My Hot Daddy

My Hot Daddy
Bab 150


__ADS_3

"Kau" tunjuk Alex kesal. Bisa-bisanya dia memperlakukan ku seperti anak kecil.


"Bukan seperti itu hanya saja aku mengatakan fakta kepadamu" ucap Leon terus terang.


"Maksudmu"


"Ayahku sama seperti Cyla dan aku sama seperti ibuku" jelas Leon.


"Ibuku memiliki sikap penyayang dan menyenangkan sedangkan ayahku memiliki sikap paling sensitif bahkan ucapan seseorang yang terdengar kecil saja masih bisa di dengar oleh ayahku. Membuat dirinya menjadi laki-laki yang hanya peka pada lingkungan tapi bukan peka pada perasaan" lanjut Leon.


"Lanjut" ucap Alex sambil mendengarkan penjelasan Leon kakak kandung Cyla. Karena kalau dipikir-pikir Cyla memang memiliki sikap yang seperti itu. Peka terhadap lingkungan nya namun tidak peka pada perasaan yang disampaikan oleh Alex kepada Cyla.


Alex kadang-kadang berpikir Cyla itu perempuan atau tidak. Karena sepertinya Cyla lebih memiliki sikap laki-laki. Dari kekuatan menggendong Rei yang beratnya melebihi bayi. Tangannya yang sedikit kasar dan tidak mulut. Sikap ketidakpekaan dan yang lebih anehnya lagi tidak mempedulikan perasaan.


"Jadi sepertinya kau harus membawa Cyla ke Indonesia seminggu saja" mohon Leon.


"Tapi"


"Tenang saja Leon apapun caranya aku akan membantumu mendapatkan izin dari ayahku tapi kamu juga harus membantu ibuku kembali. Ingat izin dari kedua orang tua adalah hal yang paling dibutuhkan untuk menikah" potong Leon secepat kilat.


"Kata siapa"


"Kata kebanyakan orang-orang di Indonesia" jawab simpel Leon. Sebagai anak yang selalu berbakti kepada kedua orang tua tentunya izin orang tua sangat dibutuhkan. Agar setiap jalan yang kita lalui selalu mudah dan diberikan yang terbaik oleh sang maha kuasa.


"Baiklah kapan" pasrah Alex, dia juga tidak mungkin membuat Cyla sedih.


"Selesai kau menyelesaikan masalah yang akan datang" senyum Leon.


"Tunggu kau"


"Rangga ambilkan map yang bewarna biru" perintah Leon kepada asistennya yang menyiapkan peralatan makan di atas meja.

__ADS_1


"Baik tuan" sopan Rangga. Beberapa menit kemudian di tangan milik Rangga terdapat sebuah map bewarna biru tua yang segelnya sudah dirusak oleh Leon sendiri.


"Baca juga ini" beri Leon kepada Alex. Walau dirinya tidak sekaya Alex yang merupakan perusahaan yang menduduki peringkat satu di seluruh dunia. Namun perusahaan Leon adalah perusahaan terbesar dan masuk peringkat pertama untuk benua Asia.


Tidak mungkin dia membiarkan adiknya kehilangan kesempatan menikah hanya karena masalah. Dimana sekarang dia mengetahui bahwa mantan istri Alex kembali ke New York. Setelah itu mantan istri Alex juga mendapatkan dukungan baru yang membuat ayah Alex, Vero Johnson pergi ke daerah Kanada. Menemui keluarga ibu Alex yaitu kerabatnya.


Persiapan yang matang namun itu tidak cukup untuk melawan orang tersebut. Orang yang bermain licik di balik layar kaca, Felentino Ricard. Mau bagaimanapun Cyla adalah adik kandungnya walau satu hari mereka menyatakan kebenaran. Namun dirinya tidak akan membiarkan adiknya memiliki kehidupan yang menyulitkan lagi.



Alex membuka map biru tersebut dan membacanya secara cepat. Data-data lama dan bahkan ada data baru yang merupakan rencana milik Erika, yaitu mantan istrinya.


"Darimana kau mendapatkan nya" dingin Alex dan melempat map tersebut ke atas meja.


"Walau aku tidak memiliki kekuasaan yang kuat seperti mu aku tetap memiliki kewajiban untuk melindungi adikku yang artinya mau tidak mau siapapun yang menggangu atau mencelakai Cyla aku akan menargetkan nya" Smirk Leon. Karakteristik yang santainya berubah menjadi tegas dan arrogant. Karakter yang dia dapatkan dari ibunya bila saat marah.


"Lalu apa aku bisa mempercayai rencana yang tertulis ini" tanya Alex dingin sambil menaikkan alisnya sebelah.


"Jika kau tidak percaya mari kita tonton video ini" Smirk Leon Lalu menekan tombol remote tv miliknya. Tv yang ada di samping kanan mereka menyala dan menampilkan sebuah adegan yang tidak senonoh. Di sana sangat terdengar jelas apa yang dibutuhkan oleh kedua mahluk hidup yang sedang berada di atas ranjang.


"Ah.. felen berhenti kau harus menjawab pertanyaan ku" desah Erika.


"Tenang saja aku sudah menyelesaikan nya dan menghubungi media" nafas yang terengah-engah di ruangan tersebut.


"Ingat kau harus menyebarkan foto itu dan jangan lupakan hancurkan perempuan sialan itu" gemas Erika.


"Tenang saja Erika sayang daripada kamu banyak emosi lebih baik kau masukkan sendiri milik mu itu" ungkap Felentino yang setelah itu Leon langsung mematikan video tersebut.


Tidak wajib bukan dia menyiarkan video yang sedang melakukan hal itu sampai titik tersebut.


"Jadi bisa kita memulai pembicaraan kita yang sebenarnya untuk mengurus hal ini" senyum Leon dan menyatukan kedua tangannya.

__ADS_1


"Apa aku harus membunuhnya secara langsung" gumam Alex yang tidak mendengarnyakan ucapan Leon. Dia sudah cukup marah dimana wanita j*l*ng itu menyebut calon istrinya perempuan sialan.


"Tidak-tidak aku harus memasukkan nya ke penjara bawah tanah" gumam Alex lanjut. Leon menghela nafasnya dan memakan daging iga yang ada di atas meja.


"Alex daripada kau membuang nyawa orang lebih baik kau siksa dulu" ucap Leon di sela-sela makannya.


"Dia memiliki dukungan"


"Apa kau tidak ingat ayahmu sekarang sedang apa?" ingatkan Leon.


"Aku tau tapi aku masih tidak memiliki kabar, kau paham" ungkap Alex dan mengambil Daging iga yang berada di piring tepat di atas meja.


"Baiklah daripada kita buang-buang tenaga setelah makan kenapa kita tidak bermain komputer sebentar" usul Leon dan memasukkan daging sapi ke dalam mulutnya.


"Maksudmu kau ingin kita berdua membobol situs media" singkat Alex lalu meminum alkohol miliknya dan Leon mengganguk membenarkan.


"Apa kau kira mereka memiliki kode yang mudah ingat ini wilayah Amerika yang memiliki keamanan yang termasuk tinggi" lanjut Alex mengingatkan yang entah kenapa dirinya sudah akrab dengan kakak kandung Cyla.


"Aku kan mengatakan kita bukan berarti aku yang main komputer bukan" senyum Leon.


"Maksudmu"


"Asisten ku yang akan melakukan nya" tunjuk Leon ke arah Rangga yang sedang membakar daging iga. Rangga menunduk pelan dimana namanya di sebutkan.


"Baiklah" ucap Alex


"baik" singkat leon dan melanjutkan makan.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


β€’Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:

__ADS_1


My Ex Secretary


β€’ Spoiler Besok Erika yang kena karma walau sedikit fufufu.


__ADS_2