My Hot Daddy

My Hot Daddy
Bab 124


__ADS_3

"Lupa Oma matiin" ucap Irene yang baru menyadari bunyi kameranya masih belum di matikan. '****** ketahuan' batin Rei dan mulai berjalan cepat ke belakang. Oma dan Opa dengan cepat berjalan ke arah kanan dan meninggalkan ruangan tersebut.


"Alex lepas" paksa Cyla dan mendorong tubuh Alex menjauh darinya.


"Cih" cibir Alex tidak suka saat Cyla malah ingin mendorongnya kuat.


"Aku harus ke luar" ucap Cyla dan melepas selimutnya.


"Biar aku saja yang memeriksanya" ucap Alex dan menekan bahu milik Cyla agar duduk di tempatnya kembali. 'Awas saja bila aku tau siapa yang berani-beraninya memfoto dan menggangu keromantisan ku. Maka akan ku pastikan hidupnya benar-benar tamat' pikir Alex sambil melangkahkan kakinya ke arah pintu. Tangannya membuka pintu lebar dan tidak melihat ada siapapun di dekat pintunya kecuali pelayan wanita yang baru datang sambil membawa beberapa tangkai bunga.


"Kau cepat ke sini" perintah Alex kepada pelayan perempuan yang baru memasuki area mansion. Pelayan itu mendekat dan menunduk hormat kepada tuannya.


"Semoga hari ini anda selalu bahagia tuan muda, dan ada apa tuan memanggil saya ke sini?" tanya pelayan perempuan itu sambil menunduk hormat. 'Tidak mungkin aku ketahuan mengintip tuan dan nona muda dari jendela bukan?!' pikir pelayan itu yang masih menundukkan kepalanya.


"Kamu lihat ada orang yang berada di dekat pintu ruangan ini?" tanya Alex to the Point.

__ADS_1


"Mohon Maaf tuan muda saya tidak melihat siapapun di dekat sini dan saya juga baru menyelesaikan tugas saya dari taman" jawab pelayan sopan.


"kembali ke pekerjaan mu" perintah Alex dan masuk ke dalam ruangannya dan tidak akan lupa untuk menutup pintu ruangan tersebutm Sedangkan pelayan perempuan itu menghembuskan nafasnya lega dirinya berpikir dia ketahuan mengintip di dekat jendela ternyata di pintu yang bukan tempatnya tadi. 'Untung saja selamat' syukur pelayan itu dan melanjutkan tugasnya kembali.



Alex memasuki ruangannya kembali dan menatap Cyla yang sedang berdiri di dekat jendela ruangan, sambil memegang selimut di kedua tangannya. Kakinya mendekat ke arah Cyla dan memperbaiki letak selimut tersebut.


"Ada apa,Cyla?" tanya Alex yang sudah memperbaiki selimut itu dan merengkuh tubuh Cyla dari belakang.


"Tidak ada yang akan mengetahuinya" bisik Alex dan membiarkan dagunya ada di atas rambut milik Cyla. Tubuh Alex yang lebih tinggi dari Cyla membuat Alex dapat meletakkan kepalanya di atas kepala Cyla.


"Kalau begitu apa aku yang salah dengar suara kamera tadi?" tanya Cyla yang baginya tidak mungkin dia salah dengar suara kamera yang tentunya berbunyi dari handphone seseorang.


"aku sudah memeriksa nya dan juga kenapa kamu tidak beristirahat?" tanya Alex yang juga ikut menatap ke arah pandangan Cyla berada.

__ADS_1


"Entahlah, hanya saja aku mengingat sesuatu" ungkap Cyla dan menatap taman-taman yang sedang dipenuhi bunga-bunga yang warna-warni dan dirawat dengan sebaik-baiknya.


"Sesuatu apa?" tanya Alex bingung dengan ucapan Cyla. Walau dia adalah seorang yang pintar tapi ingatlah selalu bahwa ucapan dan pikiran wanita sangat sulit ditebak dan bila kita salah ucap mungkin sang wanita akan merasa marah atau sedih. Yang tentunya Alex tidak akan membiarkan Cyla mengeluarkan air matanya yang beharga dan bila marah itu sudah cukup membuat Alex tersenyum dengan ekspresi nya yang imut.


"Sesuatu hal yang jarang atau bahkan tidak pernah ku dapatkan dulu. Tetapi sekarang aku malah mendapatkan hal yang sangat berharga itu" jelas Cyla.


"Memang apa?" tanya Alex lagi. Sebuah senyum manis terlukis di wajah milik Cyla. Sesuatu hal yang jarang dia dapatkan mau itu dari keluarga ataupun seseorang dua tidak mungkin memikirkan nya karena beberapa tahun ini dia sudah terbiasa hidup sendiri dan di saat kecil pun dirinya harus terbiasa berbagi maupun merawat adik-adik nya yang lebih muda darinya.


"Kehangatan" jawab Cyla. Alex yang mendengar jawaban yang diucapkan oleh Cyla terasa aneh karena dirinya pikir sesuatu hal yang jarang dia dapatkan mungkin adalah uang, permata atau hal-hal mewah lainnya. Tetapi ekspetasi tidak sebanding dengan realitanya, Cyla mengucapkan kalimat hangat yang bahkan bisa didapatkan semua orang dengan mudah tetapi berb dan dengan perempuan yang sedang dia peluk secara hangat ini.


'Apa yang sudah kamu lalui seumur hidupmu ini, Cyla?'


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


β€’Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:

__ADS_1


My Ex Secretary.


__ADS_2