
"Apa yang ingin dibicarakan Leon?" gumam Cyla bingung dan membuka pesan masuk tersebut. Tangannya membuka pesan yang dikirim oleh Leon dan melihat isi pesan yang dikirim cukup lama yaitu dari beberapa jam yang lalu.
Leon~
💭Permisi maaf mengganggu dirimu Cyla
💭Saya ingin bertanya kepadamu
💭apa kamu ada waktu luang besok? bila ada bisakah kita bertemu?
💭Ada yang ingin ku bicarakan denganmu.
💭Ini berisi hal yang sangat penting.
💭Bila kamu membaca pesan ini tolong kabari aku..
💭semoga kamu sehat selalu, Cyla
Cyla yang membaca ke-tujuh pesan tersebut merasa bingung karena bila dirinya berpikir dia dan Leon tidak memiliki hal untuk dibicarakan dan mereka bertemu hanya untuk meminta maaf atas kesalahannya saat menendang botol kaleng.
'Apa ini sangat penting sepertinya dia sangat ingin bertemu denganku?' pikir Cyla yang melihat dari telpon yang tidak terangkat. Otak dan hatinya saling berpikir dan mencari hasil yang terbaik. Bila dia melewatkan hal yang ingin dibicarakan oleh Leon mungkin dia akan melewatkan sesuatu hal tetapi bila dia memilih ini kalau ketahuan Alex pasti akan menghukumnya dengan adegan panas.
Jika hukumannya seperti itu mungkin akan sangat baik bagi orang-orang yang mendapatkan nya tapi tidak dengannya. Karena bila dia menerimanya mungkin jantungnya tidak akan kuat dengan kemanisan dari diri Alex. Hembusan nafas pelan keluar dari mulut Cyla. Dia lebih baik memilih resiko karena tidak yang tau apa yang akan dia dapatkan dari hasil yang ingin dibicarakan oleh Leon.
Cyla
>> Untuk tuan Leon maaf bila saya baru membaca pesan anda ada sedikit masalah dan juga apa yang ingin dibicarakan ini sangat penting, tuan Leon?
Tangganya menekan tanda kirim dan ingin meletakkan handphone miliknya di atas nakas yang berbahan dasar kayu jati dan bewarna putih. Tapi sayangnya pesan yang baru dia kirimkan tidak perlu waktu yang lama sudah langsung dibalas oleh Leon.
__ADS_1
Leon
>> tidak apa-apa Cyla dan jika anda bertanya kepada saya penting atau tidak maka jawabannya adalah penting terlebih lagi informasi yang ingin ku beritahukan menyangkut dirimu.
Cyla yang membaca pesan yang dikirim Leon merasakan kebingungan. Apalagi saat membacanya tertulis informasi atau hal yang ingin dibicarakan kepadanya adalah hal yang bersangkutan tentangnya. Dengan percaya diri dan pikiran yang tenang Cyla memilih suatu pilihan.
Cyla
>> Saya bisa bertemu dengan anda tuan hanya saja seperti yang anda tau saya akan melaksanakan pernikahan sebentar lagi dan besok mungkin saya tidak bisa menemui anda.
>> Jika berkenan di saat jam saya kosong saya akan memberi kabar kepada anda.
Kirim Cyla yang mengingat bahwa ada beberapa tulisan kosong di jadwalnya untuk pernikahan yang akan dilaksanakan dua Minggu kedepan. Notifikasi pesan masuk muncul lagi yang tentunya membawa kabar dari Leon atas jawaban dari Cyla.
Leon
Jawaban itu membuat Cyla merasakan ketenangan dan beruntungnya Leon mengiyakan pilihan miliknya. Dengan pesan terkahir dari Leon, Cyla mematikan handphone miliknya dan meletakkan di atas nakas. Tubuhnya sudah lelah dan matanya juga ingin tertutup mengistirahatkan semua raga maupun jiwa miliknya. Selimut milik Rei dia naikan hingga ke atas leher dan dengan lembut tangannya memeluk Rei dengan hangat.
'Semoga ini adalah pilihan yang tepat' pikir Cyla sebelum matanya tertutup lalu ikut menyusul Rei ke alam mimpi.
Ke Esokan Paginya~
Baru saja jarum pendek mengarah ke angka 5 tetapi banyak pelayan memasuki kamar milik Rei. Mereka semua dengan cekatan membangunkan Cyla dan Rei untuk menyiapkan kedua tuan nya dengan baik dan tanpa kekurangan sebelum aktivitas banyak dimulai.
Rambut panjang Cyla diusap dengan lembut dan diberikan shampoo dengan wangi vanila. Tubuh Cyla digosok pelan dan menghilangkan kotoran yang melekat ditubuh bening miliknya mau itu keringat ataupun daki.
"Apa aku tidak bisa sendiri saja melakukan nya?" tanya Cyla kepada ketiga pelayan perempuan yang membersihkan tubuh Cyla dengan gerakan profesional.
__ADS_1
"Tidak bisa nona waktu anda hanya sedikit dan juga jadwal anda akan dimulai 30 menit lagi" jawab pelayan senior. Cyla hanya bisa memejamkan matanya sebenarnya dia sangat-sangat tidak nyaman dilakukan bak putri raja. Apalah daya bila mereka sudah menjawab dengan jawaban seperti itu maka dia hanya bisa mengikuti arusnya saja.
Setelah mandi dengan cekatan kedua pelayan yang ada di ruang wardrobe memberikan Cyla sebuah gaun santai. Dengan pilihan warna merah dan dihiasi beberapa tilai dengan kelompok mawar bewarna putih.
"Ini baju yang akan anda pakai hari ini nona, dan anda hanya memiliki waktu 8 menit 30 detik untuk berganti baju" sopan pelayan itu dan meninggalkan Cyla mengganti bajunya. Mungkin orang berpikir gaun santai ini tidak cocok untuk jadwalnya sepeti wawancara tapi jawabannya tidak karena acara pertamanya hari ini adalah memilih bunga ataupun hiasan untuk acara pernikahan nya bersama dengan Irene tentunya. Setelah itu bila jadwal wawancara sudah dekat maka dia akan berganti lagi dengan gaun yang lebih mewah dan elegan.
"Hari ini akan menjadi hari yang sibuk" gumam Cyla yang langsung mempercepat tanyanya untuk memakai pakaian dalamnya saat pelayan di luar ruang ganti bajunya berteriak mengingatkannya.
"Nona 7 menit 15 detik lagi" ingat pelayan di luar sana. Mandi sudah dan pakaian sudah semua persiapan untuk mempercantik Cyla sudah yang kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama Vero, Irene, Alex dan Rei. Jika biasanya mereka sarapan di jam 6.15 pm maka hari ini mereka akan sarapan jam 5.30 pm. Semua kegiatan biasanya dipercepat karena jadwal yang akan selalu menumpuk dengan hari pernikahan yang mulai mendekati.
"Mommy kamu seperti peri bunga yang ditakdirkan bersama denganku" puji Rei dan memeluk tubuh ibunya yang baru memasuki ruang makan. Senyum manis menghiasi wajah Cyla saat mendengar pujian dari anak laki-lakinya yang lucu dan sangat tampan tentunya.
"Kamu juga tampan sayang" puji balik Cyla. Suara deheman membuat kedua orang itu langsung duduk di saat mata tajamnya menatap langsung ke arah keduanya.
"ah maafkan saya membuat kalian semua menunggu, Ayo duduk Rei" aja Cyla dan duduk bersama Rei di hadapan Alex dan irene. Irene menyenggol tangan Alex lalu memberikan kode kepada anaknya.
"psst..psst puji tuh istri mu" kode Irene kepada Alex. Alex yang melihat ibunya hanya menatap kembali Cyla dan menilai semua penampilan perempuan nya.
Rambut yang disanggul berbentuk kelopak bunga dihiasi dengan jepit rambut berbentuk daun di sekitarnya. Membuat rambut Cyla yang dia lihat sekilas seperti bunga tumbuh mekar. Lipstick warna merah muda dipadukan dengan baju merah yang dihiasi tilai. Dia tau orang yang di depannya ini adalah seorang manusia tapi benar seperti pujian anaknya Cyla seperti perempuan yang bersalah dari peri bunga.
"Dia memang sangat cantik" gumam Alex.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
•Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:
My Ex Secretary
•Sabar ya Bertahap buat yang kebelet kawin dan jangan lupa buat Rate, komen, Likenya.
__ADS_1