My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Masalah Arini


__ADS_3

Putra yang sudah memiliki bukti dari Arini tanpa menunda dia


langsung menghubungi anak buahnya untuk menyelidiki karyawan “Future Desain”


yang bekerja sama untuk mempermalukan perusahaan Arini. Sedangkan untuk


Karyawan Arini karena sudah mendapat data dari Arini mempermudahnya untuk


meringkus karyawan tersebut.


Kantor Future Desain


“ Bagaimana apakah sudah membereskan masalah plagiat dari


Perusahaan Queen Desain?” Tanya Pria bertubuh tambun terlihat dirinya adalah


pimpinan dari Perusahaan tersebut. Karyawan yang sebelumnya bekerja sama untuk


mencuri desain Arini terlihat berdiri di depan mejanya.


“ Masih diproses pengacara untuk penuntutan masalah hak


cipta Tuan.” Jawab Pria yang tengah berdiri tersebut. Pria itu jugalah yang mendapat tanggung


jawab untuk mendesain untuk tender perusahaan X tetapi karena merasa selama ini


Arini selalu mengunggulinya di setiap tender yang mereka ikuti bersama kali ini


dia tidak ingin kalah sehingga berlaku curang.


“ Segera bereskan, aku ingin orang itu jera karena berani memplagiat


desain dari perusahaan kita, Hal ini bisa membuat orang lain menganggap gampang


jika tidak diberi pelajaran.” Ucap Pria tambun yang tidak menyelidiki dan langsung


menyimpulkan itu.


“Baik Tuan, tenang saja.” Pria itu menjawab dengan hormat.


Setelah pimpinannya menyuruhnya kembali dia lalu memberi hormat dan


meninggalkan ruangan bosnya tersebut. Terlihat dia menyeringai merasa berada di


atas angin karena dengan mudah menyingkirkan Arini.


Pria itu kembali ke meja kerjanya, dia kemudian menghubungi


pengacara yang memproses masalah ini untuk segera membereskan dan meminta ganti


rugi yang besar mengingat ini merupakan tender yang sangat bernilai. Pengacara


yang bekerja untuk mendapat uang tanpa mengetahui kebenarannya itu hanya menjawab


paham dan akan segera melaksanakan perintah pria itu.


Kantor Arini


“ Desain kamu sudah selesai atau belum ?” Tanya Karyawan


wanita mendekati Pria yang menjadi penghianat di Perusahaan Arini.


“ Sudah, aku akan segera mengirimnya pada nona Arini.” Jawab


Pria tersebut bertingkah seperti biasa tanpa merasa bersalah atau terganggu


dengan penghianatan yang telah dia lakukan. Tidak terasa waktu pulang kerja pun


tiba. Pria itu bersiap-siap untuk kembali ke tempat tinggalnya.


“ Hah setelah semua beres aku akan segera keluar dari


perusahaan ini dan pergi ke perusahaan yang lebih besar, mendapatkan gaji yang

__ADS_1


lebih besar, dan bisa bersenang-senang setiap hari. Huh memang bekerja di


tempat bos yang kurang pintar itu sangat beruntung, bahkan sampai sekarang


belum ada masalah yang terjadi padaku.” Gumam pria tersebut sambil berjalan


keluar kantor.


Senja terlihat sangat indah kala itu, langit berwarna oren


dan cerah dengan sedikit awan yang bertengger di langit. Para pekerja pencari


nafkah terlihat mulai kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. Hirup pikuk


keramaian berangsur senyap kala pria itu kini sudah memasuki gang sepi yang


sedikit kumuh di mana dia tinggal selama ini.


Saat jalanan yang sepi itu entah kenapa dia merasa ada yang


mengikuti dari belakang. Dia pun berjalan cepat untuk menghindari hal buruk


yang mungkin akan menimpanya. Sayang langkah kakinya terlalu lambat sehingga


dia mudah ditangkap oleh anak buah Putra yang sudah di perintah meringkusnya


sore itu.


“ Si siapa kalian.” Tanya Pria itu ketakutan kala tangannya


terikat ke belakang. Pria kekar satu lagi lalu menyumpal mulutnya dengan sapu tangan


hingga membuatnya pingsan sehingga lebih mudah membawanya dari lokasi itu.


Sebuah jeep hitam membawa orang-orang tersebut pergi ke sebuah gedung tua. Pria


itu di lemparkan ke tanah dengan kedua tangan dan kaki terikat.


ke polisi untuk diurus, tapi karena dia merasa tidak terima jika para


penghianat itu mendapat balasan dengan mudah dia lalu memutuskan memberikan


mereka pelajaran terlebih dahulu.


Kantor Future Desain


“ Huh memang berurusan dengan wanita sangat mudah, apa lagi


ternyata lemah begitu huh bahkan sampai sekarang tidak ada yang bisa dia


lakukan, jika tender ini lusa bisa aku dapatkan aku pasti akan naik jabatan


mengingat tender ini sangat besar nilainya. Memang memiliki tikus penyusup


mempermudah segalanya, apalagi pemikiran mata duitannya itu membuat semakin mudah


menipunya.


“ Aku pulang dulu saja, Pengacara tadi bilang besok akan


melakukan pelaporan, hahaha memang melempar batu mengenai dua burung sekaligus


adalah taktik terbaik. Saat aku bisa mendapat bonus dan jabatan dan membuat nama Queen


Desain buruk dimata klien maka jalanku mendapat tender-tender selanjutnya akan


lebih mudah, dasar wanita sebaiknya di rumah saja tidak usah kerja karena dunia


bisnis sekejam ini. Tapi kalau dilihat nona Arini memang sangat cantik dan mempesona


mungkin saja dia mendapat jalan belakang dalam mendapat tendernya. Hah sudahlah


aku segera pulang saja.” Gumamnya sambil membereskan pekerjaannya.

__ADS_1


Karena merasa terlalu bahagia karena usaha curangnya


berjalan lancar dia terlihat selalu tersenyum dan menyapa beberapa rekan kerjanya.


Dia segera mengendarai mobilnya dan meninggalkan kantor tempat kerjanya itu.


Terdengar suara kencang dari pemutar musik di mobil miliknya dia juga terlihat


bernyanyi-nyanyi karena keberhasilannya itu.


Tiba-tiba saat berada di jalan sepi kendaraannya dicegat


oleh sebuah mobil Land Cruiser warna hitam yang tiba-tiba menyalip, berbelok dan


berhenti mendadak. Jika dia tidak segera mengerem mobil miliknya mungkin akan


terjadi tabrakan dengan mobil tersebut. Merasa sangat kesal dengan tingkah


pengendara mobil di depannya dia lalu turun dari kendaraannya dan mendatangi


mobil tersebut untuk memarahi karena kepayahan dalam mengemudinya itu.


“ Heh keluar kamu bisa nyetir tidak hampir saja aku menabrak,


leherku sakit karena ulah kamu segera turun dan bertanggung jawab.” Ucapnya


sambil mengetok-ngetok jendela mobil itu. Pria yang berada di mobil itu keluar


kecuali pengemudi segera menarik tubuh pria itu masuk dan membawanya sedangkan


kendaraan miliknya dikemudikan pria yang lain.


“ Lepaskan aku, siapa kalian, jangan macam-macam denganku


aku memiliki kenalan orang kuat jika kalian macam-macam aku akan menghancurkan


kalian semua.” Pria itu tidak mau dia dan mengoceh merasa tidak terima dengan penculikan


itu.


“ Berisik.” Pria berpakaian hitam memukul tengkuk pria


tersebut hingga membuatnya pingsan seketika. Pria tersebut juga di lemparkan di


tempat yang sama dengan karyawan Arini yang diculik sebelumnya. Sama seperti


karyawan Arini kedua tangan dan kaki pria itu juga terikat.


Pria kekar yang telah meringkus keduanya lalu menghubungi


Putra untuk melaporkan pekerjaan mereka yang berjalan lancar dan kedua orang


itu disekap. Putra yang sudah mendengar laporan anak buahnya segera berangkat


menuju tempat itu.


“ Kamu kenapa di sini ?” Tanya Karyawan perusahaan Arini


yang heran dengan keberadaan rekan menghianatinya dari Future Desain.


“ Hah kamu juga di sini ?” Karyawan Future desain yang


pingsan sadarkan diri mendengar suara itu dan juga kaget dengan keberadaan


mereka berdua.


“ Aku tidak tahu siapa yang berani melakukan ini, aku akan


melaporkan pada orangku agar mereka di balas.” Ucap Karyawan Future Desain.


“ Apakah ini karena kita menghianati nona Arini ?” Ucap karyawan


perusahaan Arini.

__ADS_1


__ADS_2