My Hot Daddy

My Hot Daddy
Bab 138


__ADS_3

"jika Mom mengetahui idemu ini mungkin dia akan minta cerai" ucap Alex.


"Hohoho sayangnya mom mu sudah mencintaiku sampai akhir hayatnya" bangga Vero yang membuat Alex memutar bola matanya malas.


"Lebih baik kita melanjutkan jadwal kita dan ingat lindungi orang yang kamu sayang,nak" tegur Vero.


"Tentu saja" jawab Alex percaya diri. Mobil yang mereka kendarai melaju menuju tempat berikutnya. Dan berhenti tepat di butik baju terkenal. Dimana Cyla dan Irene sedang melakukan fitting baju untuk pernikahan.


"Dad akan pergi dulu dan jaga kedua orang yang ada di di dalam!" perintah Vero dan menutup kaca jendela. Dia harus menyelesaikan beberapa hal untuk keluarganya dan meninggalkan Alex di tempat butik. Karena waktu sangatlah penting dan tentunya setiap detik maupun menit selalu berarti untuk semua orang. Membuat Vero tidak akan membuat waktunya walau mantan menantunya kembali dan menambah kegiatannya.


'Sepertinya aku harus menelpon Hendry sekarang' pikir Vero.


. . .


Alex mengembalikan ekspresi dingin dan kejamnya menjadi lebih santai namun datar. Langkah kakinya membawanya masuk ke dalam butik yang ada di dekatnya. Butik terkenal yang merupakan penghasil baju termahal dan memiliki ketenaran yang tiada tanding.


"Astaga apa kita memiliki tamu setampan itu!" pekik seorang tamu lainnya.


"Astaga sayang dia bahkan lebih tampan dari kamu" tambah yang lain. Alex lebih memilih membiarkan orang-orang mengagumi dan bahkan membicarakan ketampanannya bukannya sudah biasa membicarakan dirinya.


"Apa anda yang bernama tuan Alex?" tanya pegawai butik. Alex mengangguk sedikit tanpa berbicara matanya masih mencari sosok perempuan yang ingin dia nikahi. Tetapi dia harus berhenti fokus karena seorang pegawai kecil yang bahkan bisa dia jelaskan keluar dari butik ini.


"Maaf menggangu anda tuan, ada orang yang menunggu anda di ruangan VIP" sopan pegawai tersebut. Matanya berkedip sebelah dan menggoda Alex tapi sayang hati Alex sudah punya pemiliknya.


"Jika kau ingin menggodaku lebih baik kau bekerja di Klub malam atau casino daripada di sini" sindir Alex yang membuat pegawai tersebut diam dan menunjukkan Alex jalan ke ruangan VIP.

__ADS_1


Saat Alex memasuki ruangan VIP tawa riang terdengar di ruangan. Suara milik ibunya dan milik perempuan paruh baya yang lainnya juga terdengar di dalam ruangan tersebut.


"Nyonya saya Sudah membawakan orang yang Anda minta dan juga saya Permisi nyonya" pamit pegawai tersebut dan langsung pergi meninggalkan ruangan yang membuatnya ketakutan karena laki-laki yang diperintahkan oleh atasannya.


"Hahaha sepertinya kamu benar Rene bahkan pengawaiku saja bisa ketakutan seperti itu" tawa wanita paruh baya dengan pakaian modis nya.


"Ya dia bahkan menyindir seseorang dengan kalimat yang pastinya menusuk sekali" kekeh Irene.


"Apa yang sedang kalian bicarakan?" bingung Alex saat dirinya malah di sambut dengan tawa oleh ibunya dan seorang wanita paruh baya.



Wanita paruh baya dan Irene menatap Alex sebentar lalu seketika tertawa ringan lagi. Saat melihat ekspresi yang berbeda sekali dengan yang diluar ruangan.


"Hahaha kau benar semua orang pasti berubah karena dibutakan cinta, Rene" timpal wanita paruh baya yang bernama Jennette. Alex yang bingung dengan kedua orang dihadapannya lebih memilih duduk di sofa kosong. Apalagi dia masih belum melihat sosok perempuan yang dia cintai, Cyla.


"Dimana Cyla?" tanya Alex to the Point. Irene Dan Jennette mengentikan tawa mereka.


"Dia sedang mencoba gaun pernikahan dan juga perkenalkan Jennette Teman lama mom saat sekolah dulu" jawab Irene. Alex menggangu paham dan memberikan sapaan singkat miliknya.


"salam kenal,Alex" sapa Alex.


"Salam kenal juga saya Jennette Dan maafkan atas tindakan yang dilakukan oleh pegawai saya"


"sebenarnya kami hanya melakukan percobaan saja" lanjut Jennette.

__ADS_1


"maksudmu?" bingung Alex.


"Ayolah Alex mom dan Jennette hanya ingin minat ketulusan mu untuk mencintai orang saja dan memperintahkan pegawai itu menggodamu" ucap Irene. Alex menghembuskan nafasnya dia tidak percaya ibunya masih sempat-sempatnya memilik waktu bercanda dengannya.


"Mom you're crazy Jika itu mau mu bahkan aku bisa membuat anak bersama Cyla sebagai tanda bukti" tegas Alex.


"Yes I'm, Karena itulah mommy mu ini mengujimu di sini" ucap Irene dia menanggapi pernyataan anak laki-lakinya. Kalau dia dibilang gila bukankah anaknya juga sama, sama-sama gila.


"pfft hahaha Astaga sudah-sudah kalian ini ibu dan anak sama saja daripada saling menyahut lebih baik kita liat penampilan calon menantu mu karena dia sudah selesai berpakaian" ucap Jennette menengahi kedua orang yang pastinya tidak ada habisnya. Alex dan Irene menoleh ke arah belakang dimana Cyla sedang berdiri dengan baju pengantin miliknya bahkan perempuan itu sedsng memerah pipinya.


"Astaga kamu cantik sekali sayang!"


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


β€’Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:


My Ex Secretary


β€’Hayoo Siapa yang puji Cyla? tebak yuk!


a.Alex


b.Irene


c.Jennette

__ADS_1


__ADS_2