
Kedua pengacara saling beradu argumentasi, dimana pihak Alex sudah dipastikan memenangkan persidangan ini. Tetapi bukan Felentino namanya jika dia hanya menerima keadaan tanpa melawan balik. Membuat persidangan yang harusnya berjalan sebentar saja menjadi lebih lama dari perkiraan.
File yang berisi bukti-bukti kuat diberikan oleh pihak Alex, pengakuan dari Cyla juga dilakukan di dalam persidangan tersebut. Sehingga menyulitkan Felentino di persidangan tersebut.
"Ini tidak bisa! saya tidak bisa menerimanya tuan jaksa!" teriak pengacara Felentino yang mendengar semua hal yang telah dilakukan oleh Felentino semasa hidup dan bekerja.
"Semua bukti sudah jelas mengarah ke Felentino, kenapa anda tidak bisa menerimanya saja" ucap pengarang Alex.
"Tuan Felentino ini...." bisik pengacara Felentino.
"Tidak apa-apa, biarkan saja" dingin Felentino.
Felentino menerima semua hukuman yang diberikan nya. Walaupun hatinya tidak ingin menerima tetapi semua bidak yang merupakan pionnya masih berjalan di belakang. Tidak ada yang tau apa yang akan diterima oleh orang-orang di hadapannya. Setelah dirinya meninggal ataupun pergi dari dunia.
"Hukuman yang akan diterima oleh tuan Felentino adalah hukuman gantung atas tindak kejahatan pembunuhan dan denda sebanyak 1 milliar dollar Amerika Serikat atas tindak penyelesaian kasus korupsi dan kasus penyuapan pada pemerintahan" jelas jaksa dengan suara lantangnya.
>>> 1 milliar dollar sama dengan 14 triliun Indonesia.
"7 hari sebelum masa hukuman dan dengan ini sidang ditutup" tegas Jaksa dan ketukan palu berbunyi kembali.
Tuk*** Tuk*** Tuk***
Suara ketukan mengakhiri persidangan hari ini dan lagi-lagi Felentino ditarik kembali oleh para keamanan. Membawanya masuk ke dalam sel dan menunggu 7 hari sebelum masa tindak hukum.
'Aku tidak akan pernah membiarkan mu bahagia, Alexander Johnson' pikir Felentino yang berada di ujung pintu dan menatap tajam ke arah Alex.
Alex yang ditatap tajam oleh Felentino hanya menatap sepupunya itu datar tanpa ekspresi. Hukuman gantung sudah cukup baginya untuk mengakhiri tindak kejahatan milik Felentino. Ditambah denda yang mencapai 1 milliar dollar Amerika Serikat. Sudah dipastikan perusahaan yang dijalani oleh Felentino akan bangkrut untuk mengganti kerugian yang dimilik oleh laki-laki tersebut.
'Hidupmu sudah berakhir Felentino' datar Alex.
"Tuan, anda dibutuhkan untuk menandatangani beberapa kertas" ucap Mex yang membuat Alex menghentikan lamunan miliknya. Mengerjakan berkas-berkas yang harus dia kerjakan dan beberapa berkas lainnya yang akan menyusul. Karena keluarga Felentino yaitu paman Alex akan datang ke kota New York untuk menghadiri pernikahan milik Alex dan menyelesaikan semua urusan milik Anaknya.
__ADS_1
"Karena semua masalah sudah selesai artinya kita harus menyiapkan kedua calon mempelai kita ini bukan" senyum Irene ke arah kedua orang yang sedang duduk berdekatan.
"Calon? mempelai?" ucap kedua orang tersebut bersamaan dan saling bertatapan.
"Jangan melakukan hal-hal romantis jika masih ada aku ditengah-tengah" ucap Rei dan berdiri kursi. Menghalangi ayah dan ibunya saling bertatapan lebih lama.
Rei sudah berada di antara ayah dan ibunya untuk menghalangi ayahnya menggoda ibunya dan membiarkan ibunya untuk menjadi miliknya sendiri.
"Bila kamu cemburu, cari pacar sana" sindir Alex kepada anaknya. Sehingga sebuah pukulan menghampiri pundak Alex.
Plak**
"Dia masih kecil, Alex" geram Irene dan Cyla saat mendengar ucapan Alex kepada anaknya.
"Kecil darimana" dingin Alex tidak terima.
"Lihat mom, bahkan dia bukan seperti anak-anak" adu Alex ke Irene.
"Sudah-sudah tidak perlu bertengkar, lebih baik kita kembali mansion dan menyelesaikan semua urusan. Ingat pernikahan kalian berdua tinggal menghitung hari lagi dan Irene bukannya kamu sudah memanggil orang-orang itu" jelas Vero yang mengingatkan istrinya.
"Oh iya kau benar sayang" ucap Irene yang ingat dengan apa yang harus dilakukannya. Membuat keluarga kecil itu keluar dari persidangan dan masuk ke dalam mobil. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menyiapkan pengantin sebelum pernikahan mereka.
Seharusnya persiapan ini dilakukan di luar tetapi karena keamanan yang dibutuhkan membuat mereka harus memanggil orang ke dalam mansion. Menyiapkan Cyla dengan spa dan lain-lain yang. Luka yang ada ditubuh Cyla juga semakin menghilang sehingga Irene tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memanggil orang yang sering dia pesan.
"Memang apa yang akan kita lakukan?" tanya Cyla di dalam mobil.
"Jelas banyak dong, dari wajah yang dipercantik, tubuh yang dipijat, mandi dengan aroma terapi dan lain-lain" semangat Irene.
"Apa itu semua harus dilakukan, mom?" tanya Cyla bingung. Setau dirinya jika di Indonesia mandi kembang saja sudah termasuk ritual untuk pernikahan atau pemakaian Henna di tangan.
__ADS_1
"Bahkan bagi mom sih itu wajib, karena pernikahan itu dilakukan sekali seumur hidup" jawab Irene.
"Tapi Daddy sudah menikah untuk kedua kalinya, Oma" dingin Rei yang berada di dalam satu mobil yang sama.
"Rei..." tegur Alex dingin. Alex berada di kursi depan di samping pengemudi dan berada di dalam satu mobil yang sama dengan para perempuan. Membuat dirinya mendengarkan apa yang diucapkan oleh orang-orang yang duduk di belakang.
"Kenapa bukannya itu faktanya?!" dingin Rei.
Kedua orang tersebut hanya saling bertatapan tajam melalui kaca spion yang ada di dalam mobil. Kemudian memalingkan muka sambil mendengus kesal. Sehingga menjadikan mobil yang tadinya penuh dengan pembicaraan pernikahan hening seketika.
"Cyla..." bisik Irene.
"Iya?"
"Tidak perlu memikirkan kedua orang itu yang pasti walau ini merupakan pernikahan Alex yang kedua, mom pastikan semuanya akan baik-baik saja dan kalian akan bersama sampai ujung hayat" bisik Irene.
"Semoga saja, mom" senyum Cyla. Sebenarnya dirinya tidak mengambil hati tentang ucapan Rei, karena semua yang dikatakan Rei memang benar bahwa ini merupakan pernikahan kedua Alex. Tetapi tidak mungkin juga kan? pernikahan kedua akan jadi kehancuran juga.
Buktinya banyak orang yang melakukan pernikahan kedua dan berakhir dengan kebahagian diantara mereka. Karena tidak ada yang menjamin bahwa pilihan pertama akan lebih baik daripada pilihan kedua. Sehingga membuat Cyla hanya tersenyum mendengar ucapan ayah dan anak itu.
'Terimakasih telah mengkhawatirkan ku' ucap Cyla dalam hati.
πππππππππππππππ
β’Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:
My Ex Secretary
β’Makasih buat readers yang sudah menjawab pertanyaan dari saya dan juga tinggal menghitung hari pernikahan Alex dan Cyla akan mendekat dan tinggal menghitung hari juga novel ini akan berakhir.
Terimakasih semuanya atas semangat dan bantuan kalian, sampai jumpa besok. Sayonara~
__ADS_1
>>>Ngomong-ngomong pasal hukum tadi denda yang diterima Felentino itu sama dengan kasus hukum yang pernah terjadi di negara Amerika Serikat jadi jangan pernah berbuat gituan yaa #Referensi