
"kalau begini namanya cuma bisa pilih pilihan yang pertama" pasrah Cyla yang membuat Vero dan Irene tertawa kecil saat melihat wajah menantunya. Walau mereka masih menatap kertas maupun beberapa map tetapi tetap saja pendengaran mereka masih baik dan tentunya kalimat pasrah Cyla cukup membuat mereka terkekeh melihat sikap polos calon menantunya itu.
Jika tentang tawar-menawar Alex pasti membuat otaknya bekerja dan membuat orang yang dia inginkan tidak bisa menolak tawarannya mau itu rekan kerja, teman bahkan keluarga. Tapi hanya satu orang yang mampu mengalahkan pilihan Alex yaitu anaknya sendiri, Rei Johnson. Anak laki-laki yang memiliki IQ tinggi dan sedang tertidur pulas di pangkuan sang ibu. Tanpa terbangun walau ada suara bising di daerahnya.
'Sabar Cyla anak Mom memang tidak ada tandingannya kalau urusan begini' ucap Irene dalam hati. Sedangkan Vero menggelengkan kepalanya sekali dan kembali fokus. Bila ini pasal anak laki-laki nya pastinya Alex akan membuat penawaran lebih tinggi ataupun rendah sampai orang yang hadapan nya hanya bisa pasrah saja menyerahkan diri sepenuhnya.
Hingga mereka berempat terdiam saat sebuah gumaman pelan terlintas di antara mereka.
"Mommy peluk" gumam Rei yang sedang terlelap tidur. Gumaman manis dan hangat milik seorang anak kecil cukup membuat mereka semua terdiam dan menatap ke arah Cyla. Dengan lembut Cyla mengendong Rei yang tertidur dan membawanya pergi ke kamar milik Rei berada.
"Cyla tinggal dulu nanti kalau ada keperluan saya ke sini lagi, permisi" pamit Cyla sopan lalu melangkahkan kakinya menuju arah pintu. Mata mereka mengikuti langkah kaki Cyla yang lembut agar tidak membangunkan Rei. Mata Cyla menampilkan rasa kehangatan dan kebaikan yang tulus tanpa memandang apapun. Senyumnya yang manis dan perilaku yang baik membuat Rei mencintai dan menyayangi calon ibunya.
"Anakmu aja betah Lex masa ayahnya enggak" sindir Vero.
"Betah dad malah bila gak ada anaknya mungkin tambah betah" jawab Alex santai, baiklah untuk kali ini saja dia akan membiarkan anaknya mendapatkan kasih sayang Cyla sepenuhnya tapi untuk seterusnya maka dia tidak akan pernah kalah.
"Diganggu terus ya" ucap Vero yang tentunya Alex mengembuskan nafas gusar.
"Ya begitulah"
"Lex kenapa baru sekarang kamu nemuin nya?" tanya Irene yang bila waktu bisa diulang sudah dia pastikan Cyla akan dia bawa ke sini terlebih dahulu. Sudah cantik, baik, manis, tulus, suka menolak, pintar apalagi kurangnya coba. Walau dia hanyalah seorang kalangan biasa tapi sikap dan penjiwaan nya cukup membuatnya seperti bangsawan.
"Bukan aku yang nemu tapi cucu mom yang duluan Nemu" jawab Alex dan meminum kopi hitamnya.
__ADS_1
"Kalah cepat dong anak kita, sayang" sindir Irene dan menyenderkan kepalanya ke bahu suaminya. Vero mengeluarkan ekspresi terkejut dan tentunya dengan bangga menunjukan keromantisan mereka di hadapan anak laki-lakinya.
"Pamer nya jangan disini juga pak tua lebih baik kita bahas beberapa detail acara ini" ucap Alex yang menyebut nama ayahnya dengan kata Pak Tua.
"Tua-tua gini banyak yang suka"
"Mom dengar tuh dad punya selingkuhan banyak" tukas Alex dan cukup membuat Irene naik pitam lalu menjewer telinga suaminya.
"awas aja simpanannya ke sini, aku potong punyamu itu pakai gergaji" ancam Irene kepada suaminya yang hanya bisa terdiam dan menatap tajam anak laki-lakinya yang kalau diajak bercanda malah ujung-ujungnya bikin rugi dirinya sendiri.
Bila di sana orang-orang membahas acara pernikahan dan para pelayan rumah sibuk mengurus pekerjaan mereka masing-masing. Maka di atas kasur di temani oleh Rei yang tertidur di dalam selimut Cyla sedang mengembalikan semua informasi ke handphone barunya.
Cyla yang sudah sampai di kamar milik Rei meletakkan lembut anak laki-laki nya dan menyelimuti nya dengan hangat. Seorang pelayan dengan tergesa-gesa melangkahkan kakinya menuju ke arah Cyla sambil membawa kotak yang sangat dia kenal.
"Nona ini kata tuan muda Alex nona lupa bawa handphone anda" ucap pelayan perempuan itu ngos-ngosan.
"baiklah terima kasih kamu bisa kembali ke pekerjaan mu" sopan Cyla kepada pelayan perempuan tersebut.
Flashback Off
Yang berujung dengan Cyla yang mengembalikkan data pribadi dan masukkan memori card yang dia simpan di dalam kantong bajunya.
__ADS_1
"Huft pasti bakal banyak pesan yang datang ini" pasrah Cyla yang mencoba log in ke semua akun miliknya. Yang paling penting adalah akun chatting nya karena pasti Hu Panti akan sangat khawatir. Beberapa hari ini dia harus merelakan tangannya untuk tidak memegang alat komunikasi karena Alex membanting handphone yang dia dapatkan secara susah payah.
Tetapi handphone jadul miliknya berganti dengan handphone pengeluaran terbaru yang dikelola oleh merek terkenal. Jika Cyla berpikir kehidupan sederhana dan biasanya mulai berubah perlahan-lahan. Dari yang dulunya dia tidak pernah maka di restoran mewah seperti restoran bintang lima malah sekarang dia bisa merasakannya tiap hari. Bahkan rasa kekhwatiran seseorang dan kehangatan yang dia pikir itu akan sulit dia dapatkan di negara ini malah dengan mudah di dapatkan oleh orang-orang sekitar nya.
'Memang ya hidup itu seperti roda kadang naik kadang turun dan semoga saja bukan perasaan yang begitu karena lebih baik naik terus daripada turun" pikir Cyla yang menunggu semua chat miliknya berhenti berdering.
5 menit waktu yang dia butuhkan untuk menyelesaikan semua pesan masuk ke dalam handphone nya. Seperti yang dia duga banyak telpon maupun pesan masuk antara lain dari Bu Panti, Didi, Grup kantor, grup sekolahnya dulu bahkan nomor yang baru dia masukkan Leon.
"Pertama-tama aku harus balas pesan dari Bu panti dulu" gumam Cyla lalu mengetikkan huruf demi huruf agar pesannya bisa membuat Orang tua satu-satunya itu tidak perlu khawatir dengan keadaan nya yang tanpa kabar.
Pesan pertama sudah dibalas, sekarang Didi lalu membaca pesan-pesan dari grup yang terbilang penting seperti kantor. Pesan-pesan yang berisi tentang dirinya sendiri yang dibilang sedang bolos kerja lah, orang ketiga lah, ini, itu dan lain-lain. Tapi jujur jika dulu Cyla merasakan sedih atau tidak enak saat membaca pesan tersebut tapi sekarang dia malah merasa itu hal biasa.
'apa ini karena orang-orang di sekitar ku ya?' gumam Cyla heran. Tangannya menscrool layar hapenya ke bawah dan mendapatkan nama kontak Leon tertera di sana. Dengan 7 pesan dan 2 panggilan tidak terjawab oleh dirinya.
"Apa yang ingin dibicarakan Leon?" gumam Cyla bingung dan membuka pesan masuk tersebut.
πππππππππππππ
β’Jangan Lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:
My Ex Secretary
β’Pesan Apa nih yang didapatkan Cyla dan buat yang kebelet kawin sabat ini juga author lagi bikin gimana buat jangka pendeknya. Jangan lupa Rate dan komen.
__ADS_1