My Hot Daddy

My Hot Daddy
Masih Berlanjut


__ADS_3

Oke gaes, berhubung yang tadi malam Lulu sekarang kita gas lagi untuk lanjutannya yes


...๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ*...


" Ahhh...Hubby..."


" Yes Baby, kau suka ?" Olivia hanya bisa mengangguk sambil mengigit bibir bawahnya merasakan gesekan manja dari batangan besar milik William.


Melihat reaksi Olivia membuat William menyunggingkan senyumannya. Dia merasa menang karena bisa menggoda Olivia seperti ini.


" Ahhh..Hubby ayo masukan. " Olivia sudah tidak tahan dengan godaan itu.


Karena melihat Olivia yang semakin basah dan menginginkan hal itu membuat William perlahan-lahan memasukan batangan besar miliknya.


Olivia yang di tusuk seperti itu membuatnya hanya bisa memejamkan matanya merasakan tusukan dan gesekan yang begitu membuatnya gila.


Itu baru permulaan saja karena William memasukannya dengan perlahan Olivia sudah gila.


Lalu bagaimana jika dia mulai bermain ? Bisa jadi Olivia mendesah dengan hebat nantinya.


Jleb...


" Hubby...." Olivia menjerit saat merasakan William yang menghentak miliknya hingga masuk sempurna di dalam sarang semut miliknya.


" Are you oke Baby ?" Tanya William yang meras sakit jika terjadi sesuatu pada Olivia dan calon anak mereka saat ini.


Yang mana saat ini William juga merasa dilema.

__ADS_1


Dia menginginkan lebih tapi juga takut jika ulahnya akan berakibat buruk.


" Hubby, Ayo bergerak. " Karena William tidak kunjung bergerak akhirnya Olivia sendiri yang mencoba memancing William dengan menggerakkan bokongnya hingga membuat William kembali terpancing dan kembali bergairah.


" Oh...Baby...Olivia..." William memegangi bokong Olivia dan merabanya hingga terus memainkan Olivia yang semakin hari semakin terlihat seksi luar biasa.


Sungguh William tidak tahan dengan godaan ini hingga dia juga mulai menggerakkan pinggulnya untuk menghentak Olivia.


" Hubby, Ahhh..."


" You like it Baby ?" Tanya William sambil menggoda Olivia dengan tusukan-tusukan nakal serta bisikan yang mengandung ******* membuatnya merasa seluruh tubuhnya begitu di manjakan oleh setiap sentuhan yang di berikan William padanya.


" Yes Hubby, Ini enak...Aahhh..." William tidak menyangka jika Olivia terlihat semakin seksi dan menggairahkan saat ini.


Jika dulu dia hanya bisa mendesah saja kini Olivia malah semakin berani dan terkesan liar dan berani meminta lebih padanya.


Luar biasa memang dan William menyukai ini. Walau dalam keadaan hamil besar Olivia semakin menunjukan dirinya bahwa dia sangat cantik dengan perut buncitnya.


" Ahhh...Hubby jangan di remas begitu nanti air susunya keluar. " Olivia takut jika William terlalu kencang memainkan daerah sensitifnya akan mengeluarkan sumber air untuk kehidupan anaknya kelak


Bukannya menghentikan hal itu William semakin gila memainkan setiap titik sensitif Olivia dengan nakal hingga membuat wanita itu semakin gila dan mendesah.


" Hubby...lebih cepat lagi. " Pinta Olivia karena dia menginginkan lebih dari apa yang di lakukan William kurang bagi Olivia yang merasakannya.


" Tidak Baby, aku tidak bisa melakukan itu. "


" Ahhh...ayo lebih cepat, aku ingin merasakannya Hubby. "

__ADS_1


" No Olivia..." William tetap menolak apa yang di inginkan Olivia karena memikirkan keadaannya.


" Aahhh...Ayo lakukan Hubby, faster please. Lebih cepat lagi. " Olivia semakin menjadi dan menginginkan lebih untuk semua yang mereka lakukan dan William pun menurutinya.


Dia melakukan itu untuk Olivia hingga terdengar bunyi kecipak antara kulit yang saling bergesekan terdengar sangat mengerikan.


Bahkan suara nakal Olivia terus saja terdengar hingga pertempuran mereka selesai dengan pencapaian mereka berdua di ujung penantian mereka.


" Kau baik-baik saja Baby ?" Tanya William pada Olivia saat mereka sudah berbaring di tempat tidur dengan keadaan yang masih sama-sama full naked.


Berpelukan di balik selimut tebal dalam keadaan telanjang tidak mengulangi mereka untuk merasakan kasih sayang mereka berdua.


" Aku baik-baik saja Hubby. Hanya saja rasanya tidak senikmat biasanya. "


" Kita tidak bisa melakukan seperti biasanya Baby karena keadaan kamu tengah berbadan dua seperti ini. Lagi pula besok kita akan pergi untuk mencoba gaun pengantin kamu jadi tidur lah sebelum ibu mengetahui semua ini. Bukankah ibu sudah seperti setan yang ada di mana saja untuk menghantui kita ?" Olivia mengangguk dalam dekapan pria yang akan menjadi suaminya itu.


Sebentar lagi dia dan William akan menjadi pasangan suami istri yang saling mencintai.


Dan Olivia berharap bahwa mereka tidak akan terpisah dengan yang namanya perpisahan karena Olivia takut menghadapi semua itu.


" Tidurlah Baby, aku akan memeluk mu sampai pagi. "


...๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ...


Maaf pendek, Seharian Othor gabut karena di tinggal anak piknik sama neneknya jadi gak ada semangat untuk nulis karena semangatnya gak di rumah.


Jadi maaf ya jika kalian kurang puas dengan update kali ini karena jujur seharian mood ku hancur karena gak liat anak.

__ADS_1


Dan semoga besok kembali bisa beraktivitas dan update rutin lagi ya.


Selamat malam semuanya ๐Ÿ’™


__ADS_2