamu tunggu disini ya, aku mau ganti baju dulu nanti aku bawain baju ganti buat kamu" ucap Fia lalu meninggalkan Arya


Arya hanya mengangguk sambil tersenyum kearah Fia


tak lama kemudian Fia kembali dengan memakai daster yukensi warna dusty pink yang panjang nya diatas lulut itu, terlihat baju nya sangat tipis hingga mengecap 2 buah da*anya yang dibungkus b*a berwarna hitam nampak samar samar serta rambut nya yang membasahi baju nya itu semakin menunjukkan dengan jelas apa yang didalam baju itu Arya memandang detail setiap bagian tubuh Fia sambil melamunkan yang tidak², ah dasar Arya fikiran nya begitu kotor


Fia lalu mendekati Arya dan menyodorkan hodie milik nya dan juga celana olahraga milik nya untuk dipakai Arya


"ini sayang, adanya cuma ini kamu gpp kan make ini?" tanya Fia membubarkan lamunan Arya


"i iya gapapa sayng, aku make ini aja, kamar mandi nya dimana?" tanya Arya kepada Fia


"kamu ke dapur terus belok kanan, nanti disitu ada kamar mandi" jelas Fia


"iya sayng bentar ya" jawab Arya lalu beranjak ke kamar mandi


Fia menunggu Arya di ruang tamu sambil bermain ponsel dengan posisi satu kaki ditumpuk diatas kaki satu nya lagi hingga menunjukkan separuh paha nya yang mulus


setelah selesai berganti pakaian Arya segera menuju ruang tamu, setelah sampai diruang tamu ia melihat Fia a yang tampak duduk dengan memperlihatkan paha mulus nya


jantung Arya berdegup kencang melihat pemandangan itu, Arya lalu menghampiri Fiaa dan mengelus leher Fia dari belakang, membuat Fia kaget

__ADS_1


"eh sayang udah selesai?" tanya Fia dengan nada kaget


"iya sayang udah, maaf ya nganggetin kamu" ucap Arya lembut di telinga Fia dengan nafas mendesis sambil mengelus bagian punggung Fia membuat Fia merinding seketika


"ah iya sayang gapapa" ucap Fia agak takut dan mencoba memindahkan tangan Arya namun tidak bisa


"sayang kamu cantik banget malam ini, boleh ya?" ucap Arya dengan lembut dan nafas mendesis begitu dekat dengan telinga Fia


"sayang apa sih, jangan aneh an.."


cuppp


belum selesai Fia berbicara tiba tiba bibir Arya mendarat di bibir Fia sambil tangan nya mencoba meremas da*a milik fia membuat Fia risih dan melepas tangan Arya dari da*a nya


"jangan nanti kebablasan" ucap Fia mencegah Arya


"engga sayang, aku janji" jawab Arya meyakinkan Fia lalu kembali ******* bibir Fia, hingga Fia pun ikut terbawa suasana menikmati kegiatan Arya


emmmhhh sshhh


desah Fia ketika Arya meremas kedua da*a nya sambil mencium i bagian leher Fia, tangan Arya tidak hanya berhenti di da*a fia namun juga mencoba traveling ke **** * fia namun berhasil dicegah oleh Fia


lalu tangan Arya pun berhasil membuka kancing daster yang dipake Fia hingga tangan nya masuk ke dalam b*a Fia dan lebih leluasa memainkan buah itu membuat Fia mendesah keenakan


emmmhhh sshhhhh eeemhss


CEKLEKK


mereka berdua langsung menghentikan permainan mereka berdua ketika mendengar suara orang membuka pintu, itu adalah bibik. untung saja posisi mereka membelakangi kamar bibik jadi tidak terlihat oleh bibik apa yang dilakukan oleh mereka


"eh den Arya, udah lama den?" tanya bibik kepada Arya


"udah bik, nih nunggu ujan reda" jawab Arya


"lah ujan nya kan udah reda dari tadi den, kok belum pulang? nanti dicariin mamah loh" ucap bibik


Arya sampai tak menyadari bahwa hujan sudah reda, padahal baru sebentar mereka bermain


"eh anu bik, maksut nya tadi nunggu baju saya kering dulu bik, kebetulan baju tadi saya basah terus dikeringin dulu disini bik" jelas Arya gugup takut salah ngomong


"oalah gitu to, yaudah bibik mau tidur lagi" ucap bibik sambil menuju ke kamar lagi


"yaampun untung bibik gak liat, kalo bibik liat trus ngadu ke nyokap bisa abis gue!" ucap Fia penuh rasa cemas


"aman sayang aman, tenang aja hehe" ucap Arya menenangkan


"yaudah sayang aku pulang ya, ga enak dilihat tetangga kalo pulang malem², see you" ucap Arya sambil mencium bibir Fia dengan senyum tipis manis


"iya sayang hati hati yaa" ucap Fia lalu berjalan keluar mengantarkan Arya

__ADS_1


__ADS_2