
Cyla sudah memakai baju kaos bewarna hitam dengan Hoodie hitam panjang sampai ke lutut sambil menggunakan hotpants nya yang bewarna putih. Cyla membuka pintu kamar mandi itu pelan lalu berjalan ke dalam kamar yang tidak terdengar apapun, pintu itu dia buka perlahan dan terlihat dengkuran pelan dari sosok malaikat kecilnya Rei yang sedang terbaring di atas kasur itu. Cyla menarik nafas lega saat mengetahui Alex tidak ada di dalam ruangan itu, langkah kakinya menuju ke arah dompetnya berada dan membawa dompet yang sudah 2 in 1 itu yaitu tempat menaruh uang lembaran, kartu debit dan pastinya casing handphone miliknya.
Cyla mengecup pelan dahi milik Rei sambil meminta izin dengan anak kecil yang melenguh itu.
"Mommy pergi sebentar ya" ucap Cyla sopan yang membuat Rei membuka matanya sedikit dan menatap samar-samar wajah ibunya itu.
"hati-hati" ucapnya lalu tertidur kembali membuat Cyla hanya terkekeh kecil dan langsung keluar dari villa itu agar tidak terlambat ke tempat janjiannya. Cyla melewati pintu depan villa dan berjalan ke arah kanan untuk menuju Restoran xxxx yang merupakan restoran seafood di sana.
Hanya perlu 10 menit Cyla berjalan di sana dirinya sudah sampai di restoran itu, terlihat lelaki yang dia kenal melambaikan tangannya yang membuat dirinya menggaguki itu. Bau aroma seafood tercium saat dirinya memasuki restoran itu.
"Apa aku terlambat?" tanya Cyla lalu duduk di sebrang Leon.
"Kamu tidak terlambat tapi aku yang telah cepat datang" ucap Leon sambil memanggil waiters di restoran itu.
"Aia kekahi mea Δu e kauoha ai? (Ada yang ingin anda pesan tuan)" tanya waiters it.
"Makemake wau e kauoha i ka meaΚ»ai Κ»oi loa ka (saya ingin memesan makanan yang paling digemari di sini)" ucap Leon yang diangguki oleh waiters tersebut.
"e hoopuka kokeia kou kauoha (pesanan anda akan diantar sebentar lagi)" ucap waiters itu lalu pergi ke dapur. Cyla hanya memakan buah yang ada di atas meja itu karena dirinya memang tidak terlalu paham bahasa Hawai dan dia hanya tau kata Aloha saja yang artinya halo.
"Baiklah mari kita bahas hal yang tertunda kemarin" ucap Leon yang membuat Cyla menghentikan makannya.
"Tentu saja tanya lah karena ini juga merupakan tanggung jawab saya karena telah mengenai kepala anda" ucap Cyla yang membuat Leon hanya tertawa mendengar ungkapan perempuan yang selalu dia selidiki itu.
"Apakah saya bisa meminta sehelai rambut anda?" tanya Leon yang membuat Cyla mengerutkan keningnya pelan.
"Rambut? buat apa? seperti ingin menguji sesuatu saja" canda Cyla yang malah membuat Leon menatap serius ke arah perempuan itu.
__ADS_1
"Saya tidak bercanda Cyla saya membutuhkannya daripada saya mengambil dengan cara yang tidak baik" ucap Leon serius.
"Sehelai saja kan bukan seluruh rambutku kan?" ucap Cyla yang mempastikan membuat Leon yang tadinya serius malah tidak bisa serius menghadapi wanita di hadapannya itu.
"hahaha tentu saja sehelai nanti kecantikan anda bisa hilang kalau botak" tawa Leon yang membuat Cyla ingin mengambil sehelai rambutnya tapi sayangnya tangannya digenggam oleh tangan milik seseorang.
Cyla menatap ke arah orang yang memegang tangannya dia terkejut bukan main tentu saja lelaki yang ada di sampingnya sekarang adalah Alexander Johnson, laki laki yang akan menjadi suaminya kelak dan baru saja dirinya dilamar oleh laki-laki ini. 'Kenapa dia bisa disini?' tanya Cyla pada dirinya sendiri.
Sedangkan Alex menatap tajam ke arah lelaki yang ada dihadapan nya. Laki-laki yang sedang bertemu dengan wanitanya berdua di restoran mewah.
"Cyla pulang" ucap Alex dingin yang membuat Cyla menggeleng pelan karena dirinya tidak bisa menunda terus pertemuannya. Apalagi sekarang ini pertemuan keduanya setelah Rei mengganggu pertemuan pertamanya. Tidak mungkin bukan dirinya dan Leon harus membuat pertemuan ketiga karena pertemuan keduanya diganggu oleh Alex.
"maaf Lex tidak bisa" tolak Cyla halus membuat Alex menatap tajam ke arah Cyla, ini bukan jawaban yang dia inginkan dirinya tidak suka dibantah.
"Maaf tuan Alex apa anda tidak mendengarnya bahwa dirinya tidak ingin pulang dan juga lepaskan tangan perempuan itu" tegas Leon yang membuat Alex menatap tajam lelaki yang mampu menunjukan taringnya untuk menentangnya.
"Sepertinya anda sudah mengenal saya kalau begitu kenapa anda masih juga ingin bertahan" dingin Alex sambil menatap remeh ke arah lelaki itu.
"tentu saja saya tau anda lelaki yang merupakan pewaris kekayaan tertinggi tapi maaf apa hak anda membawa pulang perempuan itu" tegas Leon dirinya ingin mengatakan dengan nama Cyla tetapi dia tidak ingin ada masalah sebelum dirinya memiliki persiapan yang sangat matang.
"Karena Dia Milikku" dingin Alex.
"Maksud anda?"
"Aku suaminya dan juga dia adalah istriku" lanjut Alex yang membuat tatapan mata Leon tidak percaya saat mendengar ucapan lelaki itu.
__ADS_1
"Kalau kau sudah tau jangan pernah dekati istriku" dingin Alex lalu mengengam tangan milik Cyla dan membawanya keluar dari restoran itu tapi Cyla sudah mengumpulkan tenangnya dirinya langsung menghempaskan tangan Alex kasar dan berlari ke arah Leon tangannya menarik cepat Rambutnya dan memberikan helaian rambut itu.
"maaf" ucap Cyla pelan lalu berlari kembali ke arah Alex yang akan mengeluarkan aura dingin mencekamnya dirinya juga tidak tau berapa helai rambut yang dia tarik 2 ,3 atau 5 entahlah yang pasti dirinya sudah bisa memberikan keinginan Leon tapi tidak dengan pertanyaan karena lelaki yang mengatakan dirinya istri di dalam restoran itu menghancurkan acara minta maafnya. Leon keluar dari restoran itu dan menekan nomor handphone miliknya. Rambut yang dirinya
dapatkan sudah dia masukkan ke dalam plastik khusus.
"Siapkan helikopter nya malam ini" ucap Leon
"...."
"Ya aku sudah mendapatkan nya jangan lupa hubungi Dr. Bromocs" ucap Leon lalu mematikan teleponnya nya. Jika dugaannya benar dia bisa mengambil yang seharusnya dia dapatkan dan dalam kurun waktu 2 Minggu itu dirinya akan menyiapkan kekuatan dan hal-hal yang diperlukan untuk melawan Alex dan tentu saja mengambil perempuan itu Rosena Cylame.
Sedangkan di tempat lain~
Alex menggendong erat tubuh Cyla karena dirinya tidak ingin membiarkan Cyla kabur dari nya dan pergi ke tempat laki-laki itu. Bisa-bisa nya di wilayah temannya ini dirinya kecolongan oleh lelaki lain dan berani bersentuhan dengan istrinya.
'Tunggu istri hmm panggilan yang menarik' pikir Alex.
πππππ₯₯ππππ₯₯ππππ₯₯πππ
π΄ Aloha
Jangan lupa baca novel author yang lainnya judulnya :
My Ex Secretary
π΄ Spoiler Bab 109
__ADS_1
"Apa masih sakit?"