
Mobil bewarna putih yang dihiasi bunga-bunga itu sudah terparkir tepat di depan mansion. Hari pernikahan sudah diselesaikan yaitu hari pertama pernikahan mereka. Apalagi acara pernikahan yang berjam-jam membuat orang-orang kelelahan dan kembali ke mansion secepatnya.
Alex dan Cyla yang merupakan pemeran utama di pesta pernikahan juga sudah kembali ke mansion. Dimana Cyla yang dulunya tidur di kamar tamu atau kamar Rei pindah ke kamar Alex yang pernah dia datangi. Gaun pernikahan miliknya masih melekat di tubuh dengan keringat yang membanjiri tubuhnya.
Walaupun aula pernikahan dipenuhi dengan pendingin ruangan tetap saja orang yang beratus-ratus itu cukup membuat Cyla kelelahan. Sehingga Cyla ingin secepatnya tidur dan mengistirahatkan tubuhnya di atas kasur. Tetapi Cyla masih ingat bahwa malam ini merupakan malam pertamanya sebagai istri.
'Aku harus cepat ke kamar mandi, melepas pakaian ini dan mengganti dengan piyama yang sulit dilepaskan' pikir Cyla yang gugup membayangkan malam pertama.
Bagaimanapun juga ini merupakan malam pertamanya sebagai pasangan Alex dan merupakan sesuatu yang berharga. Karena dirinya akan menyerahkan mahkota miliknya kepada orang di cintai. Dimana hal ini menjadi arti bahwa ini merupakan hal yang pertama kali di lakukan oleh Cyla.
Membuat Cyla masuk ke kamar mandi secepatnya sebelum Alex datang ke kamar dan mengganti gaun pengantin yang dia gunakan dengan baju piyama tidur biasa. Suara shower yang baru dinyalakan terdengar bersamaan dengan pintu kamar yang dibuka oleh sesosok laki-laki yang Maisy menggunakan jas miliknya.
Telinganya yang tajam mendengarkan guyuran air yang turun dari shower kemudian menabrak lantai kamar mandi. Saat ini Alex bisa mendengarnya secara langsung orang yang dicintainya mandi di dalam kamarnya.
" 98, 86 dan 102" gumam Alex dan melepas dasi kupu-kupu miliknya. Melihat ke arah kaca dan menunggu Cyla selesai mandi. Sampai suara kunci diputar dan pintu terdengar di ruangan itu. Mata Alex menoleh ke arahnya, dengan rambut yang basah menambah libido Alex naik seketika.
"Emm... apa kamu tidak mandi Alex?" tanya Cyla gugup.
"ah tentu saja aku mandi" ucap Alex dan pergi masuk ke dalam kamar mandi tanpa henti menatap tubuh Cyla yang berbalut pakaian tidur santai. Cyla yang melihat reaksi Alex hanya bisa menutupi wajahnya dengan handuk putih yang ia bawa.
'Ada apa dengan Alex? astaga kenapa aku merasakan rasa gugup yang berlebihan seperti ini?!' pikir Cyla yang duduk di meja rias dan mengering rambut panjang miliknya. Sedangkan Alex yang sudah masuk ke dalam kamar mandi memikirkan keanehan yang ada di penglihatannya.
"Kenapa Cyla menggunakan baju tidur yang seperti itu? bukannya mom sudah menyiapkan ling*rie?" gumam Alex yang saat pernikahan berlangsung ibunya mengatakan bahwa di dalam kamarnya sudah disiapkan baju ling*rie.
Di saat pikirannya mengingat ucapan ibunya yang harusnya benar. Tangannya yang sudah membuka semua kancing kemeja dan ingin melemparkan nya ke tempat cucian kotor melihat sebuah pakaian di dalam tempat sampah.
__ADS_1
"Apa itu?" gumam Alex yang berjalan mendekat ke tempat sampah lalu mengambil pakaian yang tersembunyi itu. Matanya tiba-tiba menatap tidak percaya dengan apa yang dia dapatkan. Pakaian yang dia dapatkan dan terletak di tempat sampah itu bukan pakaian biasa melainkan baju tidur yaitu ling*rie.
Dimana baju tidur itu merupakan pakaian yang ibunya siapkan untuk malam pertamanya bersama Cyla. Membuat Alex melihat sekeliling nya mencoba mencari sesuatu.
"Sial! kenapa pakaian ini bisa di sini bukan di atas meja" pikir Alex yang mencari ke sekelilingnya dan menemukan selembar kertas kecil di dekat meja kecilnya.
'Baju yang indah cocok untuk orang indah secantik dirimu'
tulis di kertas kecil itu yang membuat Alex mengetahui siapa pelaku yang menghilangkan baju tidur milik Cyla sebenarnya.
"Rei Johnson" dingin Alex yang sangat akrab dengan tulisan di kertas kecil tersebut.
Ibunya sudah memberikan keuntungan untuk malam pertamanya dan sekarang anaknya yang menghancurkan minat penuhnya. Apalagi keuntungan seorang gadis menggunakan baju ling*rie itu sangat tinggi. Karena saat memakainya saja sudah dipastikan lekuk tubuh yang dimiliki akan terlihat dan membangkitkan nafsu lawan jenisnya.
'Akan ku pastikan aku mengunci kamar ini dari dalam dan mengganti kodenya' ucap Alex dalam hati. Sebelum seorang anak kecil yang merupakan serangga menggangu malam pertamanya.
Setengah jam kemudian~
Cyla yang sudah mengeringkan rambutnya melihat ke arah pintu kamar mandi yang terbuka. Mata Cyla melihat pemandangan yang sangat menggoda mata miliknya. Dengan Alex yang sedang berdiri di dekat pintu dan handuk yang melilit di pinggangnya. Memperlihatkan bentuk tubuh yang bagus dengan dada sixpack sempurna.
"Ilermu sudah keluar Cyla" goda Alex yang membuat Cyla menyapu cepat liurnya, karena terlalu lama melihat tubuh Alex yang sangat bagus.
'Ahhh malunya, kenapa aku bisa tertangkap basah seperti ini?' pikir Cyla lalu beralih ke kaca kembali.
__ADS_1
'Sungguh menggemaskan' smirk Alex yang berjalan ke arah lemari di samping Cyla. Berpura-pura mencari pakaiannya dan melihat ke arah Cyla yang sedang menatapnya dari kaca.
"Apa perempuan ini tidak tau, matanya membuatku ingin memakannya secepatnya!" gerutu Alex yang langsung menutup pintu lemarinya dan mendekat ke arah Cyla.
"A..apa yang ingin kau lakukan?" tanya Cyla gugup sambil berbalik kebelakang. Dia gugup dan jantungnya tidak bisa berhenti berdebar-debar melihat Alex.
"Apa kamu mencoba menggodaku?" bisik Alex tepat di telinga kanan Cyla.
"Tu...tunggu menggoda? aku tidak menggoda dan ahh!" ucap Cyla terpotong saat merasakan telinganya digigit lembut oleh Alex.
"Kau harus bertanggung jawab, Cyla sayang" bisik Alex yang menggendong Cyla ala bridal style dan membawanya ke atas kasur. Meletakkan nya dan berjalan kembali ke arah pintu kamar.
"A...Alex, tidak mungkin kau melakukan nya sekarang kan?" tanya Cyla yang membuat Alex mengeluarkan smirknya.
Suara pintu terkunci dengan pin yang sudah diganti terdengar di ruangan senyap itu. Membuat perasaan gugup Cyla bertambah dan menjadikan minat maupun nafsu milik Alex dimulai.
"Tentu saja sekarang" smirk Alex yang berjalan mendekat ke arah Cyla yang mencoba kabur. Memeluknya dan mengigit telinganya manisnya.
"A...Alex"
'Manis' pikir Alex yang mengabaikan panggilan Cyla.
ππππππππππππππππ
β’Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:
__ADS_1
My Ex Secretary
β’Adegan panas? mari kita mulai di Extra part 2 sampai Extra part 3!