
Mereka bertiga sudah menyelesaikan makan mereka. Berjalan menuju ruangan kerja Leon yang memiliki 3 monitor komputer. Karena Leon menggunakannya untuk bekerja dan tentunya untuk refreshing yaitu bermain game.
Tanda power dinyalakan dan ketiga monitor tersebut menyala. Dengan keyboard yang memiliki warna biru muda dan biru gelap yang merupakan warna laki-laki biasanya. Ketiga layar tersebut menampilkan wallpaper mereka yang berbeda-beda.
Dari foto ketiga orang yang sedang berada di bawah pohon, gambar perusahaan dan satunya lagi gambar seorang anak kecil perempuan yang sedang memegang setangkai bunga.
"Bukankah itu Cyla" ucap Alex yang minat monitor ketiga dan itu adalah gambar Cyla masa kecil dengan pose memegang bunga.
"Tentu saja itu adikku memang siapa lagi" jawab Leon santai dan memasukkan password miliknya untuk membuka situs di monitor lainnya.
"Darimana kau dapat?" tanya Alex.
"Dapat dari panti asuhan yang baru ku kunjungi beberapa waktu lalu, memang kenapa?" tanya Leon balik.
"Ehem minta" cicit Alex pelan.
"Apa? apa? maaf telingaku tidak dengar kau bilang apa tadi?" jahil Leon yang berpura-pura tidak mendengar. Alex yang kesal hanya bisa mendengus dan mengucapkannya kembali dengan lantang.
"Aku bilang aku minta foto Cyla!" lantang Alex kesal. Leon yang mendengarnya hanya bisa terkekeh melihat sikap Alex yang bila dekat menyenangkan dan bila jauh mengerikan.
"Hahaha baiklah berikan aku id mu dan Rangga seperti biasa bobol dulu, okay" perintah Leon kepada Rangga yang ada di sebelahnya.
"Huft, Baiklah tuan" pasrah Rangga dan duduk di kursi komputer. Tangannya mengetik dan menuliskan beberapa hal. Menggunakan angka, huruf maupun simbol. Walau perbuatan yang dia lakukan tidak baik tapi bila ini merupakan pekerjaan maka dia akan melakukannya. Masalahnya semua hal tentang penerapan ini berhubungan dengan gajinya yang sering mendapatkan bonus oleh atasannya sendiri.
Rangga yang sibuk meretas situs milik pengusaha media berbeda dengan kedua orang yang sudah mulai akrab dan berbagi foto. Foto Cyla dari bayi, balita, SD, SMP, SMA bahkan Kuliah. Karena Cyla menggunakan pendidikan Indonesia yang artinya mengikuti pembelajaran semasa SD, SMP dan SMA tidak seperti pendidikan luar negeri.
Kecuali di saat kuliah Cyla baru menggunakan metode luar negeri yang dimana dia berhasil masuk ke Harvard university. Membuat foto-foto sebelum dia kuliah masih ada di panti asuhan. Dari menggunakan baju merah putih, biru putih maupun abu-abu putih.
Sampai-sampai foto menggunakan seragam pelayan juga ada di sana. Dengan rambut yang belum panjang dan senyum yang manis. Membuat Cyla terlihat imut dan polos sewaktu kecil.
__ADS_1
"Apa kau dapat foto ini dari meretas handphone pemilik panti asuhan?" tanya Alex sambil melihat foto-foto Cyla yang sudah masuk ke dalam handphone nya.
"Enak saja ini aku dapat dari Bu panti yang menjaganya, bukankah dia imut sekali" jawab Leon.
"Jelas saja dia imut karena anak kami akan seimut dia" bangga Alex yang mengganti foto wallpaper hapenya dengan foto Cyla menggunakan baju pelayan yang menurutnya menarik.
"Ya ya semoga saja anakmu nanti mirip Cyla karena kalau mirip kamu mungkin dia akan sejelek mu" sindir Leon yang masih memilih beberapa foto Cyla untuk dikirim lagi ke Alex.
"Jika kau menganggap aku yang seperti ini saja jelek, apa kabar dengan orang-orang yang di luar sana menggangap dirinya tampan" jelas Leon. Bagi laki-laki penuh sindiran itu tidak apa-apa karena mereka tau yang mana bercanda dan mana yang serius.
Tanpa sadar bahwa Rangga sudah memanggil kedua orang yang sedang sibuk mengurus foto sambil menyindir ketampanan.
"Tuan Leon, tuan Leon, tuan Alex apa anda mendengar saya?" panggil Rangga lagi. Kedua orang yang sibuk dengan urusan foto dan lainnya mengakhiri tingkah laku mereka dan melihat ke arah Rangga. Dimana Rangga sudah siap dan sudah berhasil masuk ke dalam situs web media milik perusahaan terkemuka.
"Selesai" singkat Alex.
"Baiklah masukkan gambar ini ke dalam situs yang kalian buka dan ingat satu situs harus gambar yang berbeda atau bisa dibilang pose berbeda" jelas Leon dan mengirim foto ke email yang ada di monitor. Alex dan Rangga membuka email di sana terdapat foto Erika dengan Felentino melakukan hal tidak senonoh. Ada pula foto Erika dan video yang menampilkan dia sedang melakukan hal tersebut dengan laki-laki lain.
"Darimana kau mendapatkannya?" ungkap Alex yang tidak percaya bahkan video juga ada.
"Sudah tidak perlu banyak tanya lebih baik kita selesaikan ini, ini sudah tengah malam dan lebih baik kau menginap di sini saja Alex" jelas Leon. Mereka bertiga melakukan rencana, menghabiskan waktu sampai pagi untuk menulis artikel dan menyebarkan perselingkuhan Erika.
Ke Esokan Harinya~
Sebuah telpon berdering di atas meja kecil yang ada di samping kasur. Matanya masih mengantuk karena melakukan hubungan badan bersama Felentino tadi malam. Tetapi dia mencoba untuk bangun dan bangkit kali saja berita tentang perselingkuhan Cyla, calon istri Alex dengan laki-laki lain menjadi trending topik. Membuat Erika mendapatkan keuntungan miliknya.
"Halo siapa?" tanya Erika yang tidak melihat nama yang tertera di telponnya.
__ADS_1
"Erika ini gawat!" Teriak asisten Erika bernama Nadra.
"Oh kamu Nad, ada apa kamu menelponku pagi-pagi begini? apa berita perselingkuhan Cyla menjadi trending topik?" tanya Erika.
"Bukan berita perselingkuhan Cyla tapi ini berita perselingkuhan mu Erika!" teriak lantang Nadra.
"Tunggu, maksudmu?" bingung Erika.
"Ah sial! kamu buka sendiri saja sana, aku tidak mau tau kamu harus siap-siap sekarang dan aku akan menjemputmu!" perintah Nadra yang dengan cepat mematikan telepon.
Erika melepas pelukan Felentino di bagian dadanya dan mengeluarkan kakinya dari ranjang. Tangannya membuka website ataupun internet di handphone. Bagaikan petir di siang bolong, Erika berteriak dengan marahnya. Dimana di sana dirinya menjadi trending topik.
"Bagaimana bisa seperti ini!" teriak Erika marah. Bahkan beritanya kini mengalahkan berita pernikahan milik Alex dan Cyla yang bertahan menjadi trending topik beberapa hari ini.
"Ada apa Erika?" tanya Felentino yang terbangun karena teriakan Erika yang keras.
"Sial, aku akan menghancurkan hidup mereka. Bagaimana bisa mereka mendapatkan foto dan video ku" gerutu Erika sambil mengutuk orang-orang yang melakukan hal ini. Sambil membaca komen yang tidak ada positifnya dan yang ada hanya negatif, kritikan atau pun ejekan.
J*l*ng, Perempuan murahan, p*lak*r, pelac*r
Dan lainnya memenuhi situs website yang menampilkan perselingkuhan Erika.
ππππππππππππππ
β’Jangaj lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:
My Ex Secretary
β’Alex dan Leon jadi maniak Foto sedangkan Erika baru terkena musibah. Karma apa lagi nih yang harus didapatkan Erika?
__ADS_1