My Hot Daddy

My Hot Daddy
Derry Yang Malang


__ADS_3

Derry tidak menyangka jika Elisa terlihat begitu berani dengannya. Bukan hanya berani mencium bibirnya kemarin, tapi saat ini pun Elisa berani menggandeng tangannya di depan banyak orang.


Apa yang di lakukan Elisa membuat Derry merasa kaku, karena dia tidak biasa berinteraksi dengan wanita seintim ini.


Berpegangan tangan termasuk dalam interaksi intim bagi Derry karena memang dia yang tidak pernah terlibat hubungan apa pun dengan wanita.


Bahkan dia begitu menjauhi yang namanya wanita hingga dia tidak membiarkan orang-orang yang bekerja di sekitar William berjenis kelamin wanita karena memang dia tidak terbiasa.


Tapi Elisa membuatnya harus kembali berinteraksi dengan semua ini. Elisa sungguh sangat luar biasa sekali. Bisa di acungi jempol sikap Elisa yang berani menggoda Derry hingga membuat pria itu tidak bisa berkutik saat bersamanya.


" Hentikan itu El, aku tidak nyaman. " Derry berusaha untuk melepaskan rangkulan tangan Elisa di lengannya.


Tapi Elisa tidak perduli sama sekali dengan hal itu karena terus saja melakukan hal tersebut pada Derry.


" Memangnya kenapa? ini tidak salah. Kita juga tidak melakukan hal mesum di sini. " Dasarnya Elisa yang tambeng dan bandel dia tidak perduli dengan keluhan Derry padanya.


Sementara Derry yang mendapatkan jawaban seperti itu dari Elisa hanya bisa pasrah saja. Dia berharap semoga jantungnya baik-baik saja dan membuat dadanya tidak meledak saat itu juga karena sentuhan dari Elisa membuat Derry semakin gugup dan panas dingin.


Entah itu karena Elisa atau memang karena dia tidak pernah bersentuhan seperti ini dengan wanita mana pun hingga membuat jantungnya berdegup kencang.

__ADS_1


" Ahhh...aku jadi tidak sabar ingin menikah." Derry melihat ke arah Elisa yang masih merangkul lengannya saat ini.


Dari samping seperti ini dan jarak sedekat ini Derry mengakui bahwa Elisa itu cantik. Walau hanya seorang pelayan, tapi Elisa memang cantik dan Derry mengakui itu untuk dirinya sendiri dan tidak akan mengatakannya pada Elisa.


Mau di taruh dimana wajahnya jika mengatakan pada Elisa bahwa wanita itu cantik. Bisa turun reputasi Derry.


" Menikah saja jika kau ingin menikah. "


" Tapi pria yang ingin ku nikahi tidak peka sama sekali. " Jawab Elisa begitu saja karena dia merasa bahwa Derry tidak peka sama sekali dengan perasaannya saat ini.


Entah sampai kapan Elisa bisa menahan perasaannya ini. Walau baru saja dia mengenal Derry dan merasakan perasaannya, tapi dia yakin bahwa cintanya pada Derry memang tulus dan tidak bohong sama sekali.


Melihat siapa yang ikut terlibat dalam pembicaraan mereka membuat Derry dan Elisa tidak berkutik lagi.


Sementara nyonya Matilda yang melihat itu hanya bisa menatap datar pada sepasang anak muda yang tengah terlibat perasaan semu itu.


Yang satu terlalu agresif yang satunya terlalu dingin dan cuek bahkan terkesan tidak perduli dengan orang-orang di sekelilingnya dan itu adalah Derry.


" Jika laki-laki yang kau sukai tidak peka terhadap perasaan mu maka buat dia untuk melihat mu. Jika tidak juga dia melihatmu setelah apa yang kau lakukan dan kau perjuangkan maka tinggalkan. Jangan pernah mengorbankan perasaan mu terhadap seseorang yang tidak akan pernah bisa mencintai mu. " Elisa menatap penuh kagum pada nyonya Matilda yang bisa dengan lantang dan lugas mengatakan dan mengemukakan pendapatnya tentang cinta dan perasaan.

__ADS_1


Derry pun menatap pada ibu dari bosnya yang tengah berbahagia saat ini. Bukan hanya kagum saja, tapi Derry juga tidak mengerti apa yang tengah di bicarakan antara Elisa dan nyonya Matilda.


" Terima kasih atas sarannya Nyonya. "


" Ajak dia makan, mungkin dia sedang lapar hingga tidak mengerti tentang perasaan mu saat ini. " Elisa hanya bisa menganggukkan kepalanya saja karena memang benar apa yang di katakan nyonya Matilda saat ini.


" Berjuanglah selagi bisa dan berhenti setelah kau lelah. " Nyonya Matilda langsung meninggalkan mereka berdua setelah mengatakan hal itu.


Lain Derry yang tidak mengerti dengan apa yang di maksud Nyonya Matilda lain pula dengan Elisa yang mengerti dan paham betul dengan apa yang di katakan Nyonya besar itu.


Dia paham betul dengan semua nasihat yang di berikannya.


" Sebenarnya apa yang di maksud nyonya Matilda?" Tanya Derry pada Elisa yang masih berada di dekatnya saat ini.


" Anda tidak akan paham jika anda tidak berusaha untuk membuka hati anda untuk orang lain selain diri anda sendiri. " Jawab Elisa begitu saja dan meninggalkan Derry karena dia ingin pria yang di cintainya itu mengerti dan paham akan perasaannya saat ini.


Elisa sangat berharap bahwa Derry bisa merasakan perasaanya yang begitu tulus ini.


...💦💦💦...

__ADS_1


__ADS_2