My Hot Daddy

My Hot Daddy
Exp 6


__ADS_3

"Apa terjadi sesuatu?" bingung Cyla.


Matanya melihat ekspresi wajah cemas dan kesedihan yang dikeluarkan oleh Leon. Ia bingung dengan apa yang terjadi, karena sebenarnya juga dirinya tidak mengetahui apa yang terjadi di Indonesia.


"Ehm Cyla, kau sudah pernah ku katakan bahwa ibu mu sedang dalam kondisi sakit bukan?" jelas Leon yang langsung dijawab anggukan kepala oleh Cyla.


"Bukannya sakit itu" singkat Alex yang ikut ke dalam pembicaraan pribadi ini.


"Ya, ibuku masih dalam kondisi sakit tersebut dan tadi malam ayahku memberitahu ku bahwa kondisi ibuku semakin drop" jelas Leon sambil mengingat telpon yang dia angkat tengah malam.


Ketenangan yang dia miliki beberapa hari harus menghilang dalam sekejap dikarenakan telpon ayahnya yang cukup membuat dirinya cemas. Sehingga membuat ia harus cepat-cepat kembali ke Indonesia dan tentunya membicarakannya dengan Cyla.


"Drop?" bingung Cyla.


"Ya, kondisinya semakin menurun dan sekarang dia kembali ke ruang sakit. Sepertinya saat ayahku meninggalkan ibu untuk bekerja di perusahaan seperti hari biasanya ada sebuah kejadian yang membuat ibuku kembali menurun" ucap Leon dan menyentuh telinganya Cyla.


"Ehh, a...ada apa kak?" bingung Cyla yang tangannya disentuh oleh sang kakak.


"Cyla, aku ingin mengatakan ini sesingkat mungkin dan tanpa penjelasan apapun" ucap Leon penuh keyakinan.


"A...ada apa?" bingung Cyla. Dirinya merasakan kegugupan saat kakaknya menyentuh tangannya. Apalagi ini merupakan pertama kalinya tangannya disentuh oleh laki-laki selain Alex yang merupakan suaminya. Jelas membuat dirinya bingung, terkejut, gugup dan membiarkan ketiga emosi itu tercampur menjadi satu.


"Singkatnya aku ingin membawamu ke Indonesia malam ini" singkat Leon yang menambah keterkejutan di wajah Cyla.


"Ehhh!" terkejut Cyla yang mendengar ucapan singkat dari sang kakak. Yang dimana keterkejutan miliknya tidak sampai di sana saja. Dimana suara tamparan terdengar jelas menggema di ruangan tersebut.


Plak***


Tangan milik Leon ditampar secara langsung. Sehingga membuat tangan yang tadinya menggenggam erat tangan Cyla kini berganti menjadi tangan milik Alex. Tatapan santai yang acuh tak acuh yang dikeluarkan oleh Alex berubah menjadi tatapan yang tajam penuh kedinginan.


"Aku hanya menggenggam nya, Lex" kesal Leon yang melihat tangan kanan miliknya sudah memerah.

__ADS_1


"Tetap saja ia istriku" dingin Alex yang tidak peduli sama sekali dengan kekesalan milik Leon.


"Hei-hei jangan bilang kamu cemburu karena aku menyentuh tangan istrimu ini" ucap Leon dan melihat ekspresi milik Alex. Dimana wajah Alex yang dingin berubah menjadi sedikit merah tepat di kedua telinga laki-laki itu. Membuat Leon yang melihatnya menghela nafas kasar dan mendengus sebal.


"Hah, kenapa aku bisa memiliki adik ipar yang tidak tau bahwa laki-laki yang menggenggam tangan istrinya merupakan seorang kakak kandung yang bisa menyentuh secara langsung?" sindir Leon ke arah Alex.


"Bisakah kita kembali ke topiknya?" tanya Cyla yang mencoba mengakhiri pembicaraan dan menyembunyikan ekspresi lucunya. Bagaimanapun Cyla yang berada di sebelah Alex kelas melihat wajah malu yang diberikan Alex untuknya dan jelas membuat Cyla ingin tertawa atau menyentuh kedua telinga itu langsung.


'Ahhhh, gawat-gawat bukannya tadi kita berada di suasana yang menyedihkan? kenapa dia bisa semenggemaskan itu' pikir Cyla yang terus menahan senyuman dan tawa yang ingin dia keluarkan.



Sedangkan Leon yang mendengar ucapan adiknya langsung kembali ke topik utamanya. Tanpa mengetahui bahwa adik perempuannya sedang mencoba untuk menyembunyikan semua ekspresinya dengan kepala yang sedang menunduk ke lantai.


"Kau benar Cyla, kita harus kembali ke topik awal yang berhenti karena kecemburuan seseorang ini" ucap Leon yang tegap tidak berhenti menyindir Alex.


"Ehm" setuju Cyla dengan anggukan kecilnya.


"Tapi..."


"Apa kau sudah mendapatkan izin dari orang tuaku?" potong Alex cepat. Dirinya menanyakan izin yang harusnya diminta paling utama yang dimana kedua orang tuanya memiliki kedudukan lebih tinggi di mansion ini.


"Heh, sudah ku tebak kau akan bertanya tentang itu" smirk Leon.


"Jangan bilang.." tatap Alex tajam.


"Jelas saja aku sudah mendapatkan izin dari ayahmu dan untuk ibumu, asistenku Rangga sudah menanyakan nya dan dia memberikan jawabannya di pesan yang baru di kirim ibu" ucap Leon dengan senyum penuh kemenangan. Tangannya memperlihatkan sebuah pesan yang mengatakan bahwa izin dari Irene Johnson telah didapatkan. Membuat kemenangan untuk membawa Cyla ke Indonesia menjadi kemenangan milik Leon seutuhnya.


"Tidak! ini tidak bisa terjadi" tolak Alex yang melihat pesan yang diperlihatkan oleh Leon.


"Sudahlah Alex menyerah saja" ucap Leon.

__ADS_1


"Apa kau gila? kau pasti tau bukan keberangkatan untuk bulan muda tinggal 2 hari lagi?!" dingin Alex yang sudah menyiapkan tanggal untuk keberangkatan bulan madunya bersama Cyla.


"Nah karena itulah aku ingin mengajak Cyla ke Indonesia dan jika kau tidak ingin ikut ke Indonesia juga tidak apa-apa. Aku tidak memaksa mu untuk tetap di sini dan bulan madu sendirian" ucap Leon yang mengakhiri kalimatnya dengan senyum smirk.


'Kau pasti sengaja bukan? karena aku menyindir mu saat pernikahan kemarin' pikir Alex sambil menatap tajam Leon.


'Ya, aku memang sengaja. Siapa suruh kamu menyindir ku di depan keluargamu, jadi biarkanlah aku merubah bulan madu di Paris mu itu' ucap Leon dalam hati dan membalas tatapan tajam Alex.


Mereka berdua saling bertatapan dan saling bermusuhan karena ejekan yang disebabkan oleh mereka sendiri. Tanpa mengetahui bahwa wanita yang ada diantara keduanya sedang menatap ke arah lukisan yang ada di seberangnya


'Indonesia ya?? hmmm apa aku bisa makan gado-gado di sana? tapi aku juga ingin makan rujak buah. Ahhhh jika memikirkan makanan-makanan itu membuat perutku kembali lapar' pikir Cyla yang sedang memikirkan makanan-makanan di Indonesia. Dimana di sini dia tidak bisa makan-makanan asal negaranya karena harganya yang sangat mahal. Sehingga membuat Cyla memikirkan hal-hal yang akan dilakukan di Indonesia.


"A..Alex ada apa dengan istrimu?" tanya Leon yang harus sadar bahwa adiknya terdiam dan melamun memikirkan sesuatu.


"Hmmm?" bingung Alex yang berhenti menatap tajam Leon dan mengalihkan pandangannya ke arah Cyla. Tangannya masih menggenggam erat tangan Cyla. Membuat Alex dengan mudah mengangkat tangan Cyla dan mengigit lembut telapak tangan luar milik wanitanya.


"Awch" ringis Cyla yang merasakan sakit dan menghilangkan pikirannya.


"Apa yang sedang kau pikirkan, sun?" goda Alex dan mengecup telapak tangan yang tadi dia gigit.


"I..itu'" gugup Cyla yang berakhir dengan rona pipi di wajahnya.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


β€’Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya:


My Ex Secretary


β€’Waduh gimana ya keadaan Alex pas di Indonesia? dan juga provisi mana nih yang bakal jadi tempat untuk honeymoon Alex?


Hmmm jika ada saran silahkan komen yaa^^ Sayonara

__ADS_1


IG : @dna2005_


__ADS_2