My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia
Rencana


__ADS_3

Hari Keberangkatan Vico Italia pun tiba untuk memastikan


apakah gadis kecil yang dulu pernah menolongnya dan Orlando saat di culik


adalah Arini kecil atau bukan. Keberangkatan Vico ditemani sekretaris Kim.


Arini terlihat sedih melepas kepergian Vico kali ini entahlah rasanya hatinya


tidak rela berpisah dengan suaminya tersebut.


“ Vic jangan lupa menghubungiku saat kau tidak sibuk di sana


?” Ucap Arini yang masih berada di pelukan pria kekar dengan tubuh tinggi tegap


itu. Aroma tubuh Vico seakan menghipnotisnya untuk mengeratkan pelukannya.


“ Iya istriku sayang, aku akan selalu menghubungimu setiap


saat jika aku senggang, jika kamu ingin kemana-mana jangan lupa untuk


memberitahuku dulu. O iya Ar karena terakhir kali kalung yang aku berikan itu


hilang, pakailah gelang ini jangan pernah melepaskannya dan jika hilang


segeralah beritahu aku.” Ucap Vico melepaskan pelukan istrinya dan memakaikan


gelang yang ia ambil dari saku celananya.


“ Baiklah.” Ucap Arini singkat sambil memandang gelang yang


tengah dipasangkan Vico pada pergelangan tangannya.


“ Dan satu lagi jika ada apa-apa hubungi aku, aku adalah


suamimu aku sedikit cemburu dengan kakakmu, aku ingin aku menjadi orang pertama


yang mengetahui masalahmu apa pun itu aku akan dengan senang hati mengurusnya


untukmu.” Ucap Vico sambil menangkupkan kedua tangannya pada wajah kecil Arini


dan memandangnya lekat menyorot pada bola mata kecoklatan milik Arini.


“ Iya, maafkan aku sebelumnya selanjutnya aku akan


memberitahumu jika aku membutuhkan bantuan.” Ucap Arini memasang wajah cemberut


dan bersalah karena tidak memberitahu Vico sebelumnya.


Terlihat sekretaris Kim yang berdiri di dekat mobil yang


akan dia kendarai menuju bandara berkali-kali melihat jam tangan yang melingkar


pada pergelangan tangannya.


Tuan Muda bisakah kau segerakan perpisahan yang bagaikan


drama Korea yang sangat digemari saat ini itu. Aku tidak menyangka Anda bisa


selalu memperagakannya dengan baik membuat orang lain sedikit iri melihatnya.


Nasib pria yang masih belum menemukan tambatan hati memang menyayat hati jika


selalu melihat adegan seperti ini setiap waktu. Tapi sampai saat ini tidak ada


wanita yang bisa menggetarkan hatiku. Hah sudahlah fokus bekerja jadi Kim yang


tegas seperti biasa. Suara hati sekretaris Kim.

__ADS_1


“ Ya sudah aku berangkat dulu, jaga diri di rumah baik-baik


.” Ucap Vico lalu mengecup bibir kemerahan milik Arini dan berjalan ke arah


mobil yang telah dibukakan pintunya oleh sekretaris Kim.


“ Iya hati-hati.” Ucap Arini lalu kembali masuk ke dalam


rumahnya mengingat hari ini adalah hari libur sehingga dia tidak perlu untuk


berangkat ke kantor.


Perjalanan Vico pun tidak terasa sudah mendaratkan burung


besi itu di negara yang terkenal akan pizzanya itu. Teman akrab dan juga teman


kerja mafianya Orlando terlihat menunggu kedatangannya.


“ Hai Brother, aku menunggumu dari tadi, O iya apa kamu


sudah menemukan orang yang kita cari selama ini ?” Tanya Orlando pada Vico


karena terlalu penasaran dengan gadis kecil tangguh yang cerdik dan sangat


berani itu.


“ Sepertinya, aku masih ingin memastikannya dulu, O iya


apakah kamu sudah mendapatkan info tentang orang yang kemungkinan membantu


pamanku sampai sekarang ?” Tanya Vico sambil berjalan cepat untuk segera sampai


di Markas besar Grup Mafia mereka.


“ Masih dalam penyelidikan ada kemungkinan dia adalah mafia


yang menduduki daerah Amerika saat ini tapi entahlah kenapa dia bisa ikut


Mereka lalu memasuki mobil dan mengendarainya ke sebuah


gedung yang sangat besar tinggi dan menjulang terlihat seperti kantor


perusahaan biasa bukan seperti markas dari bisnis gelap. Ternyata keikutsertaan


Vico membuat Black Kingdom bukan hanya bekerja di bisnis gelap yang ilegal tapi


juga mengembangkan bisnis legal sehingga membuatnya benar-benar berkembang


menjadi yang terkuat se Eropa sekarang baik dari segi kemampuan, keuangan,


kekuasaan, dan kekuatan.


“ O iya apakah ada masalah dalam bisnis kita di sini ?”


Tanya Vico yang memang beberapa saat tidak mengurusi hal itu karena


kesibukannya pada perusahaan dan juga istrinya itu.


“ Tenang saja semua beres, hanya Pabrik senjata kita ada


beberapa masalah dengan bagian penyuplai bahannya. “ Ucap Orlando.


“ Hancurkan saja jika dia tidak bisa bekerja sama kalau


dalam ilegal sulit kita bisa bereskan secara legal, dan ganti dengan orang baru,


O iya semua permintaan pembunuhan sementara jangan mau lakukan dulu kita fokus

__ADS_1


ke hal legal saja sementara, kecuali untuk membereskan musuh. Oiya masalah Grup


Naga yang ada di daratan Cina untuk melebarkan sayap kita ke negara Asia


bagaimana ada perkembangan ?” Tanya Vico yang memang sangat ingin melebarkan


sayapnya ke daerah Asia dan Amerika.


“ Untuk Grup Naga sepertinya itu sulit, untuk bekerja sama


saja masih sangat sulit, mereka sudah berkuasa turun-temurun dan kekuatan milik


Dark Knight juga tidak bisa menyentuh karena itu mereka hanya bisa menguasai


Korea dan Jepang saja untuk saat ini, tapi saat ini Grup Naga sedang tidak ada


penerus lagi karena anaknya hilang dalam penculikan dan belum ditemukan sampai


sekarang sejak saat dia masih bayi. Dan sampai saat ini mereka masih melakukan


pencarian untuk menemukan anak itu. Entahlah walaupun terlihat sangat mustahil.


Apa kita coba Amerika latin dan daerah Asia lain, pelebaran dia Asia tenggara


juga bagus atau Timur tengah ?” Orlando menjelaskan dan memberikan ide pada


Vico merasa pasar Cina sangat sulit menurutnya untuk sekarang.


“ Asia tenggara tengah aku jalankan dari negaraku jadi


tenang saja, untuk Amerika Latin terlalu berbahaya saat ini di sana terjadi


ketidakstabilan saat ini walaupun kita bisa mencoba menjadi pembantu untuk


salah satu Geng untuk bekerja sama tapi tidak terlalu menguntungkan, Pasar Cina


sangat berkembang saat ini itulah yang membuatku ingin melebarkan Geng kita


juga di sana.” Vico terlihat sangat serius dengan rencana yang sangat ingin ia


kembangkan itu. Selain bisnis mafianya dengan Orlando bisa lebih berkembang di


sana dia pun juga bisa mengembangkan bisnis legalnya jika kekuasaannya bisa


sampai sana, bagaimana pun pasar sana sangat menguntungkan menurutnya.


“ Oke coba aku akan mencari informasinya untuk membuat


strategi berikutnya. Bagaimana denganmu ?” Tanya Orlando merasa ingin tahu


dengan agenda Vico tersebut.


“ Aku akan menemui seseorang besok dengan Kim di Belanda


jika ini benar-benar dia kamu harus datang ke Indonesia untuk mengetahui apa


yang aku maksud.” Vico terlihat sangat tidak ingin memberitahukan informasi


yang ingin dia selidiki dulu, lebih tepatnya dia tidak ingin memberitahukan


pada Orlando sebelum semuanya benar-benar jelas.


“ Baiklah siap.” Orlando memang selama ini tidak pernah ke


negara asal sahabatnya itu. Entah kenapa dia tidak ingin ke sana mengingat


ibunya pernah meninggal karena kecelakaan pesawat usai keinginannya berkunjung

__ADS_1


ke negara yang terkenal dengan banyaknya pulau dan keindahan pantai serta


terumbu karangnya itu.


__ADS_2