My Hot Daddy

My Hot Daddy
Bab 98


__ADS_3

Cyla, Alex Dan Rei sudah berada di dalam Villa mereka, apalagi Rei yang sudah terlelap di tempat tidur itu. Namanya juga anak-anak pastinya dia lelah karena bermain dan bertengkar dengan ayahnya yang menguras tenaga dan emosi. Cyla masih senantiasa menatap wajah tenang milik Rei hingga sebuah dekapan menghampirinya. Dekapan yang hangat dan menyejukkan hati ya siapa lagi kalau bukan Alexander Johnson, lelaki yang membuktikan keinginan nya untuk menikahi Cyla.


"Lex lepas" bisik Cyla karena dia merasa tidak enak tapi hatinya menginginkan lebih :)


"Ayo pergi" ucap Alex lalu menarik tangan Cyla keluar dari kamar itu.


"Kemana?" tanya Cyla yang hanya di diamkan oleh Alex. Hingga di depan pintu itu terlihat mobil Jeep bewarna merah terparkir indah menyambut mereka berdua. Alex menatap ajudan miliknya dan memberikan isyarat yang Membuat Cyla hanya bisa mendengus sebal. Jujur saja kenapa Alex dan ajudannya itu selalu berbicara dengan tatapan mata bukannya ada mulut yang digunakan untuk berbicara? tapi dirinya menggunakan mata.


"Apa yang kalian isyaratkan?" tanya Cyla.


"Tidak ada, ayo pergi" jawab Alex dan mengengam tangan Cyla dan masuk ke dalam mobil itu.


"Hati-hati,tuan" sopan ajudan itu lalu menunduk hormat. Karena hanya lelaki itu yang dibawa oleh Alex ke pulau Hawai ini mungkin karena Irene tidak memperbolehkan nya membawa siapapun tapi namanya juga Alex tidak ada yang bisa menghalanginya dalam mendapatkan dan menginginkan sesuatu.



Di Dalam Mobil merah itu suasana kesal dan malu berada di sana. Bukan karena apa hanya saja Alex memegang erat tangan Cyla dengan tangan kirinya dan menyetir mobil itu dengan tangan kanannya.


"Lex, lepaskan" ucap Cyla yang sudah mencoba melepas genggaman erat Alex tapi kekuatannya kalah dengan kekuatan Alex yang tiga kali lipat darinya.


"Kenapa? bukannya di Indonesia ini sudah biasa dilakukan bila mereka seorang pasangan?" ucap Alex yang membuat Cyla melongo dengan sikap aneh Alex. 'Sejak kapan dia mencari tau kebiasaan anak muda di kota asalku?' pikir Cyla.


"A..Apa kau demam?" Ucap Cyla mempastikan.

__ADS_1


"Tidak" jawab Singkat Alex.


"Lalu apa kau baik-baik saja?" tanya Cyla lagi yang membuat Alex menepikan mobilnya dan menghentikan mobil miliknya lalu menatap mata hitam indah itu.


"Aku tidak baik-baik saja" jawab Alex yang membuat Cyla langsung melepas sabuk pengamannya dan memegang dahi Alex.


"Tidak panas" ucap Cyla sambil merasakan suhu Alex dari dahinya. Alex mengambil tangan Cyla yang ada di dahi milikinya dan meletakkannya ke dada miliknya tepatnya jantungnya.


"Bukan di sana tapi di sini" bisik Alex yang membuat Cyla merona malu, dia tau ini bukan penyakit tapi suara debaran jantung. Debaran jantung yang memompa lebih cepat dari biasanya dan berdetak seperti miliknya sekarang.


"le..lepaskan" gugup Cyla yang malah membuat Alex menarik kedua tangan milik Cyla ke arahnya yang membuat tubuh Cyla menabrak dada bidang milik Alex.


"A..Apa yang kau lakukan Lex" gugup Cyla karena saat ini pikirannya sudah berada di garis negatif dan membayangkan yang tidak-tidak. 'Astaga jangan sampai itu terjadi' batin Cyla berdoa.


"Buka matamu" ucap Alex yang membuat Cyla membuka matanya perlahan dan blush pipinya lagi-lagi memerah bahkan seperti kepiting rebus. Hidung mancung, alis tebal, bibir ranum, mata biru nan indah apalagi rambut pirang miliknya membuat ketampanannya terpancar.


Cup💋


Suara kecupan lembut yang langsung berubah menjadi lumayan yang manis dan membuat Cyla tersentak kaget dan refleks menjauhkan bibirnya dari milik Alex tapi tangan Alex menekan belakang kepala Cyla yang membuat dirinya tidak bisa melepaskan lumayan itu


"ehmmm" lenguh Cyla mencoba melepaskan ******* yang bisa-bisa membuat candu baginya nanti. Alex masih senantiasa menahan kepala milik Cyla walau terlihat Cyla sudah mulai kehabisan nafas.


"ehmm"

__ADS_1


Tuk** Tuk**


Suara ketukan kaca mobil terdengar jelas di samping mereka yang membuat kedua orang itu langsung melepas lumatannya. Alex langsung mengalihkan pandangannya ke arah pintunya sedangkan Cyla mengatur nafasnya yang terengah-engah.


"Minamina ua manaʻo wau ua wāwahi kāu kaʻa, e hoʻomau, e ka Haku (Maaf saya pikir mobil anda mogok, silahkan lanjutkan pak)" ucap lelaki yang merupakan penduduk asli pulau Hawai.


"ah mahalo(ah terima kasih)" gugup alex dan lelaki itu pergi dengan kendaraan miliknya. Jujur ini pertama kalinya bagi Alex menjawab dengan nada gugup bukan karena apa tapi dirinya dikejutkan oleh penduduk asli di sini sedang berciuman di dalam mobil.


"Apa kamu tidak apa-apa, Cyla" tanya Alex mengalihkan rasa malunya. Walau dirinya dulu pernah melakukannya bersama mantan istrinya tapi dia tidak pernah merasa malu tapi hanya perempuan ini yang membuatnya malu dan tentu saja ciuman kali ini sangat manis.


"jangan dilihat, jalan saja" tegas Cyla sambil menatap ke luar jendela. Sebuah senyum terukir jelas di wajah lelaki itu saat melihat wanitanya sedang merona malu.


'Manis sekali'


🍁🍁🍁🥥🍁🍁🍁🥥🍁🍁🍁🥥🍁🍁🍁


Jangan Lupa mampir ke novel author yang lainnya, yaitu :


My Ex Secretary


Ig : @DNA2005_


🌴Aloha

__ADS_1


Aduhhh kepergok pas sedang melakukan itu hmmm rasanya gimanayaa buat readers sekali'? ~Pertanyaan Author


🌴 Translate By Google Translate


__ADS_2