My Hot Daddy

My Hot Daddy
Bab 146


__ADS_3

"Tidak perlu banyak omong! cepat katakan apa maksudmu!" dingin Alex.


"Hahaha kau sepertinya sangat tidak sabar memelukku" tawa Erika. Sedangkan Alex sudah naik pitam, bahkan sekarang di dalam kantornya dia sudah menghancurkan jam tangan yang merupakan merek Rolex.


Flashback on~


Alex menyelesaikan semua urusan kantornya, karena hari pernikahannya sudah mulai mendekat. Ayahnya yang juga sedang sibuk mengurus keluarga di negara lain. Membuat Alex harus menyelesaikan semua masalah dan hal-hal yang ada di kota New York.


Di saat jam istirahat dia menanyakan kepada ibunya bagaimana kabar Cyla. Jawaban yang dia dapatkan bahwa Cyla sekarang menyelesaikan memilih kartu undangan pernikahan. Lalu waktu mulai berjalan dan pertanyaan dia tanyakan kembali kepada ibunya.


Jawaban yang membuatnya ingin mengikat calon istirnya agar tidak kemana-mana. Tetapi dia juga harus sadar diri mungkin Cyla harus berjalan atau bertemu dengan temannya. Tetapi kebenaran dari kesabaran nya dia harus menahan sikap egoisnya.


Alex mulai mengerjakan kembali pekerjaannya yang menumpuk untuk pulang lebih cepat. Di mana fokusnya mulai datang sebuah email masuk ke dalam handphone. Tanpa pikir panjang Alex membuka pesan yang dia dapat dan mengira itu dari orang yang dia cintai yaitu Cyla.


Sayangnya itu bukan, pesan itu berasal dari mantan istrinya. Wanita yang akan dia binasakan jika j*l*ng itu tidak memiliki pendukung yang sayangnya lumayan kuat. Tangganya membuka pesan yang sangat membuatnya malas bahkan jijik untuk melihatnya.


Tetapi matanya mulai gelap dan aura dinginnya keluar dari tubuhnya. Beberapa gambar yang dia lihat terdapat perempuan yang sangat dia sayangi. Hanya saja bukan karena itu saja dia mengetahui laki-laki yang ada di hadapan Cyla. Dia adalah Leonardo Dicapri, yang merupakan direktur mudah dari negara Indonesia.


Dengan cepat Alex menelpon wanita j*l*ng yang berani-beraninya mengirim foto mesra. Dia percaya Cyla adalah orang yang baik. Cyla tidak mungkin mengkhianati nya.


Flashback Off~

__ADS_1



Alex tidak menginginkan basa-basi dia hanya menginginkan tujuan dan maksud wanita j*l*ng yang sayangnya merupakan ibu kandung Rei.


"Hahaha kau sepertinya sangat tidak sabar memelukku" tawa Erika. Penampilan nya sangat perfect di depan kaca. Tubuh yang seksi, cantik dan jangan lupakan dia pemuas yang membuat orang yang mendapatkan nya sangat terpuaskan.


"Cepat jawab!" teriak Alex dingin.


"Baiklah-baiklah honey tenang kamu tidak perlu berteriak seperti itu. Apa kau sudah minat foto yang ku kirimkan?" tanya Erika.


"Intinya"


"Jaga mulutmu Erika bahkan kau tidak diizinkan mengatainya maupun menyebut namanya!" bentak Alex. Berani-beraninya j*l*ng yang di telponnya ini mengatakan calon istrinya j*l*ng.


"Honey kau harus tau perempuan kampungan itu tidak lah cocok daripada aku!" jelas Erika yang mengatakan argumen nya. Siapa yang lebih cocok dengan Alex kecuali dirinya sendiri.


"Erika aku bisa saja membunuhmu sekarang, kau tau itu" ancam Alex. Namun suara tawa renyah terdengar di telinga Alex. Dimana wanita j*l*ng itu tertawa mendengar ucapannya.


"Hahaha ku bercanda Lex? tidak mungkin kau tidak tau yang ada di belakang ku siapa bukan? Seharusnya kau tau dan kau harus mencari aman denganku" tawa Erika yang meremehkan ancaman Alex. Alex menjauhkan microfont handphone miliknya. Menarik nafas untuk sedikit bersabar menunggu kabar dari ayahnya. Kabar yang akan membuat Alex bisa menghancurkan j*l*ng ini seperti kaca pecah.


Dia masih ingat kalimat ayahnya, bisikan rencana yang di buat ayahnya lebih matang dan lebih cepat darinya.

__ADS_1


'Ayah akan kembali ke Canada untuk meminta beberapa pasukan dari keluarga ibumu. Kau tau bukan ibumu merupakan anak dari siapa'


Rencana ayahnya yang sangat cerdas dan bijak. Canada tempat dimana ibunya lahir dan dibesarkan. Tempat tinggal kakek dan nenek nya yaitu ayah dan ibu dari ibunya. Kakeknya yang merupakan pelatih kemiliteran di negara Canada. Jika kesabaran Alex hilang dan tidak mempercayai Cyla maka semua kewaspadaan ayahnya dan dirinya menjadi sia-sia.


Untuk itulah ayahnya pergi dari kota new York menuju negara Canada. Agar di saat tanggal pernikahan menikah mulai mendekati ataupun pernikahan terjadi maka semua akan aman.


Alex mendekatkan kembali handphone miliknya dengan suara ancaman nan dingin. Tanpa kenal takut Alex memberikan sebuah kalimat kepada Erika.


"Baiklah kalau begitu aku akan melihat seberapa lama kamu bisa hidup di dunia ini!" dingin Alex dan mematikan teleponnya. Bila ego digunakan di sini maka semuanya akan hilang. Karena sebuah kepercayaan terdapat dari kejujuran setiap individunya sendiri.


Dirinya belajar dari Cyla di sela-sela waktu mereka bersama. Mata Cyla yang tidak pernah mengharapkan cinta ataupun percaya bahwa kasih sayang itu tulus. Membuat Alex tau dia harus melakukan pemikiran yang jernih


"Sepertinya aku harus pulang lebih cepat untuk meminta penjelasan" pikir Alex dan melanjutkan kerjanya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


β€’Jamgan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:


My Ex Secretary


β€’Uhuk Alex sekarang udah dewasa banget, dan dia merupakan seorang bos yang bisa menurunkan ego dong T_T. Jadi semangat nulis buat Happy ending or Sad Ending deh β—•β€Ώβ—•

__ADS_1


__ADS_2