
Cyla sudah memakai pakaian miliknya yaitu kaos putih dan jeans berwarna biru panjang miliknya sambil bergumam dan mengejek Alex. 'Kenapa dia aneh sekali' gumam Cyla sambil merapikan rambutnya yang digerai indah itu. Hingga sebuah tangan besar memegang rambutnya lembut dan mengambil ikat rambut miliknya.
"A..Apa yang kau lakukan" gugup Cyla saat merasakan deruan nafas pelan dan sentuhan dari tubuh Alex di dekat telinga dan leher miliknya.
"Mengikat rambutmu" bisik Alex yang membuat Cyla mengigit bibir bawahnya saat merasakan geli di sekitar tubuhnya. Alex mengikat rambut panjang milik perempuan nya itu dan mencium aroma vanila yang sudah menjadi candu baginya hingga matanya menatap ke arah bibir yang sudah menjadi keperluan setiap harinya. Sebuah ide muncul di pikirannya yang membuat dirinya langsung mengecup cepat bibir merah muda itu.
Cup**
Alex tersenyum Smirk saat melihat Cyla terdiam dan mematung di tempatnya.
"Sudah ku katakan jangan pernah mengigit bibir mu" Smirk Alex Lalu pergi dari ruangan itu. Senyuman Alex yang membuat pipi Cyla merona saat mendengar ucapannya perilaku yang membuatnya terkejut dan bahkan jantungan.
'apa yang dia lakukan' batin Cyla merona.
Cyla yang sedang menormalkan perasaan nya berbeda dengan Alex yang sedang tersenyum sendiri di tepi kapal. Senyuman nya terukir saat mengingat wajah terkejut yang baginya sangat imut itu ditambah bibir seksi yang manis baginya.
'Seperti biasanya manis' pikir Alex sambil mengingat kecupan singkat yang membuatnya menginginkan lebih tapi sayang dirinya harus menahan semuanya dari gairah dan beberapa hal untuk acara utamanya kali ini. Ya acara untuk melamarnya di tempat spesial. Sudah cukup siksaan yang membuatnya Hanya bisa mencium dan minat bibir milik Cyla tapi tidak bisa memiliki seutuhnya Cyla yang membuatnya frustasi.
Apalagi Cyla yang hanya akan mengerahkan segalanya saat hatinya dan statusnya adalah suami istri berbeda dengan pasangan Alex yang biasanya hanya menjadi wanita one night stand. Tapi itu dulu saat dirinya tidak memiliki cinta berbeda dengan sekarang yang membuatnya yakin bahwa dirinya sudah memiliki cinta untuk perempuan yang membuatnya selalu terpikir.
__ADS_1
'Rosena Cylame' gumam Alex lalu meminum wine miliknya sambil menatap tempat tujuan yang sudah dekat.
Di Tempat Lain~
Ruangan bernuansa merah itu terlihat rapi dan elegan, terlihat lelaki dengan pakaian kasualnya sudah siap untuk memasuki jet pribadi nya sambil menatap langit yang akan membawanya ke tempat tujuannya pergi. Salah satu kota terbesar di Amerika serikat kota yang membuat dirinya tambah dekat dengan perempuan yang merupakan orang yang dia cintai bila sebuah fakta itu terungkap yang membuat dirinya membutuhkan perempuan itu untuk mempastikan semuanya.
Mempastikan kebahagiaan, Cinta dan masih banyak hal lagi yang akan didapatkan saat dugaan itu terungkap dan menjadi sebuah kebenaran dan menjadi fakta untuk dirinya.
"Tunggu aku, Cyla" gumamnya sambil menatap barang kecil yang ada di genggaman tangan miliknya.
Perempuan dengan kaos putih dan celana jeans itu merapatkan syalnya entah kenapa dirinya kedinginan padahal dirinya tidak mabuk laut maupun mabuk angin.
"Hachu" bersin perempuan itu membuat langkah kaki lelaki yang dihadapinya mendekat dan merengkuh tubuhnya erat.
"Sakit, hmm" bisik lelaki itu yang malah membuat perempuan itu memutar bola matanya jengah.
"Lepas Lex" protes Cyla dengan pelukan Alex yang perempuan yang sedang kedinginan itu adalah Rosena Cylame perempuan yang merupakan tunangan dari CEO Alexander Johnson pemilik dari Johnson Grup.
__ADS_1
"Kalau dingin bilang saja kalau perlu pelukan yang menghangatkan" ucap Alex sambil merengkuh tubuh perempuan itu.
"Sesak" ucap Cyla yang membuat Alex mengeratkan pelukannya.
"Di mana yang sesak, dada?" tanya Alex dengan wajah sok polosnya yang membuat Cyla langsung menginjak kaki laki-laki itu.
"Awch" ringis Alex pura-pura karena jujur saja injakan kaki milik Cyla tidak seberapa sakit apalagi dirinya hanya memakai sendal jepit biasa bukan sepatu hak tinggi.
"Rasain" ejek Cyla yang membuat Alex terkekeh melihat sikap Cyla yang seperti kekanakan itu hinggap kapal itu berhenti ditempat yang merupakan tujuan mereka.
ππππ₯₯ππππ₯₯ππππ₯₯πππ
π΄Aloha
Jangan lupa baca novel author yang lainnya judulnya :
My Ex Secretary
π΄ Hmmm di episode ini sepertinya perasaan Cyla di otak Abik yaa, apa lagi nih kelanjutan dari sikap Alex yang mulai seperti dulu lagi hmmm makanya dibaca, di-like, Comment and favorit yang paling penting Vote.
__ADS_1