My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Bertemu dengan Kakek


__ADS_3

Vico kembali ke kamarnya untuk menemui Arini. Arini terlihat


duduk di sofa saat Vico memasuki kamarnya.


“ Kamu sudah makan ?” Tanya Vico yang melihat di meja makan


tidak ada bekas piring kosong.


“ Belum, aku menunggumu kembali.” Jawab Arini yang lalu menatap


Vico dan menggelengkan kepalanya.


“ Sebentar aku pesankan makanan untuk kita berdua.” Ucap


Vico dan menuju meja yang terdapat telepon untuk memesan makanan mereka. Arini


hanya menganggukan kepala mendengar ucapan Vico.


Makanan telah di hidangkan di meja makan oleh pelayan,


mereka terlihat menikmati sarapan itu ditemani semilir angin yang memang tempat


makan berada di balkon hotel sehingga selain bisa makan juga bisa menikmati


pemandangan kota Paris dari ketinggian.


“ Kita akan kemana ?” Tanya Arini sesaat setelah


menyelesaikan makannya.


“ Ke Belanda, di sini banyak yang mengganggu .” Jawab Vico


yang masih duduk menikmati jus jeruk yang sudah tersedia.


“ Kita mampir ke rumah kakekku ya, aku sudah lama tidak


menemuinya ?” Tanya Arini terdengar bersemangat mendengar kata Belanda, Arini


sudah lebih dari setahun belum bisa mengunjungi kakek kesayangannya yang telah


membesarkan dia selama ini karena banyaknya urusan perusahaan yang dia bangun


dalam masa merintis saat ini.


“ Baiklah terserah kamu.” Jawab Vico yang mulai mengupas


buah jeruk dan memakannya.


“ Tapi kita akan lebih dari 4 hari di sini, aku memiliki


pekerjaan yang harus segera aku bereskan.” Ucap Arini terdengar sedih karena


memang pekerjaannya yang tidak bisa ditinggal lama-lama takut kalau kliennya


tidak puas dengan perusahaan Arini.


“ Kamu bilang ke sekretaris kamu saja kamu tambah cuti 3


hari, nanti kalau dia merasa kerepotan orang dari perusahaanku akan aku


perbantukan di perusahaanmu untuk sementara.” Jawab Vico agar membuat Arini


tenang.


“ Baiklah aku akan bicara dengan Vivi, untuk perbantuannya


tidak perlu nanti malah terlihat aneh lagi perusahaanmu membantuku."


“ Ayo kita pergi sekarang agar tidak terlalu malam


sampainya.” Ucap Vico yang sudah lekas meninggalkan tempat duduknya dan menarik


tangan Arini agar segera berdiri juga.


Belanda


“ Kakek.” Panggil Arini lalu memeluk pria tua yang terlihat

__ADS_1


duduk di halaman rumah berwarna putih dan halamannya di penuhi berbagai bunga


yang sangat indah.


“ Cucu kakek, bagaimana kabar kamu ?” Ucap Kakek Arini menanyakan


kabar cucu kesayangannya tersebut.


“ Arini sangat baik kek, o iya kek kenalkan ini Vico suami


Arini.” Ucap Arini dan menarik tangan Vico, Vico terlihat berjabat tangan


dengan kakek Arini tersebut.


“ Maaf ya Arini, kakek tidak bisa datang, kakek sekarang


mudah lelah jika melakukan perjalanan jauh.” Ucap Kakeknya yang berdiri


mengajak Arini dan Vico masuk ke rumahnya.


“ Iya kakek, Arini kan bisa datang menemui kakek, Arini


sangat merindukan kakek.” Ucap Arini lagi dan memeluk sang kakek saat mereka


sudah duduk di ruang tamu.


“ Kamu kesini sengaja untuk menemui kakek ?” Tanya Pria yang


masih terlihat tampan walau kulitnya sudah terlihat keriput dimana-mana itu.


“ Kami sebenarnya bulan madu di Paris Kek lalu kesini.”


Jawab Arini yang terlihat bertingkah manja di depan kakeknya tersebut.


“ Menginaplah di sini sebelum kalian pulang ke Indonesia ?”


Ucap Kakek Arini.


“ Terima kasih kek, tapi Arini dan Vico..... “ Ucapan Arini


terpotong.


tapi kami sudah menyewa Hotel untuk bermalam.” Ucap Vico yang tidak mau


urusannya semakin rumit kalau diketahui mata-mata Pamannya di Belanda.


“ Baiklah, anak muda yang baru menikah pasti inginnya


berduaan tidak mau kakek ganggu.” Ucap Kakeknya.


“ Tidak begitu kakek, lain kali Arini akan ke sini lagi dan


kita akan bermalam di sini, Arini janji?” Ucap Arini agar membuat kakeknya tidak


kecewa akan penolakan tawaran kakeknya tersebut.


“ Silahkan minumannya tuan dan nona.” Ucap Pelayan yang


menyajikan minuman untuk mereka.


“ Bi Katty kenalkan ini Vico suami Arini bi.” Ucap Arini


mengenalkan pada pelayan yang sudah lama bekerja untuk keluarga kakek Arini dan


juga merawat Arini selama di Belanda. Vico terlihat tersenyum pada Bi Katty


“ Iya non, sangat tampan.” Jawab Bi Katty dan pergi


meninggalkan mereka untuk berbincang.


Kakek Arini ke Belakang dulu ya memberikan beberapa


oleh-oleh untuk pelayan, untuk kakek akan Arini letakkan di kamar kakek ya.”


Ucap Arini dan pergi


Vico dan Kakek Arini terlihat duduk berdua di ruang tamu

__ADS_1


dengan suasana canggung.


“ Aku tahu kamu pimpinan Black Kingdom Putra memberitahuku


saat dia berada di sini, jaga cucuku baik-baik, aku tahu kamu berpindah kesini


karena di paris sedang tidak aman dan tidak mau mereka mengetahui kebenaran


kalau Arini adalah cucuku sehingga kamu tidak ingin bermalam disini.” Ucap


Kakek yang memang sudah diberitahu sebelumnya oleh Putra, tapi karena terlanjur


mereka sudah menikah jadi tidak bisa membatalkan pernikahan tersebut.


“ Vico dengarkan kakek Arini memiliki trauma terhadap


lelaki, dia pernah mengalami hal yang menyakitkan saat bersama pacarnya saat


kuliah untung saat itu putra mengetahuinya, sebenarnya Arini hanya tahu Putra


saja yang mengetahui hal ini tapi Putra selalu menceritakan semuanya padaku,


pacarnya membawa Arini ke rumahnya walau Arini menolak dia tetap membawanya dan


akan melakukan pelecehan terhadap Arini karena memang cucu kakek itu tidak mau


melakukan kontak fisik sebelum mereka menikah sesuai apa yang biasanya papahnya


selalu tekankan padanya, tapi karena pacarnya kurang baik dia memaksa Arini,


sampai Arini di selamatkan Putra di rumah pacarnya tersebut dalam keadaan


pakaiannya tersobek di beberapa bagian setelah itu Arini sangat menjaga jarak


dengan laki-laki kecuali Putra dia sangat kesulitan dengan hal itu.” Ucap


Kakeknya


“ Baik kek saya akan lebih baik memperlakukan Arini.” Jawab


Putra.


“ Aku tahu kalian menikah karena dijodohkan tidak ada rasa


sayang diantara kalian saat menikah, tapi jangan menyakiti cucuku, aku


benar-binar bisa sangat marah jika itu terjadi. Dia anak yang baik, riang dan


manja sebenarnya tapi untuk orang baru dia sangat pemilih dan berhati-hati


untuk bertindak jadi kamu yang sabar menghadapi dia.” Jelas Kakek Putra Lagi


“ Baik Kek, kakek tenang saja.” Jawab Putra dengan sungguh-sungguh


“ Dan satu lagi jangan sampai musuhmu mengetahui keberadaan


Arini seperti Putra yang selama ini menyembunyikan identitasnya, aku harap kamu


seperti Putra saat melindungi dan menyayangi cucuku perempuan satu-satunya


itu.” Jelas kakek Arini dan menepuk pundak Vico.


“ Iya kek Vico berjanji akan melindungi Arini, sebenarnya


Vico menyukai Arini kek dan Vico yang meminta dijodohkan dengan Arini pada


papah Vico, jadi kakek tenang saja Vico akan sangat menyayangi Arini.” Jelas


Vico dengan memeluk kakek Arini.


Hai Reader setia My Lovely Husband is Mafia


Happy membuat karya baru berjudul "My Nagging Wife"


update setiap pukul 11:11:11


semoga kalian bisa menikmati karya baru happy ini

__ADS_1


Thank You


Happy Reading with Happy Blue


__ADS_2