
"Astaga kamu cantik sekali sayang!" puji Irene saat melihat calon menantunya. Cyla menunduk malu dan tidak Bernai menampilkan wajahnya. Wajahnya memerah apalagi saat dia mendengar ungkapan dari Alex.
bahkan aku bisa membuat anak bersama Cyla sebagai tanda bukti
Pernyataan yang tentunya merasakan janggal dan sungguh memalukan yang beruntungnya Rei tidak ada di dalam butik karena dia ditidurkan di dalam mobil. Bila Rei mendengar ucapan ayahnya mungkin dia akan berkata.
'aku ingin anak laki-laki saja!' seperti perkataannya di Hawai. Dimana Rei membuat suasana romantis menjadi keheningan.
"Cyla angkat kepalamu ada apa hmm apa kamu malu karena pujian hingga wajah dan telinga mu memerah" goda Jennette yang membuat Cyla langsung mendongak dan menjelaskan kebenaranya.
"Ti..tidak saya hanya..."
"Atau kamu malu karena ucapan calon suamimu" lanjut Jennette yang sangat tepat sasaran. Wajah Cyla seakan kepergok oleh keamanan wajahnya yang malu dan memerah membuat Alex melangkahkan kakinya mendekat ke arah sosok yang dia cari dan akan dia lindungi dari masa lalu.
"Kalau kau mau aku bisa buat di sini" bisik Alex menggoda tepat di telinga Cyla. Dengan cepat Cyla langsung mendorong tubuh Alex. Setiap waktu Alex selalu bisa menggoda bahkan jika ada kesempatan dia akan secara terang-terangan menggoda dirinya.
"Me.. mesum" cicit Cyla. Jennette yang melihat kedua pelanggan miliknya yang sedang di dalam mabuk asmara hanya bisa tersenyum manis dan menggeleng tidak percaya dengan sifat Alex yang diberitakan dingin tanpa tersentuh. Tapi sekarang malah laki-laki yang menjadi pelanggan nya adalah orang yang penuh dengan nuansa romantis dan kehangatan.
"Cyla suami mesum kepada istrinya tidak apa-apa loh" ucap Irene yang membuat Alex tersenyum penuh kemenangan.
"Dengarkan"
__ADS_1
"Masih calon belum sah" ujar Cyla membela dirinya. Rambutnya yang disanggul kebelakang dan gaun putihnya yang bermodel kan duyung yaitu mekar ke bawah terlihat sangat indah dengan tubuhnya. Membuat Alex yang dekat dengan Cyla meletakkan tangganya di balik pinggang Cyla. Dengan lembut Alex menarik tubuh Cyla mendekat ke arahnya.
"kau sangat cantik, Mrs. Johnson" puji Alex.
"a..Alex" gugup Cyla yang merasakan hembusan nafas berbau mint yang menyapu Indra penciuman miliknya.
Bau mint yang memenangkan dan mampu membuat seseorang yang ada didekatnya merasakan kenyamanan harus berhenti di saat tawa mengalir di atas alur keromantisan yang diciptakan oleh Alex.
"pfftt hahaha astaga aku harus berhenti tertawa sepertinya" tawa Jennette saat melihat pasangan yang sangat romantis dihadapannya. Dengan cepat Cyla mendorong tubuh Alex dan berlari kecil ke arah Irene. Dia harus menjauhi singa yang akan memangsa dirinya karena jantungnya bisa-bisa copot kalau begini terus.
"Kau..." tunjuk Alex yang tidak terima dan ingin menghukum perempuan yang mendorong nya dengan pelukan atau bahkan ciuman. Ingat cara paling efektif untuk melawan perempuan dengan kemanisan dan keromantisan yang membuat perempuan itu akan selalu mengingatnya.
"male clothes clerk(petugas pakaian pria)" panggil Jennette kepada pegawainya. Petugas yang diperintahkan langsung melaksanakan tugasnya. Alex yang ditemani oleh beberapa male clothes clerk. Mereka masuk ke dalam wardrobe room.
Cyla mengembuskan napas lega saat Alex memasuki ruang ganti baju. Tubuhnya ia istirahatkan tepat di atas sofa di dekat tempat duduk Irene. Dia harus mengontrol ekspresi nya yang masih memerah karena Alex yang selalu menggodanya. Irene yang melihat calon menantunya hanya terkekeh dan mengambil tangan kanan menantunya. Dengan lembut Irene mengelus lembut tangan milik Cyla.
"Tenang sayang ini baru beberapa belum lagi nanti loh" goda Irene.
"mom.." Belum sempat Cyla mengadu suara anak kecil yang sangat mereka kenal terdengar di balik kain gorden bersama merah. Tangannya yang kecil menggengam gorden merah, sambil mengintip sedikit dengan kepalanya. Matanya yang masih sedikit mengerjap-ngerjap karena bangun tidur.
__ADS_1
"Mommy... mau peluk" ucap Rei dengan suara yang masih lesu. Cyla yang melihat tingkah laku manis dan menggemaskan Rei, tersenyum manis dan membuka tangganya lembut.
"Sini sayang" panggil Cyla. Dengan langkah kaki lesu Rei berjalan ke arah ibunya dan langsung menjatuhkan tubuhnya di antara kedua tangan Ibunya yang terbuka lebar.
"Masih ngantuk hmm" lembut Cyla saat minat anaknya yang masih ingin terlelap menjatuhkan dirinya di pelukannya lembut.
"hmm.. dimana Daddy?" tanya Rei yang memeluk ibunya lembut. Tidak apa-apa bukan sesekali menunjukkan sikap manjanya karena dia tidak pernah merasakan ini di dalam hidupnya. Dan dia ingin merasakan rasa yang sangat hangat yang dia dapatkan dari cinta ibunya.
"Daddy mu ada di..." di saat Cyla ingin menjawab ucapan pertanyaan dari anak laki-laki yang dipeluknya. Suara gorden merah nan elegan terbuka dan menaikkan seorang male clothes clerk keluar sopan.
"Nyonya persiapannya sudah selesai" sopan pegawai laki-laki itu. Jennette yang mendengar ucapan dari pegawainya memberikan senyumannya.
"Baiklah tunjukkan pesonanya" perintah Jennette. Male clothes clerk itu mengganguk dan mempersilahkan pelanggannya untuk keluar. Langkah kaki yang tegas dan aura yang menggagumkan keluar dari Wardrobe room. Dengan gagah dan perkasanya Alex keluar menunjukkan tampilannya. Cyla yang menatap ke arah Alex seakan tidak percaya dengan seseorang yang ada di hadapannya.
"Tidak mungkin" gumam Cyla
ππππππππππππππ
β’Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:
My Ex Secretary
__ADS_1
β’Siap-siap Besok jatuh cinta sama Alex karena foto nya bakal ada loh.. dan buat Cyla sorry ya author cuma ada foto pas dia make gaunnya saat pernikahan berlangsung jadi sorryπ